Kebiasaan Buruk Ini Bisa Membunuh Sel Otak Anda

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Senin, 23 Maret 2015 | 13:40 WIB
Kebiasaan Buruk Ini Bisa Membunuh Sel Otak Anda
Ilustrasi gangguan tidur. (Shutterstock)

Suara.com - Meskipun otak dapat menghasilkan sel-sel otak baru, beberapa kebiasaan bisa membunuh mereka.

Hippocampus adalah salah satu bagian otak yang memainkan peran penting dalam pemrosesan memori, emosi dan pembelajaran. Tapi saat kita beranjak tua, sejumlah faktor dapat memicu kerusakan pada sel otak, antara lain kebiasaan merokok, mengonsumsi alkohol, hingga menggunakan obat-obatan terlarang.

Berikut adalah kebiasaan buruk yang bisa membunuh sel otak Anda, seperti dilansir dari laman Medical Daily.

1. Kurang Tidur
The National Sleep Foundation merekomendasikan orang dewasa untuk mendapatkan tujuh hingga sembilan jam tidur setiap malam. Pola tidur ini bisa memberikan istirahat yang cukup untuk otak dari kerja keras yang selama ini dilakukannya sepanjang hari.

Karenanya tidak mengherankan bila seseorang yang kurang memiliki jam tidur cukup bisa kehilangan konsentrasi, sulit dalam mengambil keputusan dan cenderung enggan bersosialisasi.

Sebuah studi tahun lalu menunjukkan bagaimana efek dari kekurangan tidur berkorelasi positif dengan kerusakan otak yakni terjadi penyusutan korteks serebral dan hipokampus, terutama pada orang dewasa berusia lebih dari 60 tahun.

2. Merokok
Lebih dari 42 juta orang dewasa perokok di Amerika Serikat. Mereka menghirup lebih dari 7.000 bahan kimia beracun, 69 di antaranya telah terbukti menyebabkan kanker. Merokok menyebabkan berbagai macam penyakit lainnya mulai dari bronkitis kronis, penyakit jantung dan stroke.

Sebuah penelitian di India menemukan bahwa senyawa pada rokok yang disebut NNK, dapat menyebabkan respon berlebihan dalam sel darah putih otak yang kemudian memaksa mereka untuk menyerang sel-sel otak yang sehat.

3. Stres
Saat stres, tubuh memproduksi hormon kortisol dalam jumlah besar. Hormon ini mengaktifkan beberapa proses biologis untuk mengalihkan energi ke tempat yang paling dibutuhkan seperti pencernaan sementara detak jantung meningkat lebih cepat.

Pada orang dengan stres kronis, tingkat kortisol bisa berlebihan hingga otak memproduksi myelin lebih banyak, sedangkam sel neuron diproduksi lebih sedikit. Myelin adalah materi lemak yang mempercepat komunikasi antara neuron. Tapi perubahan tersebut dalam otak bisa menyebabkan risiko seseorang mengalami gangguan kesehatan mental seperti skizofrenia dan gangguan kecemasan.

4. Konsumsi kokain dan narkotika
Sementara ganja tidak akan membunuh sel-sel otak, narkotika lainnya seperti obat-obatan seperti kokain, methamphetamine, cathinones sintetis, dan ekstasi atau molly bisa memicu pelepasan neurotransmitter serotonin, dopamine, dan norepinephrine.

Peningkatan neurotransmiter ini dapat menyebabkan euforia tinggi dan membuat pemakainya sangat aktif. Akibatnya, pengguna dapat mengembangkan toleransi terhadap obat hingga akhirnya merusak sel-sel atau bahkan membunuh sel otak. (Medical Daily)


Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-hati, Dehidrasi Bisa Sebabkan Otak Menyusut

Hati-hati, Dehidrasi Bisa Sebabkan Otak Menyusut

Health | Minggu, 22 Maret 2015 | 14:47 WIB

Ini yang Terjadi Pada Otak Saat Anda Berbicara Keras

Ini yang Terjadi Pada Otak Saat Anda Berbicara Keras

Tekno | Senin, 09 Maret 2015 | 05:31 WIB

Studi: Lari Pagi Membuat Otak Lebih Cerdas

Studi: Lari Pagi Membuat Otak Lebih Cerdas

Health | Rabu, 11 Februari 2015 | 07:04 WIB

Studi: Perempuan Lebih Terangsang Saat Lihat Gambar Emosional

Studi: Perempuan Lebih Terangsang Saat Lihat Gambar Emosional

Lifestyle | Kamis, 22 Januari 2015 | 14:56 WIB

Terkini

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

5 Bandara Rusak Diguncang Gempa NTT, Landasan Pacu Sampai Retak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:32 WIB

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Kepala SPPG Dinonaktifkan Imbas Puluhan Siswa Keracunan MBG di Dumai

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:28 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

Instruksi Pimpinan DPR ke Legislator: Koordinasikan Bantuan dan Evakuasi Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:22 WIB

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Kapan Waktu Terbaik Pakai Juva Wrinkle Warrior ZAP? Simak Panduannya Biar Wajah Kencang Awet Muda

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Desa Les Buleleng Bali Menanam Masa Depan Lewat Konservasi Terumbu Karang

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:20 WIB

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Cocok Ditonton Keluarga 9-10 Oktober, Drama Musikal Sirena Angkat Kisah Putri Duyung Terdampar

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:14 WIB

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

Presiden Prabowo Kirim 50 Ribu Paket Sembako untuk Korban Gempa NTT

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:12 WIB

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Gus Rozin: NU Perlu Lebih Banyak Mendengar Suara dari Jamaah di Luar Jawa

Jawa Tengah | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:10 WIB

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Waspada, 159 Desa dan Kelurahan Berpotensi Rawan Karhutla di Riau

Riau | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:09 WIB

×