Dahsyat, Kecupan Bisa Sembuhkan Luka Fisik!

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 09 Agustus 2017 | 16:03 WIB
Dahsyat, Kecupan Bisa Sembuhkan Luka Fisik!
Ilustrasi orangtua memberikan kecupan atau ciuman kepada anaknya. (Shutterstock)

Suara.com - Ketika anak terjatuh dan membuat kulitnya terluka, orangtua kerap membuat gestur unik dengan cara memberikan kecupan dan mengatakan bahwa keadaan akan baik-baik saja. Dari sebuah kebiasaan tersebut, sekarang ternyata ada bukti ilmiah bahwa kecupan bisa membantu menyembuhkan luka.

Ya, para ahli mengatakan bahwa itu benar-benar dapat mempercepat proses penyembuhan pada luka. Para periset percaya, air liur memiliki khasiat yang bisa mendongkrak pemulihan luka.

Profesor Vicente Torres, dari Universitas Cile mengatakan bahwa temuan ini membuka alternatif baru untuk lebih memahami biologi yang mendasari perbedaan antara penyembuhan luka oral dan kulit.

"Kami percaya bahwa penelitian ini dapat membantu merancang pendekatan yang lebih baik untuk memperbaiki penyembuhan luka di jaringan selain di mulut," katanya dilansir Daily Mail.

Prof. Torres dan koleganya melakukan terobosan dengan menyelidiki fakta luar biasa pada luka fisik yang membaik dan pulih lebih cepat. Sampai saat ini, diketahui air liur berperan dalam proses penyembuhan luka, meskipun luas perannya belum diketahui.

Studi ini meneliti efek histatin-1 terhadap pembuluh darah baru, sebuah proses yang dikenal secara medis sebagai angiogenesis. Ini menunjukkan molekul yang dipromosikan angiogenesis, serta meningkatkan kontak dan migrasi sel.

Tim Prof. Torres kemudian melakukan eksperimen pada embrio ayam, kulit manusia dan sel pembuluh darah. Dengan menggunakan ketiga model ini, sampel histatin-1 dan air liur yang diperoleh dari donor sehat diketahui dapat meningkatkan pembentukan pembuluh darah.

Menurut dia, air liur adalah faktor kunci yang berkontribusi terhadap efisiensi penyembuhan luka di bagian dalam mulut. Ini tidak hanya dikaitkan dengan isyarat fisik, tetapi juga adanya peptida spesifik dalam air liur, seperti histatin.

"Secara khusus, histatin-1 mempromosikan kontak sel kulit dan menyebar serta migrasi dalam tes penutupan luka. Akhirnya, kami menemukan bahwa histatin ludah diperlukan untuk efek promigratori air liur pada sel kulit," terang Prof. Torres.

baca juga

Penelitian yang dipublikasikan dalam The Federation of American Societies for Experimental Biology Journal tersebut mengungkapkan bahwa protein histatin-1 yang ditemukan dalam air liur membantu penyembuhan luka dengan meningkatkan pembentukan pembuluh darah. Meskipun diketahui air liur berperan dalam penyembuhan, tingkat perannya tidak diketahui.

Editor jurnal, Dr Thoru Pederson, dari University of Massachusetts Medical School, mengatakan, hasil yang jelas dari penelitian ini membuka pintu lebar untuk kemajuan terapeutik. Mereka juga mengingatkan pada kemungkinan makna (tingkah laku) hewan yang sering menjilati anak-anak mereka.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Ciuman, Orang Lebih Sering Memiringkan Kepala ke Kanan

Studi: Ciuman, Orang Lebih Sering Memiringkan Kepala ke Kanan

Tekno | Senin, 17 Juli 2017 | 14:52 WIB

Fakta Menakjubkan Ciuman yang Belum Anda Tahu, Intip Yuk!

Fakta Menakjubkan Ciuman yang Belum Anda Tahu, Intip Yuk!

Lifestyle | Kamis, 13 Juli 2017 | 21:18 WIB

Hal Menakjubkan Ini Anda Alami Saat Kali Pertama Cium Seseorang

Hal Menakjubkan Ini Anda Alami Saat Kali Pertama Cium Seseorang

Lifestyle | Kamis, 15 Juni 2017 | 20:35 WIB

Terkini

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

Surya Paloh Buka-bukaan Soal Parliamentary Threshold 7 Persen: NasDem Rela Tersingkir dari Parlemen

News | Sabtu, 19 September 2026 | 21:34 WIB

×