PUPR Bangun 3 Bendungan di NTB untuk Tingkatkan Produksi Padi

Fabiola Febrinastri | Suara.com

Senin, 27 November 2017 | 09:05 WIB
PUPR Bangun 3 Bendungan di NTB untuk Tingkatkan Produksi Padi
Pengerjaan 3 bendungan baru di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). (Sumber: Kementerian PUPR)

Suara.com - Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR), saat ini tengah menyelesaikan 3 bendungan baru di Pulau Sumbawa, Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB). Ketiga bendungan itu adalah Tanju dan Mila, di Kabupaten Dompu, dan Bintang Bano di  Kabupaten Sumbawa Barat (KSB).

Kehadiran infrastruktur yang dibangun dengan biaya besar tersebut, salah satunya bertujuan untuk meningkatkan produksi padi Pulau Sumbawa, dari saat ini berkisar 3-4 ton/ha menjadi 5-6 ton/ha untuk padi konvensional dan 8-10 ton/ha dengan metode system of rice intecifiation (SRI).
 
Pembangunan ketiga bendungan tersebut merupakan bagian dari program pembangunan 65 bendungan pada 2015-2019, yang merupakan bagian dari Nawa Cita Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla dalam mewujudkan ketahanan air dan kedaulatan pangan nasional.  

Saat meninjau progres konstruksi Bendungan Bintang Bano minggu lalu, Menteri PUPR, Basuki Hadimuljono mengatakan, akhir 2018 dijadwalkan sudah rampung dan awal 2019 dapat dilakukan penggenangan dan segera dirasakan manfaatnya. Progres konstruksi saat ini sudah 55,4 persen,  dengan kapasitas tampungan 65,84 juta meter kubik, dan akan menjadi yang terbesar di NTB.



Bendungan Tanju ditargetkan akan bisa dilakukan penggenangan pada akhir 2017, dan Bendungan Mila pada 2018. Pembangunan keduanya merupakan bagian dari sistem irigasi Rababaka kompleks (SIRK). Rababaka sendiri merupakan nama sungai besar di Kabupaten Dompu yang cukup potensial untuk pengembangan pertanian beririgasi teknis di wilayah ini.

Namun karena keterbatasan lahan, maka potensi air yang relatif besar tersebut hanya dimanfaatkan untuk mengairi daerah irigasi (DI) Rababaka eksisting seluas 1.689 ha. Selebihnya tidak termanfaatkan dan terbuang ke laut hingga 40 juta m3 per tahun.

Sementara itu, di sebelah kanan Sungai Rababaka terdapat Sungai Tanju dan Sungai Mila yang memiliki aliran (inflow) kecil, namun areal  irigasi relatif luas, yaitu lebih dari 2.350 ha dan kerap kekurangan air pada musim kemarau.  Untuk mengatasi tantangan tersebut, Kementerian PUPR melalu Balai Wilayah Sungai Nusa Tenggara 1 melakukan pengelolaan ketiga sungai tersebut dalam satu sistem, yakni SIRK.

Tujuan dari pekerjaan ini adalah untuk menangkap dan mengalirkan air dari Sungai Rababaka sebesar 3,2 m3/dt, dengan cara membagi kapasitas air melalui saluran interbasin ke Sungai Mila dan mengisi tampungan Bendungan Mila sebesar 1,3 m3/detik dan sebagian lagi dialirkan ke Sungai Tanju sebesar 1,9 m3/detik, yang ditampung oleh Bendungan Tanju.

"Bendungan Tanju dan Mila tidak akan optimal  tanpa adanya saluran interbasin," kata Basuki, beberapa waktu lalu.

Kapasitas tampung Bendungan Tanju 18,4 juta m3, akan mengairi area irigasi baru seluas 2.350 ha dan sumber air baku 50 lt/detik untuk sekitar 4.000 ribu sambungan rumah. Bendungan Mila berkapasitas 6,1 juta m3, yang akan dimanfaatkan untuk meningkatkan intensitas tanam, khususnya musim tanam III pada DI Rababaka seluas 1.689 ha.



Di samping Bendungan, pemerintah juga membangun Bendung Pengalih, saluran interbasin sepanjang 17 km dan bangunan pembagi aliran air ke masing-masing bendungan. Di sini terdapat 2 terowongan yang dibangun, yaitu terowongan I yang berada sebelum Bendungan Mila sepanjang 662 m dan terowongan II, yang dibangun sebelum Bendungan Tanju sepanjang 1,7 km.  Keduanya berdiamter 3 m.

Terowongan I, saat ini sudah berhasil tembus namun untuk perkuatan dindingnya (pembetonan) akan dilakukan pada 2018, bersamaan dengan konstruksi terowongan II.

Poyek pembangunan Bendung Pengalih dan Saluran Interbasin untuk Bendungan Tanju dan Bendungan Mila dikerjakan oleh PT. Nindya Karya (Persero) secara multiyears 2013-2018, dengan alokasi anggaran sebesar Rp348,5 miliar. Alokasi anggaran tahun 2017 sebesar Rp119,1 miliar, dengan penyerapan keuangan Oktober sebesar 93 persen dan progres fisik 98 persen.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan

Anggaran Rp14 Miliar untuk 72 Mobil Listrik, Pemprov NTB Dikritik Lakukan Pemborosan

Entertainment | Jum'at, 13 Maret 2026 | 17:14 WIB

Cerita Inspiratif: Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Produksi Batu Bata dan Batako

Cerita Inspiratif: Desa Manemeng Perkuat Ekonomi Lokal Lewat Produksi Batu Bata dan Batako

Video | Minggu, 08 Maret 2026 | 20:53 WIB

Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi

Legendaris Tiap Ramadan, Pasar Takjil Benhil Tak Pernah Sepi

Foto | Rabu, 04 Maret 2026 | 18:49 WIB

Effortlessly Stylish Ramadan: Contek Gaya Nikita Willy, Indra Priawan, Jessica Mila & Andrew White

Effortlessly Stylish Ramadan: Contek Gaya Nikita Willy, Indra Priawan, Jessica Mila & Andrew White

Lifestyle | Selasa, 03 Maret 2026 | 14:30 WIB

Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga

Gubernur NTB Koordinasi dengan Dubes Timur Tengah Pastikan Keselamatan Warga

News | Senin, 02 Maret 2026 | 07:59 WIB

Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar

Polda NTB Telusuri Identitas Asli Bandar B Alias Boy, Diduga Suap AKBP Didik Rp1,8 Miliar

News | Jum'at, 27 Februari 2026 | 16:55 WIB

Fenomena War Takjil! Berburu Kudapan Berbuka jadi Ajang Seru-seruan Lintas Agama

Fenomena War Takjil! Berburu Kudapan Berbuka jadi Ajang Seru-seruan Lintas Agama

News | Kamis, 19 Februari 2026 | 18:35 WIB

Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya

Profil Zian Fahrezi Qori Cilik dari Bima, Juara Dunia MTQ di Irak dan Sederet Prestasinya

Lifestyle | Jum'at, 13 Februari 2026 | 18:09 WIB

Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga

Sengketa Lahan Bendungan Jenelata di Gowa, BAM DPR Desak Penyelesaian yang Adil bagi Warga

News | Rabu, 11 Februari 2026 | 20:53 WIB

Gila! Edarkan Sabu dari Rumah Dinas, Kasat Narkoba Polres Dipecat

Gila! Edarkan Sabu dari Rumah Dinas, Kasat Narkoba Polres Dipecat

Video | Selasa, 10 Februari 2026 | 21:45 WIB

Terkini

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Ketum Gekrafs Ngamuk Ide dan Editing Dihargai Nol: Bebaskan Amsal Sitepu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:13 WIB

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Purbaya Akan Mutasi Ratusan Pegawai Ditjen Anggaran ke DJP

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 14:08 WIB

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Mentan Amran: Etanol Bisa Gantikan Pertalite dan Pertamax di Masa Depan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:55 WIB

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Kolaborasi Telkom dan AYS Indonesia Dorong Pemulihan Ekosistem Alam di Tarakan

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:44 WIB

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Pemerintah Klaim Mudik dan Arus Balik 2026 Berjalan Lancar

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:40 WIB

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

IHSG Semakin Menurun di Sesi I, 453 Saham Kebakaran

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 13:19 WIB

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Rupiah Makin Keok saat Harga Minyak Meroket, Pengamat Ungkap Kabar Buruk

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:47 WIB

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Daftar Harga Pangan yang Naik Pasca lebaran, Bawang Melonjak Tajam!

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:20 WIB

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

BRI Dorong UMKM Desa Hendrosari Lewat Program Desa BRILiaN dan Wisata Lontar Sewu

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 12:11 WIB

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Emas Dunia Berpotensi Tertekan, Pengamat: Penurunan Harga Hanya Sementara

Bisnis | Senin, 30 Maret 2026 | 11:54 WIB