Siapa Sangka, Kuman dan Kotoran Bermanfaat Juga

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Jum'at, 21 Juli 2017 | 13:37 WIB
Siapa Sangka, Kuman dan Kotoran Bermanfaat Juga
Ilustrasi anak bermain lumpur yang penuh kuman dan kotor (Shutterstock)

Suara.com - Orangtua lebih menyukai lingkungan steril dan bersih bagi anak-anak mereka. Pasalnya, mereka tidak mengetahui kotor adalah hal yang baik untuk mereka, kata seorang ahli kuman.

Profesor Jack Gilbert mengatakan, paparan mikroba yang lazim di alam bebas akan membentuk sistem kekebalan tubuh yang lebih kuat pada anak-anak.

Kuman dan kotoran adalah masalah serius bagi orangtua yang merasa cemas. Namun, Profesor Gilbert, salah satu penulis buku berjudul "Kotor Itu Baik: Keuntungan Kuman untuk Mengembangkan Sistem Kekebalan Tubuh Anak Anda" mengatakan bahwa kita tidak perlu khawatir.

"Kebanyakan orangtua menganggap semua kuman itu buruk, padahal itu tidak benar. Sebagian besar justru akan merangsang sistem kekebalan tubuh Anda, dan membuat Anda lebih kuat," kata Prof Gilbert kepada Independent.

Prof Gilbert, seorang direktur Microbiome Center di University of Chicago, juga menjelaskan, orangtua seringkali terlalu mensterilkan lingkungan untuk anak-anak mereka.

Saat anak-anak berada di taman bermain di lumpur, misalnya, Anda tidak perlu segera mensterilkan tangan dan khawatir saat lumpur itu sudah berada dekat dengan wajah mereka.

Kekhawatiran bahwa anak-anak tidak boleh berhubungan dengan hewan karena kuman juga tidak berdasar, menurut Prof Gilbert, contohnya seperti seekor anjing yang menjilati wajah seorang anak. Sebenarnya ini juga bermanfaat bagi sistem kekebalan tubuh mereka.

"Di rumah, di mana tidak ada orang yang sakit, sebenarnya hampir tidak ada risiko kesehatan bagi anak-anak. Memang, kotoran hewan tidak begitu menyenangkan dan terkesan jorok, tapi pada umumnya itu tidak berbahaya. Berkat vaksinasi dan sanitasi umum, rumah kita sangat aman," ungkap Prof Gilbert.

Prof Gilbert juga mengklaim, pembersih tangan lebih merusak kesehatan anak daripada air sabun. Menurut dia, sistem kekebalan tubuh anak-anak lebih sehat dan kuat dibanding saat ini, karena sikapnya yang lebih rileks terhadap kuman.

Prof Gilbert juga mempelajari profil kekebalan anak-anak Amish untuk mendukung tesisnya. Studi tahun 2016 menemukan tingkat asma yang jauh lebih rendah dalam profil kekebalan anak-anak Amish yang tinggal di peternakan kecil yang kaya mikroba.

"Sistem kekebalan nenek moyang kita juga diperkuat oleh banyak interaksi mikroba. Sekarang, karena lingkungan yang terlalu steril, kontak kita dengan mikroba tidak cukup. Sistem kekebalan tubuh kita mulai menua, yang dapat membuatnya lebih mungkin memiliki respons yang sangat besar terhadap alergen sederhana," imbuh Gilbert.

Tak hanya itu, dia juga mematahkan aturan "belum lima detik". Sebenarnya saat roti yang baru dioleskan selai jatuh ke lantai, hanya dibutuhkan milidetik untuk mikroba untuk menempel.

Anda seharusnya tak perlu khawatir untuk memakannya kembali, selama makanan itu tidak jatuh di daerah yang berisiko terkena patogen yang sangat berbahaya. Menurut profesor ini hampir tidak mungkin potagen berbahaya ada di kebanyakan rumah modern.

Dalam sebuah penelitian di Swedia, Prof Gilbert juga melihat lebih dari 300 ribu anak-anak yang menjilat mainan setelah terjatuh di tanah dan membiarkan memasukkannya kembali ke mulut anak-anak mereka.

Mereka yang langsung menjilat dan tidak mencucinya terlebih dahulu, justru memiliki anak-anak yang lebih kuat terhadap alergi, asma dan eksim.

"Sterilisasi rumah Anda seperti di rumah sakit malah dapat menyebabkan anak Anda memiliki sistem kekebalan tubuh yang sangat sensitif, sehingga membiarkan mereka terbuka terhadap alergi dan asma, bahkan masalah perkembangan saraf," ujarnya.

"Biarkan dia berinteraksi dengan hewan seperti seekor anjing, makan makanan dari lantai, main di tanah, karena kotoran itu bagus!" tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Biarkan Anak Bermain Pasir, Ini Risikonya!

Jangan Biarkan Anak Bermain Pasir, Ini Risikonya!

Health | Sabtu, 08 Juli 2017 | 17:00 WIB

Banyak Murid Menolak Pergi ke Sekolah Gara-gara Toilet

Banyak Murid Menolak Pergi ke Sekolah Gara-gara Toilet

Health | Rabu, 21 Juni 2017 | 08:26 WIB

Ini Jumlah Kuman yang Dibawa Lalat Saat Hinggap di Makanan

Ini Jumlah Kuman yang Dibawa Lalat Saat Hinggap di Makanan

Health | Selasa, 25 April 2017 | 19:05 WIB

Bukan Toilet, Tempat Ini Paling Banyak Dihinggapi Bakteri

Bukan Toilet, Tempat Ini Paling Banyak Dihinggapi Bakteri

Health | Kamis, 02 Maret 2017 | 11:44 WIB

Kenapa Jangan Bawa Ponsel ke Kamar Mandi, Ini Alasannya

Kenapa Jangan Bawa Ponsel ke Kamar Mandi, Ini Alasannya

Health | Kamis, 16 Februari 2017 | 07:43 WIB

Jepang Sediakan Tisu Toilet Khusus untuk Bersihkan Smartphone

Jepang Sediakan Tisu Toilet Khusus untuk Bersihkan Smartphone

Tekno | Kamis, 22 Desember 2016 | 19:45 WIB

4 Benda di Rumah Ini Bikin Kuman Nyaman Berkembang Biak

4 Benda di Rumah Ini Bikin Kuman Nyaman Berkembang Biak

Health | Minggu, 02 Oktober 2016 | 11:52 WIB

Terkini

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

Bareskrim Ungkap Modus Pengolahan Emas Ilegal di Apartemen Sunter

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:05 WIB

BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores

BRI Pastikan Bantuan BRI Peduli Hadir Cepat Untuk Korban Gempa Bumi Flores

Sumsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:01 WIB

Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu

Loki Season 1: Petualangan Multiverse yang Mengubah Karakter Sang Dewa Penipu

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:00 WIB

5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?

5 Perbedaan Serum Retinol vs Bakuchiol, Mana yang Aman untuk Kulit Sensitif?

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 14:00 WIB

Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK

Rp 240 Triliun Biaya MBG Masuk Anggaran Pendidikan 2027, Pemerintah Dinilai Kangkangi Putusan MK

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:55 WIB

2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini

2.557 Pendaki Padati Gunung Bawakaraeng untuk Kibarkan Merah Putih, Begini Situasi Terkini

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:53 WIB

POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra

POV Mahasiswa: Menjadi Agent of Change dari Bli Nyoman Desa Sejahtera Astra

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:52 WIB

Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

Tanggap Gempa Flores, BRI Peduli Turun Langsung Bantu Masyarakat Terdampak Bencana

Jogja | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:49 WIB

Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti

Kim Soo Hyun Comeback di Dunia Hiburan, Lebih dari 40 Proyek Menanti

Entertainment | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:48 WIB

Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih

Solar Run 2026 Bawa Pesan soal Gaya Hidup dan Energi Bersih

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 13:47 WIB

×