Mencegah Amputasi Kaki pada Diabetesi

Ririn Indriani

Minggu, 25 September 2016 | 19:30 WIB
Mencegah Amputasi Kaki pada Diabetesi
Ilustrasi penanganan kaki pada penderita diabetes. (Shutterstock)

Suara.com - Luka yang terjadi di kaki penderita diabetes yang dikenal pula dengan sebutan diabetesi biasanya lebih sulit dan lama sembuhnya. Dan, bila terkena infeksi dalam waktu lama akan menyebabkan dampak yang fatal.

Meskipun luka dan kapalan di permukaan kaki dapat dialami oleh siapa saja, namun pada penderita diabetes diperlukan penanganan yang lebih intensif. Hal ini bertujuan untuk mengurangi risiko amputasi akibat kerusakan jaringan secara menyeluruh pada kaki.

Infeksi dan luka pada kulit kaki penderita diabetes sering tidak tertangani sejak awal, karena adanya gangguan saraf, sehingga penderita diabetes tidak merasakan rasa sakit atau tekanan pada kaki. Kondisi ini diperparah dengan kadar gula darah tidak terkontrol, sehingga bisa menimbulkan kematian jaringan (gangrene).

Berikut beberapa hal yang perlu dilakukan dalam menangani kondisi kaki yang mengalami gangguan pada penderita diabetes seperti dilansir dari hellosehat.com.

Periksalah Kaki Setiap Hari
Perhatikanlah setiap permukaan kedua kaki terutama pada bagian jari kaki. Berikut beberapa tanda yang harus segera ditangani untuk menghindari luka:

1. Kulit tampak pecah-pecah, kemerahan, disertai rasa panas
Kemungkinan tanda infeksi jamur pada kulit, segera konsultasikan dengan dokter untuk pengobatan lebih lanjut.

2. Kuku kaki terlihat kuning kecoklatan dan rapuh
Hal ini dapat disebabkan oleh infeksi jamur dan bisa diobati dengan menggunakan obat pil anti jamur. Pengobatan infeksi jamur pada kuku juga dilakukan dengan membuang jaringan kuku yang terinfeksi.

3. Kuku jari kaki tumbuh ke arah bawah
Ini merupakan pertumbuhan kuku yang abnormal dapat mengenai jari kaki. Jika hal ini terjadi, potonglah kuku secara perlahan sehabis mandi saat kuku tidak terlalu keras untuk menghindari luka pada jari kaki.

4. Penumpukan kulit pada telapak dan area kaki dekat tulang
Ini merupakan pertanda kapalan. Penumpukan ditandai dengan adanya kulit yang mengeras akibat tekanan di wilayah yang terdapat kapalan. Jangan memotong kulit tersebut dengan benda tajam. Gunakanlah batu apung untuk menghilangkan lapisan kulit tersebut. Pengobatan juga bisa dilakukan dengan menggunakan obat salep untuk menghaluskan kulit yang keras.

5. Jari kaki yang bengkok ke dalam
Gunakan alas yang memiliki permukaan yang luas di ujung kaki. Dalam beberapa kasus membutuhkan operasi untuk kembali meluruskan jari kaki.

6. Luka lecet disertai gelembung berisi cairan
Ini merupakan akibat gesekan dan tekanan pada kaki secara terus menerus. Hindari memecahkan gelembung cairan tersebut dan gunakan salep antibakteri untuk menghindari infeksi.

7. Ulserasi atau luka terbuka
Selalu berikan pertolongan pertama jika terjadi luka pada kaki. Hindari tekanan secara langsung pada luka tersebut. Tidak dianjurkan berolahraga jika memiliki luka terbuka pada kaki.

Bersihkan Semua Luka
Hal ini perlu dilakukan untuk menghindari infeksi dan masuknya kuman dari permukaan. Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membersihkan luka:
1. Bersihkan luka dengan membuang jaringan kulit yang sudah mati dan daerah kulit yang terdapat kapalan.
2. Jika luka berupa ulserasi, sebaiknya ditutup dengan kasa untuk menghindari kontaminasi. Kasa dengan bahan aktif akan mempercepat pertumbuhan kulit agar sehingga mempercepat penyembuhan.
3. Dalam masa penyembuhan, kemungkinan terdapat abses atau penumpukan nanah di sekitar luka, maka dianjurkan konsumsi obat antibiotik untuk mengurangi permukaan abses. Jika perlu, lakukan penyedotan nanah untuk mencegah infeksi berlanjut.
4. Cuci dengan air hangat, jangan air panas.
5. Hindari membasahi kaki terlalu lama karena luka yang lembap membutuhkan waktu yang lebih lama untuk pulih.

Hindari Tekanan pada Kaki
Hindari tekanan secara langsung pada kaki penderita diabetes yang mengalami ulserasi atau kapalan. Gunakan kursi roda dan tongkat penyangga saat berjalan untuk menghindari tekanan pada kaki. Jika perlu, gunakan total contact cast (TCC) yang berbentuk seperti perban untuk melapisi kaki dari telapak hingga lutut agar luka pada kaki kaki terhindar dari tekanan.

Gunakan Alas Kaki yang sesuai
Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam memilih alas kaki untuk penderita diabetic foot:
1. Jangan pernah meninggalkan rumah dengan tidak menggunakan alas kaki.
2. Gunakan alas kaki dengan lapisan sol yang tebal dan dapat melindungi kaki dari kondisi cuaca lembap dan dingin.
3. Hindari pemakaian high heels dan sepatu dengan ujung yang runcing serta terlalu ketat sehingga menekan permukaan kaki.
4. Jangan menggunakan sandal dengan ujung yang terbuka.
5. Gantilah kaus kaki Anda sehari sekali dan pilihlah kaus kaki yang longgar/tidak ketat.

Mengendalikan Infeksi
Infeksi pada kaki penderita diabetes biasanya disebabkan oleh berbagai kuman. Konsumsi antibiotik dapat menghindari infeksi berkelanjutan. Agar pengendalian infeksi ini efektif, konsultasikan ke dokter Anda untuk menggunakan antibiotik yang dapat mengatasi kuman dengan gram positif dan gram negatif.

Infeksi ringan hingga berat dapat diatasi dengan beberapa antibiotik seperti cephalexin, amoxicillin,moxifloxacin, atau clindamycin. Selalu kendalikan kadar gula darah untuk meminimalisasi perkembangan neuropati pada kaki dan mencegah gangren. Selalu awasi perubahan fisik pada kaki dan lakukan penanganan segera. Selain itu minimalisasi juga risiko infeksi dengan menjaga kebersihan kaki dalam keadaan kering dan hangat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini yang Bikin Diabetesi di Indonesia Cukup tinggi

Ini yang Bikin Diabetesi di Indonesia Cukup tinggi

Health | Senin, 19 September 2016 | 14:03 WIB

Waspada, Hipertensi Rentan Picu Diabetes

Waspada, Hipertensi Rentan Picu Diabetes

Health | Minggu, 18 September 2016 | 17:42 WIB

Lima Penyakit Ini Ditandai dengan Kelelahan

Lima Penyakit Ini Ditandai dengan Kelelahan

Health | Senin, 05 September 2016 | 10:45 WIB

Terkini

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Tantang Thailand di Final FIFA ASEAN Cup 2026, Herdman dan Mitchell Baker Kompak Kirim Ancaman

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:50 WIB

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Gagal Tragis ke Final FIFA ASEAN Cup 2026, Malaysia Fitnah Timnas Indonesia

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bukan Sekedar Indonesia Menang 9-2, John Herdman Sebut Ada Sesuatu yang Spesial di SUGBK

Bola | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Tak Harus Mulai dari Nol, Ini Cara Cari Penghasilan Tambahan Menurut Financial Planner

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 23:24 WIB

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Perluas Akses Kerja bagi Disabilitas, BRI Peduli Gelar Pelatihan dan Pemagangan

Lampung | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Pratikno dan Listyo Sigit Kena Resuffle, Prabowo Disebut Bersih-bersih Orang Jokowi

Jogja | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:56 WIB

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

BRI Peduli Sahabat Disabilitas Bekali Peserta dengan Pelatihan dan Kesempatan Pemagangan

Jakarta | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Penipuan Modus Lama Ramai Kembali Beraksi, BRI Minta Nasabah Waspada

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:54 WIB

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Dorong Kesempatan Kerja Inklusif, BRI Peduli Sahabat Disabilitas Kembali Digelar

Jatim | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

Arab Saudi Gandeng Malaysia dan Brunei Kembangkan Kawasan Makkah dan Madinah

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 22:52 WIB

×