8 Jenis Alergi Aneh yang Belum Banyak Orang Ketahui

Ririn Indriani

Senin, 14 Mei 2018 | 08:38 WIB
8 Jenis Alergi Aneh yang Belum Banyak Orang Ketahui
Ilustrasi alergi. (Shutterstock)

2. Alergi Biji Wijen
Jenis alergi ini sangat jarang ditemui, di Amerika hanya ditemukan 0,1% kasus alergi terhadap biji wijen. Penyebabnya adalah jenis protein yang terdapat pada biji wijen.

Meskipun mudah untuk meminta biji wijen tidak disertakan pada makanan Anda, tetapi produk olahan wijen seperti ekstrak wijen atau minyak wijen lebih sulit untuk dipisahkan dari makanan.

Gejala dari alergi biji wijen antara lain kesulitan bernapas, bengkak-bengkak di muka, tenggorokan, dan mulut, hingga timbul gejala asma yang parah. Sama seperti alergi terhadap kacang, mereka yang alergi biji wijen dapat mengalami syok anafilaksis.

Biji wijen. (Shutterstock)

3. Alergi Bahan Kulit
Jenis alergi ini biasanya diketahui setelah Anda memakai sepatu atau aksesoris yang terbuat dari bahan kulit. Jenis alergi ini disebut juga dermatitis kontak yang merupakan salah satu jenis eksim yang dapat mengakibatkan ruam kemerahan pada kulit.

Alergi ini kemungkinan disebabkan oleh suatu senyawa kimia yang digunakan dalam proses tanning atau pewarnaan kulit.

Pencegahan utamanya adalah tidak menggunakan sepatu atau aksesoris berbahan kulit, atau jika menggunakan sepatu kulit Anda bisa memakai kaus kaki terlebih dahulu.

ilustrasi alergi terhadap bahan kulit. (Shutterstock)

4. Alergi Air
Sebagai salah satu kebutuhan dasar dan utama bagi manusia, alergi air bisa jadi menyulitkan dan mengganggu kehidupan sehari-hari. Alergi air dikenal juga sebagai aquagenic urticaria.

urtikaria adalah bahasa medis untuk gatal-gatal yang timbul ketika tubuh bereaksi terhadap sumber alergi. Urtikaria berbentuk ruam kemerahan dan sangat gatal.

Tidak ada penjelasan pasti mengapa seseorang bisa alergi terhadap air dan jenis alergi ini sangatlah langka. Gatal-gatal karena alergi air dapat hilang setelah 15-30 menit dan pemakaian antihistamin bisa mengurangi gejala dari alergi ini.

Ilustrasi membersihkan wajah. [Shutterstock]

5. Alergi Sinar Matahari
Jika alergi air disebut aquagenic urticaria, maka alergi sinar matahari disebut solar urticaria. Gejalanya dapat berupa munculnya ruam dan rasa gatal sekaligus terasa menyengat.

Termasuk jenis alergi yang jarang terjadi, gejala alergi matahari akan timbul kira-kira 30 menit setelah terpapar sinar matahari dan hilang beberapa menit setelah tidak lagi terkena sinar matahari.

Reaksi alergi ini kemungkinan disebabkan oleh sinar ultraviolet. Penggunaan antihistamin dapat mengurangi gejala alergi tetapi tidak dapat mencegah timbulnya reaksi alergi.

Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

6. Alergi Sperma
Termasuk jenis alergi yang sangat jarang terjadi, alergi ini biasanya dialami oleh wanita. Gejalanya adalah rasa gatal dan bengkak pada area vaginal setelah melakukan hubungan seksual.

Pencegahan terbaik adalah penggunaan kondom saat berhubungan intim. Namun pasangan yang sedang dalam program kehamilan dapat dilakukan penyuntikkan untuk mencegah terjadinya alergi.

Jika terapi penyuntikkan tidak bekerja dengan baik, maka inseminasi buatan alias program IVF (bayi tabung) dapat menjadi opsi selanjutnya.

7. Alergi Olahraga
Hanya ada 1000 kasus alergi olahraga yang dilaporkan semenjak 1970. Ada dua jenis alergi olahraga, jenis yang pertama muncul karena penderitanya makan sebelum olahraga.

Jenis kedua, muncul begitu saja tanpa berhubungan dengan makanan. Gejala yang ditimbulkan dari alergi ini beragam, dari gatal-gatal hingga syok anafilaksis.

Jika menderita alergi jenis pertama, maka cara mensiasatinya adalah menghindari makan sebelum olahraga. Sedangkan untuk jenis kedua, jika gejala mulai muncul, maka disarankan untuk segera berhenti olahraga.

Jika terjadi syok anafilaksis, penangangan medis hingga penyuntikkan epinefrin mungkin dibutuhkan.

Ilustasi olahraga, nge-gym, treadmill. (Shutterstock)

8. Alergi Sentuhan
Jenis alergi ini termasuk dalam urtikaria fisik, disebut juga dermographism yang berarti menulis di kulit. Sebutan dermographism mengacu pada gejala yang ditimbulkan akibat jenis alergi ini.

Jika mengidap alergi sentuhan, Anda dapat menulis nama Anda pada kulit dengan memanfaatkan tekanan yang dihasilkan oleh kuku jari. Tekanan pada kulit ini akan menimbulkan ruam kemerahan dan rasa gatal.

Menggunakan pakaian yang terlalu ketat, atau bahkan menggunakan handuk setelah mandi juga dapat menyebabkan gejala alergi ini muncul. Dermographism menyerang sekitar 4% dari populasi. Penggunaan antihistamin dapat membantu mengurangi rasa gatal yang ditimbulkan oleh tekanan pada kulit.

Ilustrasi tangan bersentuhan. (Shutterstock)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Awas! Penggunaan Tisu Basah Bisa Picu Alergi pada Bayi

Awas! Penggunaan Tisu Basah Bisa Picu Alergi pada Bayi

Health | Sabtu, 07 April 2018 | 11:30 WIB

Studi: Alergi Susu Sapi Sebabkan Anak Pendek dan Kurus

Studi: Alergi Susu Sapi Sebabkan Anak Pendek dan Kurus

Health | Selasa, 06 Maret 2018 | 16:00 WIB

Balita Ini Mengidap Alergi Langka

Balita Ini Mengidap Alergi Langka

Health | Senin, 05 Maret 2018 | 14:00 WIB

Terkini

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Karhutla Sumsel Mencapai 1.926 Hektare, Ancaman Besarnya Justru Setelah Api Padam

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Karhutla Sumsel Tembus 664,97 Hektare, 1.077 Kejadian Tercatat hingga Agustus

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:56 WIB

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Bank Sumsel Babel dan Kodam II/Sriwijaya Perkuat Akses Layanan Keuangan Prajurit

Sumsel | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:53 WIB

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Menteri Kebudayaan Fadli Zon Beberkan Alasan Geser Konser GBN dari Kota Tua ke Kabupaten Bogor

Bogor | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:37 WIB

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Polrestabes Bandung: Sopir Truk Jadi Tersangka Tabrak Lari yang Tewaskan Polisi

Jabar | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:13 WIB

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Cara Dapat Diskon Tiket Gaia Music Festival 2026 Pakai BRImo

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 23:03 WIB

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Beli Produk Nespresso Pakai BRI Bisa Hemat Rp750 Ribu

Bri | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:35 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

InJourney & Garuda Indonesia Kolaborasi: Gratiskan 170.845 Tiket Domestik Bagi Wisatawan Mancanegara

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:27 WIB

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

InJourney & Garuda Indonesia Perkuat Konektivitas dan Kunjungan Wisatawan Mancanegara ke Indonesia

Bisnis | Selasa, 11 Agustus 2026 | 22:21 WIB

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Kasus PETI Kuansing, Polisi Sita Ratusan Gram Perhiasan di Toko Emas Kampar

Riau | Selasa, 11 Agustus 2026 | 21:47 WIB

×