Pergi ke Tukang Cukur Bisa Bikin Anda Lebih Sehat

Dythia Novianty | Firsta Nodia | Suara.com

Kamis, 15 Maret 2018 | 09:57 WIB
Pergi ke Tukang Cukur Bisa Bikin Anda Lebih Sehat
Ilustrasi seornag lelaki berkunjung ke Barbershop. [Shutterstock]

Suara.com - Studi terkini menunjukkan bahwa berkunjung ke barbershop tak hanya membuat rambut Anda menjadi lebih rapi dengan hasil pangkasan mereka, namun dapat sekaligus meningkatkan kesehatan.

Temuan yang dipublikasikan di New England Journal of Medicine, menunjukkan bahwa lelaki kulit hitam dengan riwayat tekanan darah tinggi yang mengunjungi barbershop atau gerai cukur rambut secara signifikan, mengalami penurunan tekanan darah yang lebih baik enam bulan kemudian.

Menurut studi tersebut, orang kulit hitam memiliki tingkat tekanan darah tinggi tertinggi dibandingkan kelompok ras, etnis atau gender lainnya. Mereka juga cenderung enggan pergi ke dokter jika mengalami keluhan penyakit dibandingkan perempuan berkulit hitam.

Untuk mendapatkan temuan ini, peneliti melibatkan 319 lelaki kulit hitam di Los Angeles. Responden dalam penelitian ini berusia 35 sampai 79 tahun dan memiliki pengukuran tekanan darah sistolik 140 atau lebih. Tingkat tekanan darah yang disebut normal sendiri adalah 120/80 atau kurang, sedangkan tingkat tekanan darah tinggi ditunjukkan pada angka 140/90 atau lebih tinggi.

Setiap bulan para responden ini mendatangi gerai pangkas rambut untuk merapikan rambut mereka. Seperti diketahui, para tukang pangkas rambut memiliki kedekatan tersendiri dengan pelanggan mereka.

Peneliti pun meminta para pemangkas rambut merekomendasikan responden yang menjadi pelanggan mereka, untuk mengunjungi apoteker demi mengontrol tekanan darahnya.

"Para tukang pangkas rambut berbicara kepada pelanggan mereka tentang tekanan darah dan perubahan gaya hidup sehat serta mendorong mereka untuk menemui penyedia layanan kesehatan," ujar peneliti yang tak disebutkan namanya.

Para peneliti menemukan, hampir 64 persen lelaki yang berkunjung ke barbershop setiap bulan dan melakukan rekomendasi tukang cukur mereka untuk mengunjungi apoteker, mengalami penurunan tekanan darah hingga 130/80, enam bulan kemudian.

Para peneliti meyakini intervensi tersebut berhasil karena lelaki umumnya lebih percaya dengan omongan para kaum sejenisnya. Dalam hal ini para tukang cukur rambut yang menjadi langganan mereka menyampaikan pesan kesehatan dengan cukup baik sehingga membuat pelanggan mereka mau memeriksakan tekanan darah mereka secara teratur. [Time]

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Benarkah Masturbasi Picu Tekanan Darah Tinggi?

Benarkah Masturbasi Picu Tekanan Darah Tinggi?

Health | Senin, 29 Januari 2018 | 18:46 WIB

Potong Rambut, Saat Kering atau Basah?

Potong Rambut, Saat Kering atau Basah?

Lifestyle | Rabu, 29 November 2017 | 10:57 WIB

Ternyata Separuh Orang Saat Ini Alami Tekanan Darah Tinggi

Ternyata Separuh Orang Saat Ini Alami Tekanan Darah Tinggi

Health | Jum'at, 17 November 2017 | 07:00 WIB

Enrico Soesila ke Belanda Demi Jadi Tukang Cukur

Enrico Soesila ke Belanda Demi Jadi Tukang Cukur

Lifestyle | Senin, 13 November 2017 | 08:00 WIB

Awas, Hipertensi Tak Terkontrol Bisa Picu Impotensi

Awas, Hipertensi Tak Terkontrol Bisa Picu Impotensi

Health | Rabu, 18 Mei 2016 | 17:55 WIB

6 Penyakit Serius yang Ditandai Dengan Sakit Kepala

6 Penyakit Serius yang Ditandai Dengan Sakit Kepala

Health | Senin, 28 Maret 2016 | 16:21 WIB

Terkini

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Diet Vegan Kurangi Emisi Gas Rumah Kaca Hingga 55 Persen, Apa Buktinya?

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 21:35 WIB

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Lebih dari Sekadar Nutrisi, Protein Jadi Kunci Hidup Aktif dan Sehat

Health | Selasa, 05 Mei 2026 | 08:24 WIB

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Kisah Dera Bantu Suami Melawan Penyakit GERD Melalui Pendekatan Holistik

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 22:10 WIB

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Dari Antre Panjang ke Serba Cepat, Smart Hospital Ubah Cara Rumah Sakit Layani Pasien

Health | Senin, 04 Mei 2026 | 15:07 WIB

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Berat Badan Tak Kunjung Naik? Susu Flyon Jadi Salah Satu Solusi yang Dilirik

Health | Sabtu, 02 Mei 2026 | 12:00 WIB

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Lebih Banyak Belum Tentu Lebih Baik: Fakta Mengejutkan di Balik Kebiasaan Konsumsi Suplemen Anda

Health | Kamis, 30 April 2026 | 18:40 WIB

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Nyeri Lutut pada Perempuan Tak Boleh Dianggap Sepele, Mesti Waspada Hal Ini

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:49 WIB

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Olahraga Bukan Hanya Soal Kompetisi bagi Anak: Bisa Jadi Cara Seru Membangun Gaya Hidup Aktif

Health | Kamis, 30 April 2026 | 11:38 WIB

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Studi Ungkap Mikroplastik Ditemukan di Dalam Tubuh Manusia, Bisa Picu Gangguan Pencernaan

Health | Kamis, 30 April 2026 | 10:50 WIB

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Kebutuhannya Berbeda dengan Dewasa, Ini 5 Alasan Si Kecil Perlu ke Dokter Gigi Anak

Health | Kamis, 30 April 2026 | 06:08 WIB