Kacang Mete Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?

Ririn Indriani | Dinda Rachmawati | Suara.com

Selasa, 22 Mei 2018 | 14:48 WIB
Kacang Mete Bisa Bantu Turunkan Berat Badan, Kok Bisa?
Ilustrasi kacang mete. (Shutterstock)

Suara.com - Kacang mete merupakan salah satu buah kering yang banyak dikonsumsi di seluruh dunia dalam bentuk makanan ringan, maupun untuk ditambahkan ke makanan, hidangan manis, kue dan lainnya.

Kacang mete bernilai tinggi karena keberadaan asam alfa linolenat omega-3 (ALA) dan monounsaturated asam oleat, dan kehadiran beberapa vitamin dan mineral lain di dalamnya. Namun, meskipun tinggi gizi, kacang mete selalu dikaitkan dengan penambahan berat badan, karena tingginya kalori yang dikandungnya.

Namun, apakah kacang mete benar-benar dapat membuat berat badan Anda bertambah? Apakah Anda benar-benar harus menghindari salah satu makanan bergizi satu ini, khususnya saat Anda sedang diet penurunan berat badan?

Dilansir dari Boldsky, satu ons kacang mete mentah memang mengandung 155 kalori. Tanpa diragukan lagi, kacang mete tentu dapat berkontribusi terhadap penambahan berat badan karena kalori yang tinggi.

Namun jika Anda mengonsumsinya dengan cara yang benar dan moderasi, para ahli kesehatan justru mengklaim sebaliknya. Yakni, dengan cara mengkombinasikan dengan buah-buahan kering lainnya seperti walnut, almond dan kismis.

Dengan memakan satu ons kacang mete campur, sangat ideal untuk Anda memanfaatkan semua kebaikan yang ditawarkan buah-buahan kering tersebut.

Ahli gizi juga menambahkan, bahwa kacang mete tidak menyebabkan kenaikan berat badan, kecuali dimakan berlebihan.

Apalagi, kacang mete merupakan sumber protein yang baik dengan lebih dari 4 gram protein per ons, yang merupakan hampir dari 10 persen dari asupan protein harian yang direkomendasikan oleh perempuan.

Makan makanan berprotein tinggi justru membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan rasa kenyang lebih lama.

Nah, bagaimana memasukkan kacang mete dalam diet Anda? Mengonsumsi kacang mete sebaiknya jangan terlalu asin dan digoreng, karena dengan adanya lemak, kacang bisa sangat menggemukkan.

Cara terbaik untuk memasukkan kacang mete ke dalam diet Anda adalah dengan hanya mengemil segenggam kacang mete mentah. Saat memasukkannya ke dalam lauk utama atau makanan lain, pertimbangkan untuk menambahkannya ke kacang hijau, taburkan pada salad atau masukkan ke dalam tumisan kentang bersama dengan makanan yang tinggi protein dan kurang lemak.

Ganti protein dan lemak hewani dengan lemak mono dan lemak tak jenuh ganda yang ditemukan di kacang mete. Kacang mete adalah pengganti yang bagus untuk lemak dan protein hewani, dan dapat membuat camilan lezat.

Dengan cara ini, Anda dapat mengatur berat badan Anda, sementara juga mengurangi penumpukan lemak dan kolesterol di jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Ini Tipsnya Agar Berat Badan Tak Naik Setelah Puasa

Ini Tipsnya Agar Berat Badan Tak Naik Setelah Puasa

Lifestyle | Kamis, 17 Mei 2018 | 14:55 WIB

Jus Tebu, Si Manis yang Melangsingkan

Jus Tebu, Si Manis yang Melangsingkan

Lifestyle | Selasa, 15 Mei 2018 | 14:36 WIB

Duh, Ternyata Begini Dampak Operasi Penurunan Berat Badan

Duh, Ternyata Begini Dampak Operasi Penurunan Berat Badan

Health | Kamis, 10 Mei 2018 | 10:30 WIB

Terkini

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Dokter Penyakit Dalam Ingatkan Wabah Seperti Hantavirus Rentan pada Diabetes: Makanannya Gula!

Health | Minggu, 10 Mei 2026 | 13:31 WIB

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Anak Aktif Rentan Lecet? Ini Tips Perlindungan Luka agar Cepat Pulih dan Tetap Nyaman

Health | Sabtu, 09 Mei 2026 | 14:56 WIB

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Bukan Sekadar Liburan: Mengapa Medical Vacation Kini Jadi Tren Baru Masyarakat Urban?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 22:05 WIB

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Heboh Wabah Hantavirus di Kapal Pesiar, Bagaimana Perubahan Iklim Bisa Perparah Risiko?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:29 WIB

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Ratusan Ribu Kasus Stroke Terjadi Tiap Tahun, Penanganan Cepat Dinilai Sangat Krusial

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 15:22 WIB

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Perempuan Jadi Kelompok Paling Rentan di Tengah Krisis Iklim dan Bencana, Bagaimana Solusinya?

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 11:49 WIB

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Jangan Anggap Sepele Ruam dan Gangguan Cerna, Ini Pentingnya Deteksi Dini Alergi pada Anak

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:17 WIB

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Pekan Imunisasi Dunia Jadi Pengingat, DBD Kini Mengancam Anak hingga Dewasa

Health | Jum'at, 08 Mei 2026 | 08:01 WIB

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Riset Harvard Ungkap Bermain Bersama Orang Tua Bantu Bangun Koneksi Otak Anak

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Krisis Iklim Berdampak ke Kesehatan, Seberapa Siap Layanan Primer Indonesia?

Health | Kamis, 07 Mei 2026 | 13:24 WIB