Penelitian Ini Bisa Jadi Jawaban untuk Kasus Kebutaan

Pebriansyah Ariefana, Risna Halidi

Minggu, 12 Maret 2017 | 06:01 WIB
Penelitian Ini Bisa Jadi Jawaban untuk Kasus Kebutaan
Ilustrasi mata biru. (Shutterstock)

Suara.com - Perkembangan dunia medis selalu dinamis. Kali ini, peneliti dari Amerika Serikat mengklaim bahwa kebutaan pada manusia dapat disembuhkan.

Sebuah bahan kimia yang terdapat di dalam otak ikan zebra dinyatakan mampu membantu mengungkapkan bagaimana retina dapat tumbuh kembali.

Temuan menunjukkan bahwa kadar GABA (gamma aminobutyric acid), sebuah neurotransmitter yang terkenal karena perannya menenangkan aktivitas saraf, menurun ketika proses perbaikan terjadi.

Dengan demikian, hal tersebut dapat menghalangi GABA dan  mengarah pada pengobatan baru untuk AMD (age related macular degeneration), yang merupakan penyebab paling umum pada kebutaan dan retinitis pigmentosa.

Struktur retina atau jaringan penginderaan cahaya di belakang mata pada ikan dan mamalia pada dasarnya sama dengan manusia.

Menurut peneliti, pengurangan GABA bisa jadi merupakan pemicu regenerasi retina.

"Teori kami adalah bahwa penurunan konsentrasi GABA adalah pemicu untuk regenerasi," kata James Patton, Profesor di Universitas Vanderbilt, Tennessee, AS.

"Jika kita benar, maka ada kemungkinan untuk merangsang retina manusia untuk memperbaiki diri dengan memperlakukan mereka dengan inhibitor GABA," tambah Patton.

Dalam studi tersebut, ketika para ilmuwan menyuntikkan GABA secara terus menerus di retina ikan, mereka menemukan ada penghambatan proses regenerasi.

baca juga

Setelah menyuntikkan enzim yang menurunkan kadar GABA pada ikan normal, mereka menemukan bahwa glia Muller (sel retina) mulai berubah dan berkembang biak yang merupakan tahap pertama dalam proses regenerasi.

Muller glia, yang dalam ikan memainkan peran kunci dalam regenerasi, adalah tipe khusus dari sel induk dewasa. Ketika regenerasi dipicu pada ikan zebra, glia Muller mulai berkembang biak dan kemudian mengganti sel-sel saraf yang rusak. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Penderita Diabetes Berisiko Alami Kebutaan

Awas! Penderita Diabetes Berisiko Alami Kebutaan

Health | Selasa, 15 November 2016 | 09:25 WIB

Kehamilan Tingkatkan Risiko Kebutaan pada Diabetesi

Kehamilan Tingkatkan Risiko Kebutaan pada Diabetesi

Health | Kamis, 20 Oktober 2016 | 19:28 WIB

Ini Mengapa Penderita Diabetes Rentan Alami Kebutaan

Ini Mengapa Penderita Diabetes Rentan Alami Kebutaan

Health | Kamis, 20 Oktober 2016 | 15:45 WIB

Pandangan Buram dari Jarak Tiga Meter, Hati-hati!

Pandangan Buram dari Jarak Tiga Meter, Hati-hati!

Health | Senin, 10 Oktober 2016 | 08:54 WIB

Anak Tak Bisa Diam di Kelas, Waspadai Gangguan Ini

Anak Tak Bisa Diam di Kelas, Waspadai Gangguan Ini

Health | Minggu, 09 Oktober 2016 | 13:17 WIB

Campak Jerman Bisa Sebabkan Kebutaan pada Bayi?

Campak Jerman Bisa Sebabkan Kebutaan pada Bayi?

Health | Selasa, 30 Agustus 2016 | 19:16 WIB

Ini Bahaya Melihat Layar Ponsel di Malam Hari

Ini Bahaya Melihat Layar Ponsel di Malam Hari

Health | Senin, 11 Juli 2016 | 14:43 WIB

Pandangan Berkabut, Awas Gejala Katarak!

Pandangan Berkabut, Awas Gejala Katarak!

Health | Selasa, 06 Oktober 2015 | 16:30 WIB

Hindari Glukoma, Waspada Makan Ikan Laut

Hindari Glukoma, Waspada Makan Ikan Laut

Health | Minggu, 09 Agustus 2015 | 13:54 WIB

Terantuk Meja, Perempuan Ini Bisa Melihat Lagi

Terantuk Meja, Perempuan Ini Bisa Melihat Lagi

Health | Jum'at, 31 Oktober 2014 | 18:06 WIB

Terkini

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Sinopsis 'Okaeri, Hatsukoi', Drama Terbaru Higuchi Kouhei dan Hayashi Meari

Your Say | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:34 WIB

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

Harga BBM Hari Ini 1 Oktober 2026: Pertalite hingga Pertamax

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:33 WIB

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

Sidang Kasus Kuota Haji Hari Ini, Jaksa Hadirkan Bos Maktour Fuad Hasan Masyhur

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:30 WIB

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

KPK Hadirkan Fuad Hasan Masyhur Dalam Sidang Korupsi Kuota Haji Hari Ini

Sulsel | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Gen Z Mulai Doyan Emas, Pembiayaan Konsumer BCA Syariah Tumbuh 34,69%

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:25 WIB

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

IHSG Dibuka Betah di Zona Merah ke Level 6.062

Bisnis | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:19 WIB

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

PT Asabri Ditipu Rp100 Miliar Dalam Proyek Kondotel Bali, Kok Bisa ?

Bali | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

7 Cara Menghilangkan Noda Minyak dan Lemak Makanan di Baju yang Sudah Kering

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

Rob Diprediksi Rendam Pesisir Jakarta pada 1314 dan 2531 Oktober

News | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:05 WIB

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Ketika Guru Hadirkan Cara Baru Belajar Sains hingga Literasi, dari Bioplastik sampai AI

Lifestyle | Kamis, 01 Oktober 2026 | 09:03 WIB

×