Pasca Bom Surabaya, Bandara Adisutjipto Dijaga Pasukan Elit

Pebriansyah Ariefana | Suara.com

Kamis, 17 Mei 2018 | 16:20 WIB
Pasca Bom Surabaya, Bandara Adisutjipto Dijaga Pasukan Elit
Bandara Adisutjipto, Yogyakarta (Suara.com/Somad)

Suara.com - Ledakan bom dan proses penyerangan markas kepolisian dilakukan oleh kelompok teroris yang diduga bagian dari Jamaah Anshorut Daulah (JAD) membuat keamanan di seluruh Indonesia menjadi siaga satu. Hal ini membuat Kementerian Perhubungan menginstruksikan seluruh lokasi pelabuhan, terminal, stasiun sampai bandara di jaga ketat.

Bandara Adisutjipto salah satu bandara Internasional di Yogyakarta kemudian menjalankan intsruksi itu. Pihak bandara melakukan pengamanan ekstra ketat dengan metode pengamanan berlapis. Sebelum memasuki pintu lobi petugas penjaga sudah memulai memeriksa para penumpang yang hendak masuk.

“Keamanan Random acaknya di lobi, ini hanya mengarahkan parkir kendaraan roda dua,” kata Joko selaku petugas keamanan Angkasa Pura.

Liza Anindya Rahmadiani selaku Humas Angkasa Pura mengungkapan memang ada keamanan yang cukup ketat sejak peristiwa teror di Surabaya, Sidoarjo, dan Sumatera. Ini dilakukan untuk memberikan rasa aman kepada warga masyarakat di provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) ketika menggunakan jasa transportasi bandar udara Adisutjipto.

“Pasca kejadian bom dan penyerangan, kita melakukan penebalan keamanan,” ujar Liza saat ditemui di kantor Humas Angkasa Pura (17/5/2018).

Penjagaan serta pemeriksaan dilakukan dengan melakukan pengecekan kendaraan, barang, serta pemantauan CCTV dengan intensif. Adapun untuk proses keamanan sendiri dibantu oleh Paskas, Pasukan Khusus Angkatan Udara.”Kita lakukan random cek kendaraan dan patroli kendaraan. Keamanannya sendiri kita dibantu Paskas,” ujarnya.

Untuk jumlah pasukan keamanan yang diturunkan menurut Liza, ada sekitar 35 pasukan dengan pembagian 24 Paskah dan 11 petugas keamanan existing.

”Kan statusnya siaga kuning pasca bom ada, total personilnya ada 34, untuk 24 paskah dan petugas di existingnya berjumlah 11,” ujar Liza.

Liza juga menyampaikan angka penumpang tidak mengalami penurunan sejak ledakan bom di Surabaya. Menurutnya, hingga sekarang angka penumpang masih tetap sama berkisar 19.000 sampai 22.000 untuk hari biasa, sedangkan untuk hari libur bisa mencapai angka 26.000 penumpang perhari.

Ia menghimbau kepada masyarakat, agar tidak terlalu khawatir untuk pergi ke Jogja. karena kondisinya masih aman terkendali, bahkan pihaknya akan terus meningkatkan keamanan bandara.

“Alhamdulillah sampai saat ini aman kendali, jangan khawatir mengunakan bandara Adisutjipto, kita tetap meningkatkan kewaspadaan,” kata Liza. (Somad).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Martir Bom Gereja, Polisi Minta Maaf karena Jenazah Bayu Tak Utuh

Martir Bom Gereja, Polisi Minta Maaf karena Jenazah Bayu Tak Utuh

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:58 WIB

Adu Gengsi, 4 Kelompok Teroris Berebut Surabaya

Adu Gengsi, 4 Kelompok Teroris Berebut Surabaya

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:33 WIB

Orangtua Jadi Teroris, Anak Berpotensi Jadi Teroris Juga

Orangtua Jadi Teroris, Anak Berpotensi Jadi Teroris Juga

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:06 WIB

Puan Masih Yakin Asian Games Sukses di Tengah Aksi Teror Bom

Puan Masih Yakin Asian Games Sukses di Tengah Aksi Teror Bom

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 13:58 WIB

Wakapolri: Serangan Teroris Polda Riau Terkait Rusuh Mako Brimob

Wakapolri: Serangan Teroris Polda Riau Terkait Rusuh Mako Brimob

News | Kamis, 17 Mei 2018 | 11:40 WIB

Terkini

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

DPR Sebut Aspirasi Publik soal Reformasi Polri Sudah Terangkum di KUHAP Baru

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:36 WIB

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

Viral Wisatawan Jatuh dari Ayunan Tebing, Korban Sempat Teriak: Tali Tidak Kencang!

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:30 WIB

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

Pengendara Motor Tewas di Koridor 9 Slipi, Manajemen Transjakarta Pastikan Kecelakaan Tunggal

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 11:16 WIB

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

Mendagri Tegaskan Realisasi Program Perumahan Rakyat Akan Dorong Kemajuan Daerah

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

Hakim Siap Jemput Bola! Andrie Yunus Absen Sidang Demi Operasi Cangkok Kulit Akibat Air Keras

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:37 WIB

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

Misteri Hilangnya Pebisnis Berakhir Horor, Polisi Temukan Jasad dalam Perut Buaya Raksasa

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:26 WIB

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

Singapura Wacanakan Hukuman Cambuk untuk Siswa Pelaku Perundungan, Tuai Pro dan Kontra

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:23 WIB

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

KPK: ASN Cilacap Sampai Harus Ngutang demi Setor Uang Rp10 Juta ke Bupati Syamsul Auliya

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:05 WIB

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

Ekonomi Dunia Terancam 'Kiamat', Donald Trump Mulai Keder Hadapi Ketangguhan Iran di Selat Hormuz

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 10:00 WIB

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

Sidang Perdana Korupsi Bea Cukai: Bos Blueray Cargo John Field Hadapi Pembacaan Dakwaan

News | Rabu, 06 Mei 2026 | 09:39 WIB