Jangan Konsumsi Jengkol Berlebihan Jika Tak Mau Begini

Chaerunnisa, Firsta Nodia

Selasa, 17 Oktober 2017 | 11:18 WIB
Jangan Konsumsi Jengkol Berlebihan Jika Tak Mau Begini
Ilustrasi jengkol (Shutterstock)

Suara.com - Empat warga Cipayung, Jakarta Timur, dikabarkan meninggal dunia setelah pesta minuman keras yang dioplos jengkol, belum lama ini. Diduga jengkol juga digunakan sebagai kudapan saat mengonsumsi minuman keras.

Meski penyebab pasti keempat orang tersebut belum ditemukan, dokter spesialis penyakit dalam, Divisi Gastroenterologi FKUI-RSCM, Ari Fahrial Syam mengatakan konsumsi jengkol secara berlebihan memang dapat memicu keracunan.

Dalam keterangannya, Dokter Ari menjelaskan, jengkol sebenarnya kelompok sayuran yang mengandung berbagai sumber gizi penting untuk tubuh antara lain karbohidrat, protein nabati, vitamin A, vitamin D, kalsium, besi dan fosfor termasuk serat yang ada pada jengkol.

"Pada sebagian masyarakat jengkol menjadi makanan favorit, bahkan sebagian bilang rasa semur jengkol seperti rasanya ati ayam," ujar dr Ari dalam keterangan resminya yang diterima Suara.com, Selasa (17/10/2017).

Di balik kandungan nutrisinya yang tinggi, jengkol juga mengandung asam jengkolat sejenis asam amino yang mengandung sulfur. Sulfur inilah yang berperan menimbulkan bau yang tidak sedap, sedangkan asam jengkolat dapat membentuk kristal di dalam ginjal.

"Asam jengkolat yang membentuk kristal ini bisa menumpuk di ginjal dan menyebabkan sumbatan pada saluran kencing sehingga menimbulkan berbagai keluhan," imbuhnya.

Seseorang yang mengalami keracunan jengkol secara medis, kata dr Ari, disebut mengalami djenkolism. Keluhan yang muncul bisa bisa berupa nyeri perut, kembung begah, mual dan muntah. Pasien akan mengalami kolik ginjal, dan kadang kala disertai buang air kecil berdarah (hematuria).

"Seseorang yang pada keadaan akut mengalami keracunan jengkol bisa mengalami tidak bisa buang air kecil sama sekali dan terjadi gagal ginjal akut. Jika kondisi ini tidak segera diatasi maka yang akan terjadi kemudian adalah berbagai komplikasi akibat gagal ginjal tersebut dan tentu bisa saja berakhir pada kematian," lanjut Dokter Ari.

Pertanyaannya, berapa jumlah jengkol yang tergolong berlebihan sehingga memicu keracunan? Dia menjelaskan, sejauh ini belum ada penelitian yang mengungkap kisaran jengkol yang dianggap berlebihan. Namun, Dr Ari mengatakan, ada satu laporan kasus dari Kalimantan yang dipublikasi pada jurnal internasional melaporkan seorang laki-laki berumur 32 tahun mengalami keracunan setelah memakan 10 buah jengkol.

baca juga

"Yang penting tentu jangan berlebih-lebihan. Selain itu hal penting yang harus diketahui apa yang harus dilakukan jika seseorang mengalami keracunan, harus segera di bawa ke RS," lanjutnya.

Pertolongan pertama pada kasus keracunan jengkol, tambah Dr Ari harus diberikan untuk melarutkan kristal jengkolat yang mengendap di ginjal. Selain itu korban keracunan jengkol juga harus diberi cairan yang cukup melalui infus untuk meluruhkan ginjal.

"Pelancar buang air kecil biasanya juga diberikan untuk mengeluarkan kristal dari asam jengkolat tersebut," tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Resep Sate Jengkol, Mantap!

Resep Sate Jengkol, Mantap!

Lifestyle | Minggu, 13 Agustus 2017 | 14:55 WIB

Resep Rendang Jengkol, Maknyus

Resep Rendang Jengkol, Maknyus

Lifestyle | Jum'at, 28 Juli 2017 | 13:24 WIB

Cara Hilangkan Aroma Jengkol yang Menyengat

Cara Hilangkan Aroma Jengkol yang Menyengat

Lifestyle | Rabu, 26 Juli 2017 | 14:30 WIB

Di Balik Bau yang Menyengat, Jengkol Simpan Manfaat Ini

Di Balik Bau yang Menyengat, Jengkol Simpan Manfaat Ini

Lifestyle | Kamis, 21 Januari 2016 | 15:07 WIB

Terkini

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Manfaatkan Potensi Lokal, Kelompok Ternak APTUR Kembangkan Usaha Perikanan dan Peternakan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:53 WIB

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Bank Sumsel Babel Perkuat Kepedulian Kesehatan Lewat CSR Operasi Mata

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:22 WIB

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Erick Thohir: Persaingan FIFA ASEAN Cup Makin Ketat, Indonesia Tak Boleh Anggap Remeh Lawan

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:17 WIB

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Industri Mamin Tumbuh 7,04 Persen, MoreFood Expo 2027 Bidik Pasar Lebih Luas

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Karhutla TNBS Jambi Tinggal 2 Kilometer dari Habitat Harimau, Api Belum Berhasil Dipadamkan

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 22:13 WIB

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Tak Sesuai Domisili, 1.900 Manajer Kopdes Ditempatkan Lintas Provinsi

Video | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Tips Memilih Sekolah dengan Padukan Fasilitas Akademik dan Pengembangan Karakter Siswa

Jakarta | Selasa, 29 September 2026 | 22:00 WIB

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Petani PALI Tewas Ditembak di Kebun, Cekcok Pelepah Sawit Berujung Maut

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 21:57 WIB

×