Studi: Jalan Kaki Bisa Perpanjang Harapan Hidup

Ririn Indriani | Suara.com

Selasa, 03 November 2015 | 07:58 WIB
Studi: Jalan Kaki Bisa Perpanjang Harapan Hidup
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Ada banyak cara yang bisa dilakukan untuk memperpanjang harapan hidup manusia, mulai dari diet sehat, menjauhi kebiasaan buruk seperti merokok, sering begadang, alkohol, istirahat cukup dan rutin latihan fisik.

Berbicara soal latihan fisik, sebuah studi terkini menyebutkan bahwa rutin jalan kaki selama satu jam sehari bisa mengurangi risiko kematian dini 12 hingga 14 persen. Penelitian yang dilakukan para peneliti di University of Sydney, Australia, ini melibatkan lebih dari 200.000 orang dewasa yang berusia setengah baya atau 50 tahun ke atas.

Menurut Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC), orang dewasa membutuhkan setidaknya 150 menit aktivitas aerobik dalam intensitas level sedang, seperti jalan cepat, setiap minggunya. Tak hanya itu, kegiatan penguatan otot dalam dua hari atau lebih setiap minggunya juga diperlukan.

"Studi sebelumnya mencatat manfaat aktivitas fisik yang memadai atau tidur serta risiko terlalu banyak duduk. Tapi ini adalah studi yang pertama untuk melihat apa yang terjadi ketika kita mengganti satu kegiatan dengan jumlah waktu yang sama," kata Prof. Emmanuel Stamatakis, penulis utama penelitian.

Prof. Emmanuel dan timnya menghitung waktu orang bekerja, yang mana lebih dari 70 persen dari waktu kerja dihabisi dengan duduk. Studi terbaru mereka berfokus pada efek dari mengganti kebiasaan dan membandingkannya dengan hasil kesehatan pada umumnya, termasuk kematian.

Tim peneliti menemukan bahwa menukar waktu hanya satu jam dari duduk setiap hari dengan berdiri menghasilkan penurunan lima persen dalam risiko kematian dini. Selain itu, bagi mereka yang tidak mendapatkan waktu tidur yang cukup, satu jam dari duduk ditukar dengan tidur mengakibatkan penurunan enam persen risiko kematian dini.

Kebalikannya, ketika satu jam berjalan atau berolahraga setiap hari diganti dengan duduk atau beberapa perilaku diam lainnya, tim peneliti menemukan peningkatan 13-17 persen risiko kematian dini. (Medical News Daily)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tips Aman Jalan Kaki di Jakarta

Tips Aman Jalan Kaki di Jakarta

News | Rabu, 05 November 2014 | 00:29 WIB

Ngantuk Saat Pekerjaan Menumpuk? Berjalan-jalanlah!

Ngantuk Saat Pekerjaan Menumpuk? Berjalan-jalanlah!

Health | Kamis, 04 September 2014 | 09:04 WIB

Rutin Jalan Kaki Turunkan Risiko Kanker Payudara

Rutin Jalan Kaki Turunkan Risiko Kanker Payudara

Health | Selasa, 12 Agustus 2014 | 11:13 WIB

Studi: Jalan Kaki Bisa Meningkatkan Kreativitas

Studi: Jalan Kaki Bisa Meningkatkan Kreativitas

Tekno | Sabtu, 26 April 2014 | 11:58 WIB

Terkini

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB