'Lelaki' di Masa Depan Juga Bisa Hamil Lho

Chaerunnisa, Dinda Rachmawati

Minggu, 05 November 2017 | 15:16 WIB
'Lelaki' di Masa Depan Juga Bisa Hamil Lho
Suplemen, vitamin, obat untuk ibu hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Seorang profesor kesuburan terkemuka mengungkapkan hal yang mengejutkan. Menurutnya, di masa depan, bukan cuma perempuan yang bisa mengalami kehamilan, tapi juga lelaki. Hal ini, kata dia terjadi berkat perkembangan transplantasi rahim.

Keberhasilan transplantasi rahim yang tersedia pada perempuan, menurut sains memungkinkan operasi serupa juga dilakukan pada laki-laki. Inilah yang diungkapkan oleh Dr. Richard Paulson, presiden dari American Society for Reproductive Medicine.

Lebih lanjut, dia mengungkapkan,  orang-orang yang telah menjalani operasi jenis kelamin atau transgender, mungkin akan memanfaatkan dan mempertimbangkan operasi transplantasi rahim, yang memungkinkan mereka memiliki bayi mereka sendiri.

Berbicara pada pertemuan tahunan American Society for Reprod di San Antonio, Texas, Dr. Paulson menjelaskan, tidak ada alasan anatomi yang menjelaskan mengapa rahim tidak bisa ditanamkan ke perempuan transgender.

"Anda bisa melakukannya besok. Akan ada tantangan tambahan, tapi saya tidak melihat adanya masalah yang jelas yang akan menghalanginya. Saya pribadi menduga akan ada perempuan transgender yang ingin memiliki rahim dan kemungkinan akan mendapatkannya lewat transplantasi," kata dia.

Dia menambahkan, meski lelaki dan perempuan memiliki pelvis berbentuk berbeda, tetap ada ruang untuk rahim 'ditanamkan'.

Untuk menjalani prosedur ini, lanjut dia, mungkin akan melalui proses yang sangat rumit dan kemungkinan perempuan transgender harus melahirkan melalui operasi caesar. Selain itu, hormon mungkin juga harus diberikan pada mereka, untuk meniru perubahan yang terjadi seperti pada perempuan hamil.

Meskipun ini merupakan kemajuan, transplantasi rahim masih merupakan prosedur eksperimental. Para ahli di Inggris memperingatkan bahwa memulai kehamilan pada perempuan transgender mungkin tidak etis, karena dapat menimbulkan risiko signifikan pada janin.

"Meskipun mungkin ada manfaat psikologis" karena mereka bisa memiliki anak di rahimnya sendiri, hal ini tetap harus dipertimbangkan, khususnya mengenai bahaya psikologis pada anak yang lahir dengan cara yang tidak biasa ini", kata Julian Savulescu, profesor etika praktis di Universitas Oxford.

baca juga

Sejak tahun 2014 setidaknya ada lima bayi yang lahir dari perempuan yang telah menerima transplantasi rahim di Swedia. Sementara di Inggris, prosedur pertama akan dilakukan tahun depan oleh Dr. Richard Smith dari Imperial College London. (Independent)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Unik! Perempuan di California Hamil Lagi saat Sedang Hamil

Unik! Perempuan di California Hamil Lagi saat Sedang Hamil

Health | Sabtu, 04 November 2017 | 08:25 WIB

Memilih Jenis Folat yang Tepat untuk Ibu Hamil

Memilih Jenis Folat yang Tepat untuk Ibu Hamil

Health | Kamis, 02 November 2017 | 17:53 WIB

Minum Segelas Red Wine Tiap Minggu Bikin Perempuan Cepat Hamil

Minum Segelas Red Wine Tiap Minggu Bikin Perempuan Cepat Hamil

Lifestyle | Senin, 30 Oktober 2017 | 20:11 WIB

Sembarang Minum Obat saat Hamil, Waspada Bayi Lahir Katarak

Sembarang Minum Obat saat Hamil, Waspada Bayi Lahir Katarak

Health | Sabtu, 28 Oktober 2017 | 19:15 WIB

Ibu Hamil Jangan Sembarangan Pakai Produk Perawatan Kulit!

Ibu Hamil Jangan Sembarangan Pakai Produk Perawatan Kulit!

Health | Kamis, 26 Oktober 2017 | 10:14 WIB

Ingin Anak Lelaki, Perempuan Ini Operasi Bayi dari Rahim Bumil

Ingin Anak Lelaki, Perempuan Ini Operasi Bayi dari Rahim Bumil

Health | Selasa, 24 Oktober 2017 | 18:00 WIB

Terkini

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Dry Ice Diuji untuk Atasi Kabut Asap, Mengapa Sumsel Masih Diselimuti Asap Pekat Berbahaya?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Terjaring OTT, KPK Periksa Bupati Klaten Hamenang Wajar Ismoyo di Mapolresta Klaten

Jawa Tengah | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Daftar 16 Perusahaan Perkebunan dan HTI Diusut Soal Karhutla Sumsel, Baru PT RAS Punya Tersangka

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Nestle Indonesia Gandeng Kemendag, Perkuat Daya Saing Produk Lokal di Pasar Global

Bisnis | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:49 WIB

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Koalisi Pers Sumsel Desak Evaluasi Pengamanan Demo Usai Tiga Wartawan Dikeroyok

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Kasus Karhutla Sumsel: 16 Perusahaan Diusut, Mengapa Baru PT RAS Ditetapkan Tersangka?

Sumsel | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:21 WIB

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

Dirut Jadi Tersangka Korupsi Nikel, PT CNI Hormati Proses Hukum

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:11 WIB

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

Kejagung Ungkap Alasan Jabatan Kajati Diusulkan Setara Bintang Tiga

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:04 WIB

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Setahun Kepergian Kartini Muljadi, Nilai Kebaikannya Dihidupkan Lewat Tiga Program Sosial

Lifestyle | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

Penyebab Banjir Nepal Bisa Setinggi 25 Meter Terkuak, Dunia Diambang Kiamat?

News | Kamis, 15 Oktober 2026 | 22:02 WIB

×