Ini Deretan Risiko Kesehatan dari Implan Payudara

Vania Rossa, Dinda Rachmawati

Kamis, 17 Mei 2018 | 16:27 WIB
Ini Deretan Risiko Kesehatan dari Implan Payudara
Ilustrasi ukuran payudara. (Shutterstock)

Suara.com - Implan payudara jadi salah satu cara instan bagi para perempuan yang bermimpi punya payudara besar, kencang, dan memiliki bentuk sempurna. Tapi, langkah tersebut bukannya tanpa risiko. Sebuah temuan terbaru mengungkap bahwa setidaknya satu dari 3.000 perempuan yang melakukan implan payudara berisiko mengalami BIA-ALCL (Anaplastic Large Cell Lymphoma), yang merupakan bentuk limfoma non-Hodgkin, kanker yang menyerang sistem limfatik.

Bukan hanya itu, Dr. Mark Clemens dari Pusat Kanker MD Anderson, University of Texas, mengatakan bahwa ada pula risiko kematian akibat implan payudara meski angka kejadiannya cukup kecil.

Prof. Anand Deva dari Australian School of Advanced Medicine yang memimpin studi ini, mengatakan bahwa terjadi peningkatan 50 persen kasus limfoma non-Hodgkin pada tahun lalu, yaitu tercatat 529 kasus di seluruh dunia dengan 16 kematian.

Apa penyebab munculnya risiko ini? Diduga hal ini disebabkan oleh kandungan pada jenis implan yang digunakan. Namun masalahnya, sangat sulit untuk mengetahui kandungan dari implan yang digunakan dalam operasi pembesaran payudara.

Menurut para ilmuwan, bahan platinum yang ditemui pada implan jenis silikon punya risiko terhadap kesehatan yang jauh lebih besar.

Perempuan yang telah melakukan implan silikon memiliki konsentrasi platinum dalam jumlah tinggi di dalam tubuhnya, yang berbahaya untuk kesehatan mereka.

Implan saline yang berasal dari kulit terluar silikon juga berisiko pecah, bocor, atau terkelupas, dan mengeluarkan silikon dan bahan berbahaya lainnya sehingga masuk ke dalam tubuh.

Selain risiko di atas, ada pula risiko-risiko lain terkait implan payudara, yang mungkin selama ini kerap dianggap sepele karena tidak berpotensi mematikan. Misalnya saja mulai dari yang ringan seperti ketidaknyamanan di sekitar implam, pengerasan jaringan payudara, nyeri otot, pembengkakan kelenjar getah bening, kelelahan, pembengkakan pada tangan kaki, ruam, pengerasan kulit, radang sendi, fibromyalgia, dan sederet gangguan auto-imun lainnya.

Jadi, pikir dua kali sebelum melakukan implan payudara, ya!

baca juga

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Salah Pasang Implan, Payudara Blogger Cantik Ini Jadi Kotak

Salah Pasang Implan, Payudara Blogger Cantik Ini Jadi Kotak

Lifestyle | Sabtu, 10 Februari 2018 | 06:15 WIB

Operasi Plastik Ini Paling Banyak Dilakukan Perempuan Indonesia

Operasi Plastik Ini Paling Banyak Dilakukan Perempuan Indonesia

Lifestyle | Kamis, 19 Oktober 2017 | 10:05 WIB

Perempuan Ini Tewas Usai Operasi Pembesaran Payudara di Sydney

Perempuan Ini Tewas Usai Operasi Pembesaran Payudara di Sydney

Lifestyle | Rabu, 06 September 2017 | 08:13 WIB

Terkini

Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata

Bukan Cuma Melindungi, 4 Dark Spot Sunscreen yang Bikin Warna Kulit Merata

Your Say | Jum'at, 06 November 2026 | 15:00 WIB

6 Jelly Lip Tint Lokal dengan Efek Bibir Basah dan Plumpy Tanpa Lengket

6 Jelly Lip Tint Lokal dengan Efek Bibir Basah dan Plumpy Tanpa Lengket

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:59 WIB

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Riset: Benarkah SPKLU Bikin Baterai Mobil Cepat Rusak?

Otomotif | Jum'at, 06 November 2026 | 14:54 WIB

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

Rudal Houthi Serang Madinah, 4 Negara Langsung Naik Pitam

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:53 WIB

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Siapkan Wishlist-mu! Ini Berbagai Keseruan yang Menanti di USS Jakarta 2026

Bisnis | Jum'at, 06 November 2026 | 14:46 WIB

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Moisturizer Sebaiknya Digunakan Pagi atau Malam? Kenali Aturan Pakainya

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 14:45 WIB

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

Penyadapan Prabowo Terungkap, Istana Tegaskan Terus Bersih-Bersih dan Waspada

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:44 WIB

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

Jadi Tersangka Penyadapan Prabowo, Ahrie Sonta Siap Buka-bukaan

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:43 WIB

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Kenaikan Air Laut Ancam Pesisir Pantura Jateng, BPGMN Perkuat Mangrove Jadi Benteng Alami

Jawa Tengah | Jum'at, 06 November 2026 | 14:42 WIB

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

Mendagri Dorong Pemda Percepat Registrasi Perlinsos Digital untuk Pastikan Bansos Tepat Sasaran

News | Jum'at, 06 November 2026 | 14:41 WIB

×