Menangis Ternyata Menyehatkan, Ini Penjelasan Ilmiahnya

Ririn Indriani

Sabtu, 24 Maret 2018 | 17:15 WIB
Menangis Ternyata Menyehatkan, Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi perempuan menangis. (Shutterstock)

Suara.com - Berapa banyak di antara Anda yang lega setelah melampiaskan dan mengeluarkan emosi dalam bentuk tangisan? Alasan emosional yang memicu timbulnya keinginan untuk menangis dan mengeluarkan air mata dapat beragam.

Namun semuanya bertujuan untuk mengembalikan emosi Anda yang sempat terpuruk ke kondisi normal. Bahkan, menangis merupakan aktivitas dan respons emosional yang menyehatkan. Mengapa? Karena dapat membantu Anda mengeluarkan senyawa kimia negatif dari dalam tubuh.

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh Dr. William H. Frey II, biochemist di St Paul-Ramsey Medical Centre di Minnesota menemukan bahwa senyawa kimia yang keluar, karena dipicu emosi atau stres, berbeda dengan jenis air mata yang keluar karena faktor pemicu dari lingkungan sekitar seperti iritasi.

Air mata yang keluar, karena dorongan emosi mengandung hormon protein seperti prolactin, adrenocorticotropic, dan leucine enkephalin, yang merupakan penghilang rasa sakit alami. Semuanya merupakan respons asli tubuh terhadap kondisi stres.

Air mata yang dikeluarkan saat adanya dorongan emosi atau tekanan mental dapat membantu penyaluran emosi yang lebih sehat. Tidak hanya dengan mengeluarkan senyawa kimia beracun dari dalam tubuh, tapi juga dengan hal-hal berikut, dilansir dari Meet Doctor.

1. Melepas stres
Tangisan yang Anda keluarkan dapat mengurangi rasa stres yang dapat memiliki efek merusak pada kesehatan fisik dalam jangka panjang, seperti menyebabkan munculnya penyakit jantung, tekanan darah tinggi serta adanya diabetes tipe 2, bahkan obesitas.

Hal inilah yang menyebabkan setelah mengeluarkan air mata, emosi terasa seperti mengalami perbaikan. Air mata yang dikeluarkan dalam kondisi emosional, terbukti memiliki level adrenocorticotrophic atau ACTH yang tinggi, tidak seperti di dalam air mata refleks.

Dengan keluarnya senyawa kimia ini dari dalam tubuh, hormon kortisol pun tidak dipicu untuk keluar sehingga tidak menyebabkan masalah kesehatan.

2. Air mata membantu Anda mengatasi duka
Tidak hanya menghilangkan senyawa beracun dari dalam tubuh, menangis juga dapat memberikan manfaat psikologis dengan meningkatkan mood, serta membantu diri menyesuaikan dengan situasi berduka.

baca juga

Dengan menangis di waktu tertekan, emosi yang dikeluarkan cenderung berasal dari emosi terdalam yang akhirnya bisa teratasi dan memberikan kelegaan secara emosional dan bahkan fisik.

‘Pembersihan’ emosi dapat terjadi melalui mengeluarkan tangisan, diikuti dengan empati jika sedang berhadapan dengan orang yang menangis. Empati sendiri merupakan emosi yang menyehatkan bagi kondisi psikologis siapapun.

Dua manfaat tersebut bukan lantas menganjurkan Anda untuk banyak menangis, karena terlalu banyak menangis malah dapat mengindikasikan adanya masalah kejiwaan yang serius, seperti depresi, post-traumatic stress dan depresi seusai persalinan.

Terapi mengeluarkan emosi melalui tangisan sendiri tidak selalu bekerja secara efektif bagi semua orang, terutama mereka yang menderia gangguan emosional yang biasanya kebal terhadap kelegaan setelah menangis.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tak Ingin Menangis Saat Kupas Bawang Merah, Ambil Sunion Saja!

Tak Ingin Menangis Saat Kupas Bawang Merah, Ambil Sunion Saja!

Lifestyle | Kamis, 21 Desember 2017 | 13:19 WIB

Bunda Jangan Panik, Bayi Menangis Ada Lima Manfaat

Bunda Jangan Panik, Bayi Menangis Ada Lima Manfaat

Health | Rabu, 21 Juni 2017 | 06:51 WIB

Ini Alasan Ilmiah Seseorang Bisa Menangis

Ini Alasan Ilmiah Seseorang Bisa Menangis

Lifestyle | Kamis, 02 Juni 2016 | 11:17 WIB

Terkini

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

Polda Jatim Tahan Tersangka Arisan MeAow, 6 Korban Rugi Rp 4,07 Miliar

News | Kamis, 05 November 2026 | 23:14 WIB

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Cristiano Ronaldo Pensiun dengan Harta Rp22 Triliun, Tiap Tahun Kantongi Rp1 T

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 22:44 WIB

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Dokumen Kependudukan Warga Tangerang Jadi Bungkus Gorengan

Banten | Kamis, 05 November 2026 | 22:38 WIB

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Pengangguran di Jabar Turun Jadi 6,67 Persen, Kabupaten Bekasi Tertinggi

Jabar | Kamis, 05 November 2026 | 22:34 WIB

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Piala Asia 2027 Diundur, Erick Thohir Sebut Timnas Indonesia Justru Diuntungkan

Bola | Kamis, 05 November 2026 | 22:25 WIB

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

Solusi Pakan Sapi di Papua Barat, Pelepah Sawit Diolah Jadi Silase Tahan Lama

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:20 WIB

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

Membaca Peluang AHY Gantikan Gibran Jadi Wapres, Seberapa Terbuka Jalannya?

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:10 WIB

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

Belajar tetapi Dianggap Putus Sekolah, KPAI Soroti Nasib Anak Disabilitas di LKSA

News | Kamis, 05 November 2026 | 22:02 WIB

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

Masuk Ancol Gratis Sampai 12 November, Simak Ketentuannya

News | Kamis, 05 November 2026 | 21:55 WIB

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Soal Pajak, Hashim Pernah Bersengketa dengan Otoritas Jenewa

Bisnis | Kamis, 05 November 2026 | 21:52 WIB

×