Awas, Sering Tak Sarapan Bisa Bahayakan Jantung!

Ririn Indriani

Jum'at, 19 Januari 2018 | 07:49 WIB
Awas, Sering Tak Sarapan Bisa Bahayakan Jantung!
Ilustrasi puasa atau tidak makan. (Shutterstock)

Suara.com - Apakah Anda tipe orang yang tidak suka sarapan? Jika ya, ada baiknya mulailah membiasakan diri untuk makan pagi dari sekarang.

Pasalnya, sering tidak sarapan dapat meningkatkan risiko Anda untuk terkena aterosklerosis. Aterosklerosis adalah kondisi di mana pembuluh darah mengeras dan menyempit karena adanya penumpukan plak.

Aterosklerosis dapat menyebabkan serangan jantung, stroke, dan komplikasi penyakit jantung lainnya. Bagaimana bisa? Simak ulasan lengkap dari Hello Sehat.

Sebuah penelitian di Spanyol mengamati kebiasaan, pola makan, dan asupan kalori harian dari lebih empat ribu orang dewasa berusia 40 sampai 55 tahun yang tidak memiliki riwayat penyakit jantung sebelumnya, lalu para peserta dibagi menjadi tiga kelompok.

Kelompok pertama terdiri dari peserta yang tidak sarapan sama sekali atau hanya sedikit saja — hanya minum kopi ataupun jus jeruk untuk sarapan pagi. Kelompok kedua adalah peserta yang porsi sarapannya mencukupi sekitar 5 sampai 20 persen dari kebutuhan kalori harian, biasanya makan roti atau kue dengan kopi atau jus.

Kelompok ketiga adalah kelompok yang sarapan lengkap dengan roti, buah-buahan, daging, sereal, beserta kopi dan jus.

Penelitian tersebut menemukan peserta pada kelompok yang tidak sarapan memiliki peningkatan risiko perkembangan plak di pembuluh darah satu setengah kali lebih tinggi ketimbang kelompok ketiga, yang sarapannya komplit.
Kelompok pertama juga memiliki risiko aterosklerosis yang paling tinggi dan cenderung memiliki gaya hidup dan pola makan yang lebih buruk bagi jantung.

Mengapa Tidak Sarapan Berbahaya bagi Jantung?
Penelitian ini tidak membuktikan bahwa jarang sarapan dapat membahayakan jantung secara langsung. Penumpukan plak di pembuluh darah tidak benar-benar disebabkan oleh kebiasaan melewatkan sarapan pagi.

Akan tetapi, ada beberapa alasan mengapa tidak sarapan bisa meningkatkan risiko gangguan jantung, seperti aterosklerosis.

Tidak sarapan adalah kebiasaan yang tidak sehat. Maka, biasanya orang yang jarang sarapan di pagi hari berkaitan dengan gaya hidup yang kurang baik, seperti merokok, minum alkohol berlebihan, kebanyakan asupan kalori, dan tidak memerhatikan keseimbangan zat gizi waktu makan.

Selain itu, orang yang tidak sarapan juga lebih rentan memiliki lingkar pinggang yang lebar serta indeks massa tubuh (BMI), tekanan darah, kadar lemak darah, dan gula darah tinggi.  Jadi, sesungguhnya gaya hidup yang kurang sehat (dengan salah satu “gejala”nya yaitu tidak sarapan) adalah penyebab utama penyakit jantung.

Peneliti juga menyebutkan bahwa tidak sarapan pagi mungkin menghasilkan efek negatif pada hormon pengatur nafsu makan, gula darah, dan insulin. Hal-hal inilah yang kemudian dapat menyebabkan peningkatan risiko aterosklerosis.

Di sisi lain, orang yang rajin sarapan cenderung lebih mampu mengatur asupan kalori dan keseimbangan nutrisinya sehari-hari. Sarapan juga membuat Anda kenyang lebih lama sehingga tidak kalap makan di siang atau sore hari.

Dengan begitu, Anda bisa menghindari risiko penumpukan plak di pembuluh darah yang akan meningkatkan risiko aterosklerosis.

Menu Sarapan yang Baik Bagi Jantung
Peneliti merekomendasikan prinsip sederhana dalam memilih sarapan pagi yang sehat untuk jantung, yaitu pilih makanan yang dapat memberikan Anda energi untuk sepanjang hari dan mencegah lonjakan kadar gula darah.

Sarapan dengan makanan yang mengandung protein dan serat yang tinggi akan memberikan Anda energi yang cukup dan membantu mengurangi rasa lapar, sehingga Anda tidak tergoda dengan camilan di antara waktu makan.

Menu sarapan yang baik adalah oatmeal (bubur gandum) dengan buah-buahan, telur rebus, nasi merah, atau yogurt. Hindari makanan yang digoreng karena bisa menambahkan jumlah kalori yang tidak sehat.

Jadi, mulai sekarang rutinlah sarapan dengan menu yang sehat untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Diet Sebulan Turun 10 Kg, Normal?

Diet Sebulan Turun 10 Kg, Normal?

Health | Rabu, 17 Januari 2018 | 18:27 WIB

Berat Badan Lelaki Ini Turun 52 Kilo Gara-gara Makan Keju!

Berat Badan Lelaki Ini Turun 52 Kilo Gara-gara Makan Keju!

Health | Sabtu, 13 Januari 2018 | 12:17 WIB

Makan di Jam yang Sama Setiap Hari Bisa Melawan Demensia

Makan di Jam yang Sama Setiap Hari Bisa Melawan Demensia

Health | Jum'at, 05 Januari 2018 | 11:40 WIB

Terkini

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Menolak Bungkam! Rakyat Kecil di Kota Bogor Tuntut Keadilan Hak Tanah yang Diduga Diserobot

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:39 WIB

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Tukang Cukur dan Camat Sudah Minta Maaf, Netizen Masih Buru Pelaku Perekam Video Viral

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:31 WIB

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Tanggapi Insiden Tukang Cukur di Rancabungur, Bupati Bogor: Mari Bersama Maknai Kemerdekaan

Bogor | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Cara Seru Jakarta Ajak Ratusan Pelajar Kenali Pariwisata Berkelanjutan

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 23:11 WIB

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Nekat Panjat Atap Hingga Bakar Dua Motor, Evakuasi Pria ODGJ di Cibadak Sukabumi Menegangkan

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:52 WIB

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

BRI Perluas Akses Pembiayaan KUR Petani di Bengkayang Guna Swasembada Pangan

Bri | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:43 WIB

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Retribusi Melempem, Benyamin Davnie Bentuk Perseroda 'Citra Anggrek Mandiri' Kelola Pasar Tangsel

Banten | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

Geledah Jateng-Jatim, KPK Cari Bukti untuk Tetapkan Tersangka Baru dalam Kasus Suap Pajak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:29 WIB

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Bupati Brebes Temui Siswa Sespimmen Polri, Bahas Persoalan Pupuk Subsidi

Jawa Tengah | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:28 WIB

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Kembalikan Hak Pejalan Kaki, Pemkot Bandung Tertibkan Bangunan Liar di Jalan Rajawali

Jabar | Kamis, 13 Agustus 2026 | 22:26 WIB

×