Terlalu Lama Main Video Game Bikin Anak Hiperaktif

Ririn Indriani | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 02 April 2015 | 15:58 WIB
Terlalu Lama Main Video Game Bikin Anak Hiperaktif
Ilustrasi pengguna ponsel pintar sedang bermain game Clash of Clans (Shutterstock).

Suara.com - Saat ini teknologi berkembang semakin pesat tanpa bisa dibendung oleh siapapun. Dibalik manfaatnya yang begitu besar, teknologi juga bisa memberikan efek negatif.

Salah satu dampak perkembangan teknologi adalah kemunculan video game yang digandrungi oleh anak-anak.

Studi yang dilakukan University of Oxford menemukan bahwa anak-anak yang bermain video game minimal selama tiga jam sehari dapat memicu hiperaktifitas, seperti terlibat dalam perkelahian atau tawuran antarsekolah yang sering terjadi. Faktor video game yang mempengaruhi perilaku seseorang ini, ditentukan oleh jenis permainan yang mereka mainkan.

Mereka juga menemukan dengan mengurangi jam bermain video game, setidaknya menjadi satu jam per hari akan mengurangi perilaku hiperaktif anak, bahkan anak akan menjadi lebih baik.

"Penelitian ini menunjukkan bahwa bermain video game bisa menjadi faktor yang negatif, misalnya dalam menunjang kemajuan akademik dan emosional pada anak," kata pemimpin peneliti Andy Przybylski dari
Oxford University.

Selain mempengaruhi tingkat akademik seorang anak secara negatif, bermain video game yang berlebihan juga berdampak pada kehidupan sosial anak, mereka kurang bisa mengekspresikan dirinya ketika berhadapan dengan orang lain.

Untuk mendapatkan temuan ini para peneliti menggunakan sampel pada 200 anak di Inggris berusia 12-13 tahun yang dilengkapi dengan pendapat guru-guru mereka di sekolah. Penelitian di buat dalam bentuk kuisioner, yang menggambarkan berapa lama anak-anak bermain video game dan jenis permainan apa yang paling disukai.

Melalui studi ini peneliti berharap para orang tua lebih membatasi waktu bermain video game pada anak-anak dan mengarahkan mereka untuk tidak seharian bermain game tanpa berinteraksi dengan orang lain.

Meskipun buruk efeknya, tidak sedikit orang tua yang percaya jika jenis game tertentu yang dimainkan misalkan seperti teka-teki dan strategi akan meningkatkan nilai akademik dan sosialisasi anak.

Padahal peneliti tidak menemukan bahwa dengan bermain video game, terutama jenis game yang memunculkan kekerasan dan perkelahian dapat mempengaruhi tingkat akedemik anak. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hati-Hati, Minuman Energi Bikin Anak Jadi Hiperaktif

Hati-Hati, Minuman Energi Bikin Anak Jadi Hiperaktif

Health | Rabu, 11 Februari 2015 | 12:50 WIB

"Video Game" Bisa Membantu Anak-anak Belajar Matematika

"Video Game" Bisa Membantu Anak-anak Belajar Matematika

Tekno | Senin, 19 Januari 2015 | 11:49 WIB

Lelaki Ini Meninggal Setelah Main "Video Game" 3 Hari Non Stop

Lelaki Ini Meninggal Setelah Main "Video Game" 3 Hari Non Stop

News | Minggu, 18 Januari 2015 | 07:55 WIB

Video Game Seharusnya Masuk dalam Olimpiade

Video Game Seharusnya Masuk dalam Olimpiade

Tekno | Minggu, 28 Desember 2014 | 06:02 WIB

Terkini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Ancaman Senyap di Rumah: Mengapa Kualitas Udara Buruk Sebabkan Bronkopneumonia pada Anak?

Health | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:31 WIB

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Tips Mudik Aman untuk Pasien Gangguan Irama Jantung

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 17:14 WIB

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Jangan Abaikan Kesehatan Saat Mudik, Ini Tips Agar Perjalanan Tetap Nyaman

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 16:49 WIB

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Pelangi di Mars Tayang Jelang Lebaran, Film Anak yang Ajarkan Berani Bermimpi

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 15:52 WIB

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Cedera Lutut hingga Bahu Paling Banyak Dialami Atlet dan Penggemar Olahraga

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 11:54 WIB

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Jelang Lebaran, Korban Banjir Aceh Tamiang Dibayangi ISPA hingga Diare: Imunitas Harus Diperhatikan

Health | Senin, 16 Maret 2026 | 09:18 WIB

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Deteksi Dini dan Kebijakan Ramah Lingkungan: Solusi Terpadu untuk Menangani Penyakit Ginjal

Health | Sabtu, 14 Maret 2026 | 14:38 WIB