Salah Diagnosis Gejala Serangan Jantung Pada Perempuan

Vania Rossa, Risna Halidi

Jum'at, 23 Februari 2018 | 14:08 WIB
Salah Diagnosis Gejala Serangan Jantung Pada Perempuan
Ilustrasi serangan jantung. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Sebuah penelitian yang diterbitkan Jurnal Circulation, hampir 30 persen perempuan yang mengalami serangan jantung, pernah mencari perawatan medis namun mendapatkan diagnosis yang salah.

Salah diagnosis tersebut diduga akibat gejala penyakit jantung yang lebih beragam pada perempuan.

Hasil ini ditemukan setelah peneliti dari Yale School of Public Health melakukan wawancara kepada hampir 3.000 pasien serangan jantung berusia di bawah 55 tahun, yang sepertiganya adalah perempuan.

Bila sebagian besar (90 persen) pasien serangan jantung ditandai dengan nyeri dada atau sesak nafas, perempuan lebih mungkin mengalami gejala lain seperti gangguan pencernaan, mual, sakit perut, sesak nafas, serta nyeri pada rahang, leher, dan bahu.

Hampir 62 persen perempuan juga memiliki tiga atau lebih gejala dibanding lelaki yang hanya 55 persen.

Gejala beragam itulah yang dapat mengalihkan perhatian dokter tentang apa yang sebenarnya terjadi. Itu juga mengapa banyak perempuan yang menderita penyakit jantung mendapat diagnosis yang salah sebelum akhirnya mendapatkan perawatan.

Selain itu, perempuan juga cenderung menunggu lebih lama melakukan konsultasi ke dokter dibanding lelaki. Saat gejala serius terjadi, perempuan membutuhkan waktu rata-rata 3,2 jam untuk mencari pertolongan ke rumah sakit dibanding lelaki yang rata-rata membutuhkan waktu 2,4 jam.

Salah tafsir penyakit sebenarnya memengaruhi kedua jenis kelamin. Itu terbukti setelah separuh dari responden mengaku jika dirinya merasa menderita penyakit lain dan bukan serangan jantung.

Jika perempuan mengira dirinya tengah mengalami kecemasan, lelaki lebih cenderung menyalahkan nyeri otot atas gejala serangan jantung.

baca juga

Temuan ini menggarisbawahi betapa pentingnya bagi orang-orang dan dokter untuk mengenali gejala serangan jantung selain nyeri dada, terutama di kalangan kelompok berisiko rendah seperti orang yang masih muda.

Mengetahui tanda-tanda serangan jantung lebih awal dapat membuat banyak perbedaan dalam menangani serangan jantung yang tiba-tiba.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Serangan Jantung Sering Terjadi di Pagi Hari, Mengapa?

Awas! Serangan Jantung Sering Terjadi di Pagi Hari, Mengapa?

Health | Senin, 19 Februari 2018 | 06:30 WIB

Jangan Anggap Sepele, Flu Bisa Memicu Serangan Jantung!

Jangan Anggap Sepele, Flu Bisa Memicu Serangan Jantung!

Health | Kamis, 15 Februari 2018 | 08:33 WIB

Studi: Migrain Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Studi: Migrain Tingkatkan Risiko Penyakit Kardiovaskular

Health | Minggu, 04 Februari 2018 | 10:48 WIB

Terkini

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Dewa United Perkenalkan Eks Timnas, David Singleton jadi Pelatih Baru

Sport | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 23:10 WIB

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Dari Selera Hingga Nutrisi, Riset Ilmiah IPB Siapkan Standardisasi Baru Makanan Kucing

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 22:01 WIB

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

Bamsoet jadi Wantimpres, Bahlil Singgung PAW Anggota DPR

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:55 WIB

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

Anggota Wantimpres Siap Beri Masukan ke Prabowo: Agar Lebih Terarah dan Terukur

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:42 WIB

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

Ariawan Titip Pesan ke KWP 2026-2028: Jangan Pecah, Tetap Kompak dan Solid

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:27 WIB

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Memelihara Ikan Hias Tak Cuma untuk Penghobi, Bisa Jadi Aktivitas Seru Bareng Keluarga

Lifestyle | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:23 WIB

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

Margarito soal Gugatan Ijazah Gibran di MK: Saya Tak Mengerti Kenapa Disidangkan

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:15 WIB

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

KWP Punya Nahkoda Baru, Ariawan: Jaga Kekompakan dan Solidaritas!

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:08 WIB

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Review The Early Spring: Pahit Manisnya Dunia Kerja Korporat!

Your Say | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 21:00 WIB

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

7 Pekan Pascagempa Nagekeo, Warga Masih Butuh Bantuan dan Pendampingan Psikososial

News | Jum'at, 02 Oktober 2026 | 20:55 WIB

×