Array

Ciuman Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Kok Bisa?

Ririn Indriani Suara.Com
Rabu, 18 Oktober 2017 | 21:14 WIB
Ciuman Dapat Tingkatkan Daya Tahan Tubuh, Kok Bisa?
Ilustrasi. (Shutterstock)

Suara.com - Sudahkah Anda berciuman dengan pasangan? Selain lebih merekatkan ikatan emosional dengan pasangan, ciuman ternyata bagus bagi kesehatan, bisa menangkal serangan penyakit.

Menurut sebuah studi dari Netherlands Organization for Applied Scientific Research, sebuah ciuman 10 detik mentransfer sebanyak 80 juta bakteri antara Anda dan pasangan. Wow! Pasti Anda merasa jijik dan ingin cepat-cepat menyikat gigi. Tapi tunggu dulu, jangan buru-buru disikat.

Ternyata, paparan kuman bisa memberi dorongan sehat bagi sistem kekebalan tubuh Anda. Menurut dr. Yael Varnado, pendiri Get Checked 4 Life (sebuah organisasi nirlaba yang menyediakan akses terhadap layanan kesehatan untuk komunitas berisiko), ketika berciuman terjadi pertukaran kuman, dan itu adalah bentuk alami dari vaksinasi.

“Ketika tubuh Anda terekspos dengan kuman orang lain, secara alami tubuh akan membuat antibodi terhadap kuman tersebut, yang pada gilirannya dapat menyebabkan kekebalan tubuh meningkat dan mencegah penyakit,” ungkapnya dilansir Meet Doctor.

Meski begitu, pastikan sebelum ciuman, baik pasangan maupun Anda dalam kondisi sehat. Selain manfaat meningkatkan imunitas tubuh, berciuman juga bisa membakar kalori.

Walau kalori yang terbakar tidak sebanyak bila Anda lari satu kilometer, tapi bisa memompa metabolisme Anda kira-kira dua kali lipat dari tingkat biasa. Kebanyakan orang membakar sekitar satu kalori per menit saat istirahat, namun menurut dr. Sharon Stills, dokter naturopati, dengan berciuman dapat membakar sekitar 2 sampai 3 kalori per menit. Lumayan bukan?

Berciuman juga bisa mengurangi rasa sakit. Ketika terjadi pertemuan antara bibir dengan bibir, tubuh Anda melepaskan adrenalin yang dapat mengurangi rasa sakit, sama seperti endorfin yang bisa melawan sakit kepala yang mengganggu.

Manfaat lain dari berciuman adalah bisa mengurangi stres. Merasa lelah dan letih belakangan ini? Bersantailah di sofa dengan pasangan, dan berciumanlah. Dr. Stills menunjukkan bahwa ciuman dapat menurunkan kadar kortisol.

Kortisol adalah hormon stres dan memiliki efek negatif pada sistem kekebalan tubuh kita, sistem endokrin dan kesehatan otak, khususnya hippocampus. Jadi jika merasa stres, berciumanlah sesering mungkin dengan pasangan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI