Kesehatan Perempuan Muda Terus Memburuk Sejak 1990, Kenapa?

Yazir Farouk, Risna Halidi

Senin, 27 November 2017 | 09:13 WIB
Kesehatan Perempuan Muda Terus Memburuk Sejak 1990, Kenapa?
Ilustrasi perempuan stres. (Shutterstock)

Suara.com - Sebagai subyek kesehatan, perempuan telah mengambil wilayah penelitian medis yang lebih luas dibanding laki-laki. Fakta tersebut bahkan sudah menjadi sorotan sejak jauh-jauh hari.

Dalam studi yang menganalisis tren kesehatan di kalangan perempuan dan laki-laki berusia 25 hingga 34 tahun pada 1990 sampai 2014 menunjukkan bahwa kesehatan perempuan semakin memburuk. Sementara kesehatan laki-laki cukup membaik.

Periset dari Universitas Umea and Region Norrbotten di Swedia menunjukkan bahwa pada 1990, sebesar 8,5 persen perempuan merasa kesehatan mereka lebih buruk daripada teman sebayanya.

Pada 2014, tren ini meningkat menjadi sekitar 20 persen perempuan yang berpikiran demikian. Sebaliknya, sebagian besar lelaki menilai kesehatan mereka lebih baik pada akhir masa studi dibandingkan saat awal penelitian.

"Dalam beberapa tahun terakhir, debat publik telah mengangkat isu peningkatan penyakit pada kalangan perempuan. Studi kami sekarang menunjukkan, untuk pertama kalinya, bahwa ada masalah kecenderungan kesehatan serupa di kalangan perempuan muda," kata rekan penulis, Annika Forssen.

Para peneliti di balik penelitian ini melakukan survei berbasis populasi dan berhasil menganalisis 1.811 jawaban dalam studi MONICA di Swedia Utara.

Sebagai bagian dari pemeriksaan kesehatan standar, peserta studi diminta menjawab kuesioner yang mencakup pertanyaan tentang kesehatan diri sendiri.

Hasil penelitian tersebut menunjukkan adanya peningkatan pada masalah kegemukan, kegelisahan dan ketidakpuasan terhadap ekonomi pribadi baik pada perempuan maupun laki-laki.

"Kesehatan yang diperparah secara umum pada orang muda kemungkinan besar menunjukkan peningkatan risiko penyakit dalam jangka pendek maupun jangka panjang. Hasilnya menunjukkan bahwa upaya kesetaraan jender, dan terutama promosi kesetaraan hak terhadap kesehatan untuk laki-laki dan perempuan, perlu dilakukan secara signifikan. Perlu revisi," kata rekan penulis yang lain, Goran Waller.

baca juga

Menurut penelitian ini, kemungkinan penyebab tren kesehatan yang memburuk pada perempuan muda adalah kesempatan kerja yang lebih ketat. Kompetisi tersebut terjadi di profesi yang didominasi perempuan seperti pada bidang kesehatan.

Selain itu, ada juga peningkatan risiko burnout atau stress-related exhaustion disorder, yakni stres yang diartikan dengan adanya rasa gelisah karena merasa tidak setara.

Kekerasan yang dilakukan oleh laki-laki terhadap perempuan juga menjadi salah satu pemicu di mana sistem norma kerap saling bertentangan di mana perempuan dituntut memenuhi harapan dalam norma masyarakat.

Ada juga masalah di mana harapan masyarakat umum seperti tekanan menjadi sukses, aktif secara sosial dan menarik secara fisik yang kian membuat perempuan menjerit.

Hingga saat ini, di pasar tenaga kerja, laki-laki masih dihargai lebih tinggi daripada perempuan meski memiliki tingkat pendidikan yang lebih rendah. Penelitian ini telah dipublikasikan dalam jurnal PLOS One. [zeenews].

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mengapa Jatuh Cinta Bisa Mengubah Perempuan?

Mengapa Jatuh Cinta Bisa Mengubah Perempuan?

Lifestyle | Minggu, 26 November 2017 | 16:53 WIB

Tak Disangka, Donald Trump Jadi "Fashion Influencer", Kok Bisa?

Tak Disangka, Donald Trump Jadi "Fashion Influencer", Kok Bisa?

Lifestyle | Rabu, 22 November 2017 | 07:45 WIB

Memutus Belenggu Budaya Pernikahan Dini

Memutus Belenggu Budaya Pernikahan Dini

News | Selasa, 21 November 2017 | 01:56 WIB

Sonya Go Kembalikan Akupunktur untuk Kesehatan dan Kecantikan

Sonya Go Kembalikan Akupunktur untuk Kesehatan dan Kecantikan

Lifestyle | Senin, 20 November 2017 | 09:49 WIB

Himpitan Ekonomi di DIY Picu Lonjakan Kekerasan Perempuan

Himpitan Ekonomi di DIY Picu Lonjakan Kekerasan Perempuan

News | Sabtu, 18 November 2017 | 06:36 WIB

Suami Bacok dan Tusuk Belasan Kali Perut Istrinya yang Lagi Hamil

Suami Bacok dan Tusuk Belasan Kali Perut Istrinya yang Lagi Hamil

News | Jum'at, 17 November 2017 | 02:06 WIB

Terkini

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Pengumuman Baru MSCI Bikin Rupiah Terus Tertekan

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:44 WIB

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

Perintah Balik ke Jakarta dan Munculnya Dua Sosok Tak Dikenal Sebelum Kematian Sutrimo

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:43 WIB

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

Mendagri Ajak Kementerian dan Lembaga Beri Apresiasi bagi Pemda Berprestasi

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:41 WIB

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Marc Klok Sebut Laga Lawan Sabah FC dan Bali United Penting untuk Persib

Bola | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Desil Berapa yang Nggak Boleh Beli Pertalite? Begini Cara Ceknya!

Otomotif | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Apa Arti Kemajuan Jika Alam Tak Lagi Bisa Bertahan?

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:35 WIB

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Meski Lolos dari Frontier Market, IHSG Tetap Merah Pagi ini di level 6.300

Bisnis | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:18 WIB

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Red Riding Hood Jadi Detektif, Adaptasi Anime TV Dijadwalkan Tayang 2027

Your Say | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

5 Shade Bedak untuk Kulit Cerah agar Wajah Tidak Pucat dan Makeup Flawless

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:15 WIB

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Amplop Suhardiman Amby, KPK Berpeluang Periksa Kapolres Kuansing dan Ajudan Raja Juli

Riau | Kamis, 13 Agustus 2026 | 09:08 WIB

×