Indonesia Punya Ratusan Ribu Tanaman yang Bisa untuk Pengobatan

Doddy Rosadi

Sabtu, 10 Januari 2015 | 17:47 WIB
Indonesia Punya Ratusan Ribu Tanaman yang Bisa untuk Pengobatan
Ilustrasi herbal (Shutterstock)

Suara.com - Indonesia memiliki seratusan ribu jenis tanaman yang berpotensi dalam pengobatan. Karena itu, kata Kepala Balitbangkes Kementerian Kesehatan, Tjandra Yoga Aditama, pemerintah mendorong riset dan pengembangan obat-obatan herbal, termasuk di universitas-universitas.

"Selama ini kita terus ke Barat, terus menggunakan obat-obatan kimia, padahal keanekaragaman tanaman kita sangat tinggi dan belum termanfaatkan," katanya pada Seminar "Challenges of Development of Natural Compound as Drug for Infectious and Degenerative Diseases" di Universitas Muhammadiyah Prof Dr Hamka (Uhamka) di Jakarta, Sabtu, (10/1/2015).

Menurut dia, sudah waktunya Indonesia menggalakkan riset tentang obat-obatan herbal sehingga mampu bersanding dengan obat-obatan kimia. Karena obat bahan alam yang sudah diuji klinis dan toksisitasnya (fitofarmaka) yang ada di pasaran baru 40 jenis dan yang dalam proses paten baru delapan.

"Kami sedang susun 'roadmap' kemandirian di bidang kesehatan bersama sejumlah perusahaan farmasi nasional. Jadi masyarakat bisa memilih apakah ingin menggunakan obat-obatan kimia atau obat-obatan herbal," katanya.

Sementara itu, Rektor Uhamka Prof Dr Suyatno mengatakan pihaknya telah mendorong dilakukannya riset herbal di perguruan tinggi yang dipimpinnya selain riset obat-obatan kimia.

"Selain riset kami juga melakukan kerja sama dengan sejumlah universitas di luar negeri. Bentuknya berupa pertukaran dosen dan mahasiswa di bidang farmasi dan kedokteran atau berupa seminar yang mendatangkan pakar untuk mengungkap hasil-hasil riset herbal di negaranya," katanya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terkini

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Promo BRI di Swiss-Belhotel, Liburan Akhir Tahun Tanpa Bikin Dompet Jebol

Bri | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Pulang Sekolah Ditodong Senpi, Bocah 13 Tahun di Way Kanan Jadi Korban Begal

Lampung | Sabtu, 26 September 2026 | 07:33 WIB

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Dua Batu Yoni Keramat di Jember Raib Dijarah Maling, Anggota DPRD Lapor Polisi

Jatim | Sabtu, 26 September 2026 | 07:24 WIB

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

Polusi Udara Jakarta Masuk 10 Besar Terburuk Dunia Pagi Ini

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:21 WIB

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

Innalillahi, Guruh Soekarnoputra Berpulang

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:18 WIB

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Guruh Soekarnoputra Meninggal Dunia Pagi Ini

Entertainment | Sabtu, 26 September 2026 | 07:13 WIB

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

Peran Tentara Dinilai Semakin Dominan, Pengamat: Militerisme Tak Kompatibel dengan Demokrasi

News | Sabtu, 26 September 2026 | 07:04 WIB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

Total 70 Negara Walk Out dari Pidato PM Israel Netanyahu di PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:57 WIB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

Alasan Kemlu, Indonesia Walkout saat Benjamin Netanyahu Pidato di Sidang Umum PBB

News | Sabtu, 26 September 2026 | 06:48 WIB

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Akui Timnas Indonesia Belum Maksimal Usai Kalahkan Singapura, John Herdman: Pemain Jet Lag

Bola | Sabtu, 26 September 2026 | 06:40 WIB

×