Waspada Giardiasis, Penyakit yang Mengincar Para Pelancong

Ririn Indriani, Risna Halidi

Rabu, 31 Januari 2018 | 07:28 WIB
Waspada Giardiasis, Penyakit yang Mengincar Para Pelancong
Ilustrasi pelancong menikmati liburan di pantai. (Shutterstock)

Suara.com - Giardiasis merupakan penyakit yang paling umum dialami oleh para pelancong atau wisatawan. Penyakit ini merupakan infeksi yang terjadi pada bagian usus yang disebabkan oleh parasit giardialamblia, penyebab utama diare.

Penyakit giardiasis sebenarnya bisa hilang setelah beberapa minggu dan tidak menyebabkan masalah serius, tapi kondisi ini kerap membuat pelancong merasa tak nyaman saat bepergian.

Sekarang para ilmuwan telah menemukan jawaban bagaimana parasit ini dapat menyebabkan rasa tak nyaman dan membuat orang menjadi sakit.

Kata ilmuwan, parasit giardia dapat meniru fungsi sel manusia dengan memecah sel di usus lalu masuk ke dalamnya. Hal ini memungkinkan bakteri yang sudah ada dalam tubuh untuk bergabung dan makan dari nutrisi yang sama.

"Karena giardia telah memecahkan hambatan sel dan membuat nutrisi terbuka, bakteri oportunistik lainnya bergerak untuk memanfaatkan makanan siap saji ini," kata salah satu penulis studi, Dr Kevin Tyler, dari sekolah kedokteran UEA Norwich berbicara kepada BBC.

Dr Tyler juga mengatakan alasan mengapa beberapa orang sangat mudah terkena giardiasis, dan beberapa lainnya memiliki daya tahan tubuh yang kuat.

"Beberapa orang memiliki usus yang didominasi oleh bakteri baik yang dapat mencegah peradangan atau melindungi dari penyakit," katanya.

Penelitiannya tersebut dipublikasikan dalam jurnal GigaScience.

Perlu diketahui bahwa setiap tahun, ada 500.000 kasus giardiasis yang berhasil tercatat. Penyakit ini biasa diderita wisatawan yang terkontaminasi air minum atau makanan yang tidak higienis.

Gejala dari giardiasis meliputi diare berat, sakit perut, kembung, dan kelelahan.

Meski ada di seluruh dunia, kondisi ini lazim ditemukan di negara-negara berkembang dan merupakan salah satu penyakit lambung yang paling umum terjadi pada backpacker.

Inilah sebabnya mengapa minuman dan suplemen probiotik yang kaya akan bakteri baik, sangat membantu dalam mengobati giardiasis yang diderita pelancong atau wisatawan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Dongkrak Wisatawan, Gunung Sasak Akan Dijadikan Destinasi Wisata

Dongkrak Wisatawan, Gunung Sasak Akan Dijadikan Destinasi Wisata

Lifestyle | Senin, 29 Januari 2018 | 22:50 WIB

Taman Nasional Komodo Bakal Batasi Wisatawan, Mengapa?

Taman Nasional Komodo Bakal Batasi Wisatawan, Mengapa?

Lifestyle | Sabtu, 20 Januari 2018 | 09:29 WIB

Wisatawan Makan Bakso di Kulonprogro Kaget Dipatok Harga Selangit

Wisatawan Makan Bakso di Kulonprogro Kaget Dipatok Harga Selangit

News | Kamis, 04 Januari 2018 | 11:11 WIB

Terkini

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Sering Dianggap Ganas, Padahal Sebagian Besar Tumor Otak Bersifat Jinak

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 15:14 WIB

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Kasus Dermatitis pada Bayi dan Anak Terus Meningkat, Ini Cara Cegah Eksim Si Kecil Kambuh

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 09:45 WIB