gol

Mengenal Tradisi Batobo di Maluku Usai Perhelatan Piala Dunia, Ceburkan Diri ke Laut karena Tim Kalah

suara gol Suara.Com
Rabu, 21 Desember 2022 | 09:42 WIB
Mengenal Tradisi Batobo di Maluku Usai Perhelatan Piala Dunia, Ceburkan Diri ke Laut karena Tim Kalah
Tradisi batobo bagi pendukung tim yang kalah di piala dunia dengan cara menceburkan diri ke laut menggunakan pakaian dinas. ANTARA/Abdul Fatah (ANTARA/Abdul Fatah)

Gelaran Piala Dunia 2022 telah rampung, Argentina keluar sebagai juara setelah di partai final mengalahkan Prancis lewat drama adu penalti. Meski Piala Dunia 2022 telah usai, ada satu cerita menarik yang hanya terjadi di Indonesia, tepatnya di Maluku.

Bagi orang Tidore, Maluku Utara mungkin tidak asing dengan tradisi Batobo. Tradisi yang dilakukan usai gelaran Piala Dunia. Apa itu tradisi Batobo? 

Batobo ialah tradisi yang dilakukan orang di Tidore Kepulauan, Maluku Utara menceburkan diri ke laut tanpa melepas baju yang digunakan karena tim yang didukung di Piala Dunia kalah. 

Tradisi ini yang dilakukan oleh para pegawai di pemerintahan kota Tidore Kepulauan, Maluku Utara saat berada di pantai Tugulufa, Senin (19/12). 

Byur, satu per satu para pegawai di lingkungan pemerintah itu menceburkan diri ke laut dengan pakaian dinas yang mereka kenakan pada hari itu. 

Tidak hanya pegawai, para pejabat pun ikut menceburkan diri ke laut seperti yang dilakukan oleh Walikota Tidore Kepulauan Ali Ibrahim karena tim andalannya Brasil kalah oleh Kroasia di babak perempat final. 

Sedangkan Wakil Walikota Muhammad Sinen menceburkan diri saat tim favoritnya Argentina kalah dari Arab Saudi di penyisihan grup C.

Mengutip dari Antara, tradisi seperti ini merupakan hal bisa di kota Tidore Kepulauan. Para pejabat pemerintah kota setempat berjanji akan menceburkan diri di laut jika tim yang mereka dukung kalah, baik saat babak penyisihan di grup maupun saat final.

Dari sepuluh kabupaten/kota di Maluku Utara hanya pejabat di Kota Tidore Kepulauan yang melakukan tradisi menceburkan diri di laut seperti itu, sehingga menjadi kekhasan tersendiri bagi daerah ini. 

Baca Juga: Lionel Messi, Juara Piala Dunia 2022 dan Perayaan Gila Warga Argentina di Buenos Aires

Menurut pemerhati sosial di Maluku Utara, Muhammad Nurdin, tradisi menceburkan diri ke laut yang dilakukan pejabat pemerintahan memiliki pesan moral cukup kuat. 

Nurdin mengatakan bahwa janji memang wajib ditunaikan. Faktanya, selama ini banyak orang yang mengumbar janji, misalnya saat menghadapi pemilihan kepala daerah dan pemilihan legislatif, tetapi ketika terpilih menjadi anggota legislatif atau kepala daerah, janji itu tidak lagi ditepati.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA Kelas 12 SMA Soal Matematika dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Inggris Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI