Hati-hati, Banyak Konsumsi Gula Pengaruhi Mental Anda!

Chaerunnisa, Risna Halidi

Jum'at, 28 Juli 2017 | 18:19 WIB
Hati-hati, Banyak Konsumsi Gula Pengaruhi Mental Anda!
Ilustrasi gula (Shutterstock)

Suara.com - Terlalu banyak gula buruk bagi kesehatan mulut dan berat badan merupakan fakta yang standar. Namun, sebuah penelitian mengungkapkan, terlalu banyak mengonsumsi gula juga dapat memengaruhi kesehatan mental seseorang secara negatif.

Periset di University College London (UCL) membandingkan asupan gula yang dilaporkan lebih dari delapan ribu orang dalam penelitian jangka panjang di Inggris terhadap suasana hati mereka. Peserta studi, seperti pegawai negeri, dipantau dari 1985 hingga 1988, mengisi kuesioner setiap beberapa tahun sekali.

Periset kemudian meneliti data dari penelitian tersebut untuk menghubungkan antara asupan gula dan "gangguan mental umum" (CMD) seperti kecemasan, dan depresi.

Hasilnya, ditemukan bahwa laki-laki dengan asupan makanan dan minuman manis lebih tinggi memiliki kemungkinan peningkatan untuk mengembangkan CMD setelah lima tahun, dan "efek samping" umum pada kesehatan mental untuk kedua jenis kelamin.

Penelitian yang dipublikasikan dalam jurnal Scientific Reports menyimpulkan, "asupan gula yang lebih rendah dapat dikaitkan dengan kesehatan psikologis yang lebih baik." Namun, Catherine Collins, ahli gizi dan juru bicara British Dietetic Association, mengatakan bahwa rekomendasi ini "belum terbukti".

Menurut dia, masalah dengan penelitian ini termasuk bahwa konsumsi gula dilaporkan sendiri dan asupan gula dari alkohol tidak dihitung. Para periset tersebut, sambungnya, tampaknya merasa kebingungan dengan perbedaan gula alami dari bahan makanan seperti susu, dan "gula bebas" yang ditambahkan ke minuman panas atau permen.

"Analisis diet membuat tidak mungkin untuk membenarkan klaim berani yang dibuat oleh para peneliti tentang gula dan depresi pada laki-laki," kata Collins dalam acara Science Media Center di London.

"Mengurangi asupan gula sangat baik untuk gigi Anda, dan mungkin juga baik untuk berat badan Anda, tapi juga perlindungan terhadap depresi? Tidak terbukti," sambungnya.

Pakar nutrisi Tom Sanders sepakat jika hasil harus ditafsirkan dengan "hati-hati". "Dari sudut pandang ilmiah sulit untuk melihat bagaimana gula dalam makanan berbeda dari sumber karbohidrat lain pada kesehatan mental karena keduanya dipecah menjadi gula sederhana di usus sebelum diserap," tandasnya. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cara Ini Atasi Lonjakan Pola Konsumsi Gula Garam dan Lemak

Cara Ini Atasi Lonjakan Pola Konsumsi Gula Garam dan Lemak

Health | Selasa, 25 Juli 2017 | 21:01 WIB

Bila Ini yang Terjadi, Itu Tanda Anak Kecanduan Gula

Bila Ini yang Terjadi, Itu Tanda Anak Kecanduan Gula

Health | Jum'at, 21 Juli 2017 | 18:57 WIB

Mana Lebih Bahaya, Kebanyakan Gula atau Garam?

Mana Lebih Bahaya, Kebanyakan Gula atau Garam?

Health | Senin, 19 Juni 2017 | 15:11 WIB

Tebak, Berapa Usia Sesungguhnya Perempuan Ini?

Tebak, Berapa Usia Sesungguhnya Perempuan Ini?

Lifestyle | Rabu, 31 Mei 2017 | 19:40 WIB

Terkini

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Jawab Tantangan Diagnosis Kanker, RS Atma Jaya Luncurkan Layanan Hematologi dan Onkologi Terpadu

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 21:10 WIB

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Jadi Oma Baru, Maia Estianty Cerita Pentingnya Menjaga Kesehatan Tulang dan Sendi agar Kuat

Health | Selasa, 30 Juni 2026 | 15:54 WIB

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

×