Array

Bercak Saat Hamil, Amankah?

Kamis, 08 Februari 2018 | 13:38 WIB
Bercak Saat Hamil, Amankah?
Ilustrasi bercak saat hamil. (Shutterstock)

Suara.com - Salah satu masalah umum yang dihadapi perempuan saat hamil adalah mengalami bercak. Dilansir dari Boldsky, bercak adalah adanya darahan yang keluar dari vagina saat hamil. Tidak semua perempuan mengalami perdarahan selama masa kehamilan, oleh karena itu, wajar jika bercak kerap menimbulkan rasa khawatir.

Masalahnya, apakah bercak normal selama kehamilan? Statistik menunjukkan bahwa setidaknya 20 persen perempuam mengalami bercak setidaknya satu kali pada kehamilan mereka. Bercak dikatakan normal jika jumlah minimal seperti sebuah titik. Biasanya darah yang keluar saat bercak berwarna merah muda atau coklat dan tidak merah padam.

Dalam kasus lain, jika jumlah darah keluar lebih banyak, Anda mungkin sedang mengalami perdarahan dan harus segera didiagnosis oleh ginekolog Anda.

Sebagian besar dari kita sekarang tahu bahwa perdarahan yang sedikit selama kehamilan adalah hal normal, namun Anda juga harus memahami penyebabnya. Berikut adalah beberapa alasan mengapa bercak kerap terjadi pada kehamilan.

1. Bercak saat implantasi
Beberapa perempuan mengalami perdarahan saat sel telur baru saja dibuahi dan masuk ke dalam rahim. Ketika sel telur mencoba menempel pada dinding rahim, sedikit darah mungkin akan muruh dan menimbulkan bercak.

2. Kehamilan ektopik
Bercak adalah salah satu tanda pertama kehamilan ektopik. Kondisi ini terjadi saat embrio tumbuh di luar rahim di dalam tuba falopi.

3. Iritasi pada serviks
Kehamilan mengubah banyak hal di dalam tubuh kita. Hormon kehamilan dapat menyebabkan iritasi pada serviks di awal kehamilan, yang juga dapat menyebabkan bercak.

4. Infeksi
Infeksi tertentu yang sama sekali tidak terkait dengan kehamilan seperti infeksi di vagina dapat menyebabkan pendarahan. Kondisi ini harus segera diobati.

5. Bercak karena hubungan seksual
Berhubungan seks selama kehamilan dapat menyebabkan bercak yang normal. Namun, Anda disarankan untuk mengikuti petunjuk dari ginekolog Anda sebelum berhubungan seks.

Baca Juga: Ayah di Lantai RS Hitung Koin Uang Demi Pengobatan Bayinya

Pendarahan pada trimester kedua atau ketiga bisa disebabkan oleh berbagai alasan seperti plasenta previa atau persalinan prematur. Tapi jangan panik terlebih dahulu, Anda bisa mengunjungi ginekolog jika merasakan ada sesuatu yang salah.

Mereka akan melakukan pemeriksaan menyeluruh untuk memastikan semuanya aman dan sehat. Karena itu, berhati-hatilah dan cobalah membaca tanda-tanda tubuh Anda.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI