Dijilat Anjing, Kedua Kaki dan Tangan Lelaki Ini Harus Diamputasi

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Senin, 01 Oktober 2018 | 13:08 WIB
Dijilat Anjing, Kedua Kaki dan Tangan Lelaki Ini Harus Diamputasi
Ilustrasi seekor anjing dan pemiliknya. [Shutterstock]

Suara.com - Tidak menyangka kecintaannya terhadap anjing malah membuatnya harus merelakan kaki dan tangannya diamputasi karena gigitan hewan peliharaan

Awalnya Greg Manteufel mengira dia hanya terkena flu biasa. Namun tiba-tiba pada 26 Juni lalu wajahnya berubah menjadi warna merah padam. Kakinya bengkak, dia merasa demam, dan diare.

Pada saat putranya, Mike, bergegas membawanya ke rumah sakit, kulit Manteufel tiba-tiba berubah menjadi biru seperti memar. Dalam 24 jam, kaki Manteufel menjadi hitam, disusul dengan tangan dan hidungnya. Ia pun meminta dokter untuk melalukan apa saja yang bisa membuatnya selamat.

Sayangnya dokter bedah memutuskan untuk mengamputasi kedua kaki, tangan dan ujung hidungnya karena saraf-sarafnya telah mati dilansir Menshealth.

"Selama lebih dari seminggu, dokter tidak tahu apa yang sedang terjadi. Mereka bertanya kepada kami apakah Greg pernah digigit kutu, laba-laba atau pergi ke hutan baru-baru ini. Tapi 'tidak' untuk semuanya," ujar istri Manteufel, Dawn.

Hingga akhirnya dokter mendapatkan hasil pemeriksaan laboratorium yang menjelaskan bahwa Manteufel terinfeksi bakteri Capnocytophaga canimorsus. Bakteri ini biasa ditemukan di mulut anjing, dan dapat menyebar ke manusia melalui gigitan atau jilatan.

Menurut dokter dalam kasus yang sangat jarang terjadi, bakteri memasuki aliran darah manusia dan menyebabkan infeksi mematikan seperti sepsis. Hal inilah yang terjadi pada Manteufel. Dia harus menjalani total 14 operasi, termasuk beberapa cangkok kulit, selama tiga bulan ke depan.

"Saya sudah berada di sekitar anjing sepanjang hidup saya, jadi tidak masuk akal mengapa saya tiba-tiba baru terinfeksi sekarang," kata mantan pelukis berusia 48 tahun itu.

Sejak kecil Manteufel mengatakan bahwa dirinya telah hidup dengan banyak jenis anjing termasuk anjing Labrador retriever dan Dobermann pincher. Baru-baru ini Ia memiliki seekor pitbull berusia 8 tahun yang diberi nama Ellie. Itulah sebabnya Manteufel bersikeras tak percaya infeksi Capnocytophaga canimorsus yang dialaminya, disebabkan oleh "ciuman" dari Ellie.

baca juga

"Tapi, bahkan jika memang karena dia, itu bukan salahnya. Aku membiarkannya menjilatiku setelah operasi pertamaku. Aku tidak kesal terhadap anjing, aku mencintai mereka," kata dia.

Sebenarnya sulit untuk memastikan apakah memang Ellie yang menularkan Capnocytophaga pada Manteufel. Akhir pekan sebelum dirinya jatuh sakit, Manteufel mendatangi pesta ulang tahun, di mana beberapa tamu membawa hewan peliharaan.

"Seingatku, aku telah bersentuhan dengan delapan anjing, saat itu. Jadi, aku tidak bisa benar-benar menentukan anjing yang mana yang menularkan bakteri ini," tambah dia.

Capnocytophaga canimorsus sendiri menurut Dr Stephen Cole, dosen University of Pennsylvania di bidang mikrobiologi, biasa ditemukan di mulut anjing. Namun sangat langka kata dia, bakteri ini untuk memasuki aliran darah dan menyebabkan sepsis.

Mentaufel berharap kisahnya bisa membuat orang lebih waspada dengan gigitan atau jilatan anjing dan merawat hewan peliharaan dengan baik agar tidak tertular bakteri jahat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Kejaran Anjing Pacu Adrenalin Peserta MTB XCM Tanjung Lesung 2018

Kejaran Anjing Pacu Adrenalin Peserta MTB XCM Tanjung Lesung 2018

Sport | Jum'at, 28 September 2018 | 21:00 WIB

Niat Baik Selamatkan Anak Anjing, Malah Berujung Apes

Niat Baik Selamatkan Anak Anjing, Malah Berujung Apes

Tekno | Jum'at, 28 September 2018 | 20:15 WIB

Waspada Penyakit Ini, Anda Bisa Tularkan pada Hewan Peliharaan

Waspada Penyakit Ini, Anda Bisa Tularkan pada Hewan Peliharaan

Health | Kamis, 27 September 2018 | 10:46 WIB

Terkini

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Jangan Terlalu Melarang! Psikolog Ungkap Pentingnya Anak Bermain Bebas Saat Liburan

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 19:13 WIB

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Sering Menatap Layar? Waspadai Miopia dan Mata Silinder yang Kini Banyak Menyerang Usia Produktif

Health | Rabu, 24 Juni 2026 | 17:15 WIB

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

El Nino dan Perubahan Iklim Tingkatkan Risiko DBD, Mengapa Kita Harus Lebih Waspada?

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:49 WIB

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Penyakit Jantung Tak Menunggu Tua: Ini Strategi Proteksi di Tengah Lonjakan Biaya Medis

Health | Selasa, 23 Juni 2026 | 14:07 WIB

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

WHO Sebut Pengobatan Gigi Jadi Beban Kesehatan Terbesar Ketiga Secara Global

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:05 WIB

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Tak Hanya Fisik, Polusi Udara Juga Mengancam Kesehatan Mental

Health | Senin, 22 Juni 2026 | 10:00 WIB

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Makin Banyak Anak Puber Sebelum Waktunya, Dokter Kandungan Waspada Gangguan Hormon!

Health | Minggu, 21 Juni 2026 | 10:41 WIB

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Bukan Sekadar Haus, Ini Alasan Mengapa Air Putih Saja Tidak Cukup Saat Latihan Intens

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:51 WIB

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Informed Consent Bukan Sekadar Formalitas: Mengapa Dokter Wajib Bicara Langsung dengan Anda?

Health | Sabtu, 20 Juni 2026 | 16:03 WIB