Setahun Menikah Tapi Belum Hamil? Coba Cara Ini

Ade Indra Kusuma

Rabu, 08 Agustus 2018 | 12:10 WIB
Setahun Menikah Tapi Belum Hamil? Coba Cara Ini
dr. Mira Myrnawati, SpOG [Foto; Supriyadi / Kontributor Suara.com]

Suara.com - Memiliki keturunan adalah salah satu tujuan dari pernikahan.  Namun sekitar 10-15 persen dari pasangan suami istri memiliki kendala untuk segera mendapatkan buah hati atau yang dikenal dengan istilah infertilitas

Infertilitas merupakan suatu keadaan tidak terjadinya kehamilan pada pasangan yang melakukan hubungan seksual secara teratur tanpa kontrasepsi selama satu tahun.

dr. Mira Myrnawati, SpOG dari Brawijaya Hospitals Sawangan, Kota Depok Jawa Barat menjelaskan,  Infertilitas  atau kesulitan terjadinya kehamilan terbagi dua yakni, infertilitas primer dan infertilitas sekunder.  Dijelaskan Mira,  infertilitas primer ini jika wanita tersebut belum pernah hamil sama sekali.  

Sedangkan infertilitas sekunder terjadi pada wanita yang pernah hamil, terlepas apapun hasil kehamilannya seperti keguguran, lahir prematur, bayi meninggal dan sebagainya dan kemudian mengalami kesulitan untuk hamil kembali.

Ilustrasi sel sperma dan sel telur (Shutterstock).
Ilustrasi sel sperma dan sel telur (Shutterstock).

"Penyebab infertilitas ini tidak hanya berasal dari faktor istri , namun juga bisa berasal dari faktor suami," kata Mira dalam keteranganya kepada Suara.com, Rabu (8/8/2018).

Menilik penyebab infertilitas dari wanita, antara lain penyumbatan saluran telur, gangguan ovulasi atau hormon, endometriosis, maupun kelainan reproduksi lain seperti myoma, dan polip rahim. Sementara, faktor pria umumnya berupa kuantitas dan atau kualitas sperma yang kurang baik yang bisa disebabkan oleh kelainan bawaan, infeksi, varicocele, maupun gangguan hormon.

Menurut Mira, kebiasaan dan gaya hidup yang tidak sehat dapat memiliki peranan dalam terjadinya infertilitas. "Rokok, alkohol, obat terlarang bisa mengganggu kesuburan pria maupun wanita," ucapnya.

Begitu pula makanan berlemak jenuh seperti junk food, daging merah, santan, gorengan, maupun makanan yang mengandung karbohidrat simplex (cepat diubah menjadi gula oleh tubuh) seperti nasi putih, roti putih, kentang, pasta, sebaiknya dikurangi. "Olah raga juga harus rutin dilakukan, itu bisa mencegah infertilitas," lanjut dr. Mira.

Untuk hamil, diperlukan kesuburan yang dipengaruhi oleh usia terutama usia wanita.  Di mana usia wanita ini pada usia 20 hingga 30 tahun, kesuburan wanita mencapai puncak yakni berkisar 70-80 persen dan akan menurun menjadi hingga hanya 30 persen pada usia 30-40 tahun.

baca juga

Lalu kata dia, wanita menikah memiliki peluang 80 persen hamil dalam setahun, khususnya jika dia menikah di usia produktif di bawah 30 tahun.  Jika tidak hamil dalam kurun waktu tersebut, maka dia wajib memeriksakan diri ke dokter kandungan. Untuk wanita di atas 30 tahun, rentang waktunya adalah 6 bulan
 
"Jika tidak hamil di masa enam bulan setelah menikah maka dia pun harus konsultasi ke dokter kandungan, dan mengecek soal infertilitas," ungkap Mira.

Mira mengatakan bahwa pemeriksaan infertilitas harus dilakukan oleh kedua belah pihak atau suami istri, mengingat infertilitas bisa terjadi karena faktor pria, wanita, atau keduanya. 

Pada wanita akan dilakukan pemeriksaan infertilitas dasar seperti USG transvagina untuk melihat adakah kelainan pada alat reproduksi, lalu pemeriksaan hormon jika diperlukan, dan juga pemeriksaan HSG atau histerosalpingografi untuk mengevaluasi adakah penyumbatan pada saluran telur. 

"Sementara untuk pria, akan dilakukan analisis sperma untuk menilai kualitas dan kuantitas sperma," jelas Mira.

Bagaimana solusi jika pasangan mengalami infertilitas?

Tentunya yang pertama harus dilakukan adalah melakukan konsultasi dan pemeriksaan ke dokter kandungan spesialis fertilitas sedini mungkin. Karena infertilitas harus ditangani secara menyeluruh dan terpadu holistik dan komprehensif sesuai dengan kasus yang dihadapi dan keberhasilan untuk hamil sangat dipengaruhi oleh usia wanita. Nantinya, berdasarkan pemeriksaan yang ada, dokter akan menganjurkan program kehamilan yang sesuai. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Terungkap, Lelaki Juga Punya Trauma Terhadap Ketidaksuburan

Terungkap, Lelaki Juga Punya Trauma Terhadap Ketidaksuburan

Health | Selasa, 14 November 2017 | 13:50 WIB

Masalah Infertilitas Picu Risiko Kematian Lebih Tinggi?

Masalah Infertilitas Picu Risiko Kematian Lebih Tinggi?

Health | Jum'at, 03 November 2017 | 10:44 WIB

Jangan Ucapkan Ini pada Orang Mandul

Jangan Ucapkan Ini pada Orang Mandul

Lifestyle | Selasa, 22 Agustus 2017 | 15:03 WIB

Terkini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

×