Ngantuk Setelah Makan Siang? Ini Penyebabnya

Ririn Indriani, Dinda Rachmawati

Rabu, 05 April 2017 | 07:34 WIB
Ngantuk Setelah Makan Siang? Ini Penyebabnya
Ilustrasi. (Shutterstock).

Suara.com - Setelah makan siang dan perut kenyang, kita selalu berjuang melawan kantuk dan membuat tubuh tetap terjaga, terlebih saat pekerjaan menumpuk.

Ya, kebanyakan orang merasakan kondisi ini, dan membuat kita bertanya-tanya mengapa hal ini bisa terjadi?

"Ketika Anda makan lebih dari apa yang diperlukan tubuh, insulin akan meningkat. Dari segala sesuatu yang Anda makan, pankreas memproduksi insulin untuk mengontrol kadar gula darah. Ketika Anda makan lebih banyak, pankreas harus memproduksi lebih banyak insulin," kata ahli gizi dan kebugaran, Luke Coutinho dilansir laman Times of India.

Dengan sekresi peningkatan insulin, lanjut dia, ada dua hal yang terjadi. Tubuh Anda akan memproduksi hormon tidur, lalu akan berjalan ke otak di mana, metabolisme akan memproduksi hormon serotonin dan melatonin. Nah, melatonin inilah yang merupakan hormon tidur.

Juga, ketika Anda makan makanan yang tinggi karbohidrat, tubuh akan menggunakan jumlah energi untuk mencerna makanan berat ini. Lukas menambahkan, ketika Anda makan berlebihan, sistem pencernaan menggunakan 60-75 persen energi tubuh untuk mencerna makanan yang banyak.

Karena ini, tubuh jadi mengalihkan banyak energi untuk sistem pencernaan dibandingkan untuk bagian lain dari tubuh Anda. Ini yang membuat Anda merasa mengantuk, karena tubuh menghabiskan terlalu banyak energi saat mencerna makanan.

Dan efek mengantuk ini tidak hanya ketika Anda makan makanan tinggi karbohidrat, tapi juga saat Anda makan makanan tinggi protein.

Lantas, bagaimana Anda bisa menghindari hal ini? Makan berlebihan, mengambil porsi besar dan pesta makanan berlemak, membuat tubuh Anda menderita. Semakin banyak jumlah makanan yang Anda konsumsi, semakin banyak energi tubuh yang akan habis untuk memecahnya.

Jadi, jangan biasakan makan siang terlalu banyak. Cobalah miliki porsi yang kecil sepanjang hari sehingga Anda tidak merasa mengantuk. Namun, jika Anda terus-menerus merasa lelah dan lesu, dianjurkan untuk mengunjungi dokter.

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Mengapa Anda Mengantuk Usai Bercinta

Ini Mengapa Anda Mengantuk Usai Bercinta

Lifestyle | Sabtu, 25 Februari 2017 | 20:58 WIB

Ini Sebabnya Kita Menguap Saat Mengantuk

Ini Sebabnya Kita Menguap Saat Mengantuk

Lifestyle | Selasa, 07 Juni 2016 | 07:41 WIB

Mengantuk usai Sarapan? Ini Alasannya!

Mengantuk usai Sarapan? Ini Alasannya!

Health | Minggu, 20 Maret 2016 | 15:58 WIB

Terkini

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Mata Merah dan Buram Tak Boleh Dianggap Sepele, Bisa Jadi Tanda Kerusakan Kornea

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 22:00 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Perawatan Gigi Anak yang Nyaman, Bantu Si Kecil Tumbuh dengan Senyum Sehat dan Percaya Diri

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:15 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB