Persis Solo menatap lanjutan putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023 dengan penuh optimistis.
Ada peran sang bos tim Laskar Sambernyawa yang gentelmen atau dalam bahasa gaul 'laki banget' dalam menyikapi vakumnya kompetisi yang membuat pelatih dan pemain termotivasi.
Hal itu diungkap asisten pelatih, Rasiman. Menurutnya, para petinggi Persis Solo tak pernah mengeluh berkaitan dengan vakumnya liga, termasuk kemungkinan berimbas pemasukan tim.
"Owner dengan gentleman tidak pernah ngomong 'saya tidak ada pendapatan dari tiket, dana dari sponsor tertunda'. Owner ngomong bahwa 'coach, go ahead training, we do what we must to do'," kata Rasiman, Senin (5/12/2022).
Kondisi itu, lanjut Rasiman membuat seluruh elemen tim dalam motivasi tinggi untuk bisa memberikan timbal balik prestasi ke Persis Solo.
"Kita harus belajar dari owner tentang hal seperti ini, bahwa owner tidak melakukan (perubahan) apapun. Karena beberapa klub melakukan tindakan yang berbeda dalam situasi ini. Harusnya kita juga bereaksi seperti itu," paparnya.
Mantan asisten pelatih Madura United itu juga menyikapi lanjutan putaran pertama BRI Liga 1 2022/2023 dengan sistem bubble dengan santai.
"In terms of geography, kami diuntungkan. Basecamp kami di Solo, dan venue Liga 1 di Jateng-DIY travelling-nya tidak lebih dari dua jam (ke Semarang, Bantul atau Sleman)," jelas dia.
Seperti diketahui, sistem bubble menggunakan lima stadion di wilayah Jateng dan DIY.
Baca Juga: Melokal Abis! LE SSERAFIM Nyobain Mie Goreng Pedas dan Es Teh Asal Indonesia
Sementara, Persis Solo tak bisa bermain di Stadion Manahan dan Stadion Moch Soebroto Magelang, mengingat tuan rumah harus bermain di luar kandang.