Kemenkes: Sertifikasi Halal Vaksin MR Sedang Diproses

Ririn Indriani, Firsta Nodia

Sabtu, 09 September 2017 | 18:15 WIB
Kemenkes: Sertifikasi Halal Vaksin MR Sedang Diproses
Dinas Kesehatan Menteng memberikan imunisasi Measleas Rubella (MR) kepada sejumlah murid Sekolah Dasar (SD) di SDN Menteng 02, Jakarta, Jumat (4/8).

Suara.com - Pemberian vaksin MR (Measles Rubella (MR) kembali menjadi sorotan di masyarakat, setelah beredar berbagai isu yang menyebutkan vaksin MR belum mendapat sertifikasi halal. Tentu saja hal ini menimbulkan pro kontra di masyarakat Indonesia yang sebagian besar beragama Islam.

Menanggapi hal ini, Kementerian Kesehatan menegaskan bahwa sertifikasi halal untuk vaksin MR sedang dan sudah melalui proses pengesahan sertifikasi halal. Dr Fidiansjah perwakilan dari Direktur Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) mengimbau agar masyarakat menunggu hasil sertifikasi halal yang tak lama lagi akan keluar.

"Hasilnya memang belum, tapi dalam waktu dekat sertifikasi sudah akan kita selesaikan. Kekhawatiran akan terjawab tidak lama lagi," ujar dr Fidiansjah pada Seminar dan Diskusi Panel Imunisasi dalam Pandangan Islam di Jakarta, Sabtu (9/9/2017).

Dalam kesempatan yang sama, K.H Aminudin Yakub, MA dari Komisi Fatwa Majelis Ulama Indonesia mengatakan bahwa berdasarkan hasil kajian maka diputuskan bahwa imunisasi pada dasarnya mubah sebagai bentuk ikhtiar dalam meningkatkan imunitas tubuh demi mencegah penyakit tertentu.

"Kita sangat mendukung vaksin dan imunisasi dengan catatan vaksinnya wajib menggunakan bahan baku yang halal dan suci. Vaksin dengan bahan mengandung zat haram dan najis maka hukumnya juga haram," tambah dia.

Aminudin mengatakan bahwa MUI mendukung pemerintah dalam mewujudkam masyarakat yang sehat melalui imunisasi. Ia pun mendorong pemerintah untuk melakukan sertifikasi halal terhadap vaksin yang akan diberikan ke masyarakat.

"Kita sangat mendukung pemerintah dalam mewujudkan masyarakat yang sehat melalui imunisasi tapi kita berkewajiban menjaga umat islam dari mengonsumsi sesuatu yang tidak haram dan tidak suci. Jadi kita tidak bisa mengatakan itu halal atau haram sampai dikaji melalui sertifikasi," pungkas dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Demam Usai Imunisasi, Apa yang Harus Dilakukan?

Health | Jum'at, 25 Agustus 2017 | 14:50 WIB

Beredar Kabar Anak Lumpuh Usai Vaksin MR, Apa Kata Menkes?

Beredar Kabar Anak Lumpuh Usai Vaksin MR, Apa Kata Menkes?

Health | Selasa, 15 Agustus 2017 | 10:32 WIB

Imunisasi Campak dan Rubella

Imunisasi Campak dan Rubella

Foto | Jum'at, 04 Agustus 2017 | 13:03 WIB

Terkini

Le Petit Prince, Buku Anak yang Diam-Diam 'Menampar' Orang Dewasa

Le Petit Prince, Buku Anak yang Diam-Diam 'Menampar' Orang Dewasa

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:35 WIB

Investasi Data Center Naik 5 Kali Lipat, RI Masuk Fase Baru Ekonomi Digital

Investasi Data Center Naik 5 Kali Lipat, RI Masuk Fase Baru Ekonomi Digital

Bisnis | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:32 WIB

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara

Sinergi Strategis Kilang Plaju dan BRIN Selamatkan Ikan Belida sebagai Warisan Hayati Nusantara

Sumsel | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:31 WIB

Membaca Citizen 4.0: Manusia yang Menyetir atau Kita yang Diatur Teknologi?

Membaca Citizen 4.0: Manusia yang Menyetir atau Kita yang Diatur Teknologi?

Your Say | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:30 WIB

5 Moisturizer Travel Size untuk Kulit Lembap dan Cerah Sesuai Klaim

5 Moisturizer Travel Size untuk Kulit Lembap dan Cerah Sesuai Klaim

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:29 WIB

Groundbreaking Besok, KAI Mulai Bangun 1.232 Hunian di Kawasan TOD Manggarai

Groundbreaking Besok, KAI Mulai Bangun 1.232 Hunian di Kawasan TOD Manggarai

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:28 WIB

Soroti PLTU Suralaya, Pramono: Polusi Jakarta Tak Tuntas Hanya Lewat Mobil Listrik

Soroti PLTU Suralaya, Pramono: Polusi Jakarta Tak Tuntas Hanya Lewat Mobil Listrik

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:27 WIB

Urutan Skincare Malam untuk Kulit Sensitif dengan Rosacea dan Flek Hitam

Urutan Skincare Malam untuk Kulit Sensitif dengan Rosacea dan Flek Hitam

Lifestyle | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:25 WIB

Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027

Turis Masuk Thailand Wajib Bayar Rp 241 Ribu Mulai Tahun 2027

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:24 WIB

Di Balik Slip Lidah Prabowo, Strategi Komunikasi atau Lemahnya Akurasi Data?

Di Balik Slip Lidah Prabowo, Strategi Komunikasi atau Lemahnya Akurasi Data?

News | Kamis, 20 Agustus 2026 | 14:23 WIB

×