Kini, Depresi Bisa Diobati

Ardi Mandiri

Sabtu, 18 April 2015 | 02:47 WIB
Kini, Depresi Bisa Diobati
Ilustrasi depresi. (shutterstock_113570578)

Suara.com - Sebuah tim yang terdiri dari tujuh peneliti dari Malaysia, Belanda, Spanyol, dan Inggris, berhasil menemukan prosedur paling efektif untuk mengobati depresi. Prosedur itu menstimulasi elektrik ke dalam otak melalui Stimulasi Otak Dalam (DBS) dengan target korteks prefrontal --bagian penting dalam pengaturan fungsi kognitif, emosi dan perilaku kompleks.

Dalam beberapa kasus, depresi memang dapat diobati secara efektif dengan mengkonsumsi obat, terapi elektrokonvulsif, atau psikoterapi. Namun, sekitar 20 persen pasien gagal menunjukkan respon terhadap beberapa prosedur pengobatan tersebut. Dan bahkan hampir 60 persen gagal menunjukkan respon yang signifikan.

"Penggunaan stimulasi elektroda yang ditanam di dalam otak dengan tujuan untuk mengendalikan kondisi psikiatris dan neurologis yang rusak adalah sebuah terobosan terbaru dan inovatif di bidang ilmu saraf," kata Profesor Yasin Temel dari Maastricht University Medical Centre, Belanda.

Associate Professor Dr. Lim Lee Wei dari Sunway University, Malaysia, menambahkan bahwa Sebelum adanya terobosan ini, ketika berbagai studi klinis telah menunjukan efektifitas DBS dalam mengobati depresi, belum ditemukan area otak yang paling efektif untuk melaksanakan prosedur DBS.

"Berkat riset ini, kami berhasil menjadikan korteks prefrontal sebagai modulator spesifik yang menunjukan perilaku depresif; dan memperoleh hasil optimal untuk pengobatan menggunakan DBS," ujarnya.

Peneliti serotonin ternama dunia, Professor Trevor Sharp dari Oxford University, yang juga merupakan bagian dari tim ini, menyampaikan, sebenarnya, seluruh dunia telah menunjukan ketertarikan terhadap penggunaan elektroda stimulasi yang ditanam di dalam otak guna meringankan penderitaan pengidap depresi parah yang tak mempan terhadap prosedur pengobatan lainnya, namun masalahnya, belum ada yang berhasil menemukan bagian dari otak yang menjadi target dari pengobatan tersebut sehingga menghambat kemajuan dari pengobatan ini.

"Stimulasi area korteks preforontal mempengaruhi sel-sel serotonin di bagian otak yang lain, dan sel-sel itulah yang menjadi target dari obat antidepresi seperti Prozac. Dengan demikian, stimulasi uji coba klinis bagi para penderita depresi di masa depan telah memiliki target yang jelas untuk menjalankan prosedur pengobatan," tuturnya.

Penerobosan ini telah diterbitkan di Translational Psychiatry, sebuah jurnal terbitan Nature Publishing Group dan jurnal serupa dengan jurnal nomor satu di bidang psikiatris, yang berfokus pada pengobatan terbaru berbagai penyakit neuropsikiatri.Studi ini didanai oleh Organisasi Riset Ilmiah Belanda (Yasin), Parkinson's UK (Trevor), dan Lee Kuan Yew Research Fellowship Singapura (Lim). (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Gen Z Wajib Tahu: Kapan Tren 'Bed Rotting' Jadi Bentuk Self-Care, Kapan Jadi Tanda Depresi?

Your Say | Selasa, 29 September 2026 | 11:04 WIB

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Bahaya Makanan Ultra-Proses Bagi Gen Z: Bikin Kenyang Sesaat, Merusak Mental Kemudian

Your Say | Senin, 28 September 2026 | 14:18 WIB

Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas

Novel Don't Tell Me Anything, Jeritan di Antara Batas Mimpi dan Realitas

Your Say | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:55 WIB

Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan

Ulasan Dan Hujan Pun Berhenti: Kisah Kelam tentang Luka, Depresi, dan Harapan

Your Say | Rabu, 05 Agustus 2026 | 12:30 WIB

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

Calon Suami Ungkap Jesslyn Sempat Depresi, Diduga Tiga Kali Coba Bunuh Diri

News | Jum'at, 31 Juli 2026 | 16:13 WIB

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Menjadi Dermaga Sebelum Menyelam: Kisah Komunitas Menemani Perjalanan Pulih

Your Say | Senin, 20 Juli 2026 | 14:30 WIB

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

I Want to Die but I Want to Eat Tteokbokki: Bertahan Hidup Lewat Harapan-harapan Kecil

Your Say | Jum'at, 17 Juli 2026 | 10:30 WIB

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Tenggelam dalam Tuntutan, Terbungkam oleh Stigma: Potret Buram Kesehatan Mental Remaja

Your Say | Kamis, 16 Juli 2026 | 19:05 WIB

Review Novel Octopus Moon: Kisah Menyentuh tentang Depresi pada Anak

Review Novel Octopus Moon: Kisah Menyentuh tentang Depresi pada Anak

Your Say | Senin, 13 Juli 2026 | 19:45 WIB

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Depresi Sejak Usia Muda ke Panggung Piala Dunia 2026: Kisah Kelam Striker Brasil Igor Thiago

Bola | Sabtu, 13 Juni 2026 | 00:14 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×