Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini

Silfa Humairah Utami, Firsta Nodia

Rabu, 31 Oktober 2018 | 20:00 WIB
Terapi CAPD untuk Gagal Ginjal Masih Terhambat Masalah Ini
ilustrasi mengalami penyakit gagal ginjal. (Shutterstock)

Suara.com - Penyakit gagal ginjal selama ini ditangani dengan terapi dialisis yang meliputi hemodialisis (HD), Continous Ambulatory Peritoneal Dialysis (CAPD) maupun transplantasi ginjal, diantara ketiga jenis terapi ini, metode CAPD disebut-sebut lebih efektif secara biaya dan juga hasil pengobatan.

Disampaikan Ketua Pusat Kajian Kebijakan dan Ekonomi Kesehatan (PKKEK) FKM UI, Prof Budi Hidayat SKM MPPM PhD mengatakan, anggapan ini diperkuat dengan hasil studi dari Komite Penilaian Teknologi Kesehatan (KPTK) Kementerian Kesehatan (Kemkes) dan PKEKK FKM UI yang menyebut CAPD lebih efektif dari segi biaya dibanding metode cuci darah atau hemodialisis.

"Fakta bahwa CAPD lebih cost efficient dibandingkan HD, dan juga meningkatkan kualitas hidup pasien. Pada kenyataannya, jumlah pasien CAPD hanya 3 persen dari total 95 persen pasien yang menjalani HD," ujar Budi dalam pertemuan InaHEA di Jakarta, Rabu (31/10/2018).

Meski demikian Budi menambahkan, ada beberapa hal yang menjadi akar permasalahan penanganan gagal ginjal melalui metode CAPD, yakni meski ditanggung BPJS, namun tidak ada intervensi sistem insentif dalam skema pembayaran.

Kedua, rendahnya suplai cairan CAPD akibat monopoli yang terjadi oleh satu pemasok, yaitu Baxter. Saat ini, Fresenius Medical Care sebagai penyedia masih menunggu nomor registrasi cairan CAPD dikeluarkan oleh BPOM. Ketiga, rendahnya edukasi mengenai CAPD terhadap pasien.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Perhimpunan Nefrologi Indonesia (Pernefri), dr Aida Lydia PhD Sp PD-KGH sependapat dengan Budi. Menurutnya masih banyak yang perlu dibenahi khususnya kemudahan bagi pasien dialisis mendapatkan layanan yang berkualitas baik melalui hemodialisis maupun CAPD sebagai salah satu alternatif terapi pengganti ginjal yang dapat meningkatkan kualitas hidup pasien GGK dan menjadi solusi pengendalian biaya kesehatan negara.

"Saat ini hanya ada satu penyedia CAPD di Indonesia. Ditambah dengan belum siapnya sistem distribusi dan rendahnya edukasi baik kepada pasien dan dokter menyebabkan pertumbuhan jumlah pasien CAPD dari tahun ke tahun sangat lambat," tambah dia.

Kenyataan ini diperkuat dengan data IRR edisi 10 tahun 2017 yang baru saja diluncurkan oleh Pernefri Oktober 2018, pertumbuhan CAPD dari tahun ke tahun menunjukkan pada tahun 2015 sejumlah 1674 pasien, 2016 menurun menjadi 1594, dan di tahun 2017 tercatat 1737 pasien.

Direktur Pelayanan Kesehatan Rujukan Kemkes, dr Tri Hesty Widyastoeti SpM MPH menambahkan, saat ini pihaknya sedang menjalankan sebuah uji coba peningkatan cakupan pelayanan CAPD di Jawa Barat, yang hasilnya diharapkan di akhir tahun 2018 dan dapat menjadi sebuah rujukan untuk kebijakan nasional.

baca juga

"Program yang kami inisiasi ini diharapkan dapat menjadi salah satu solusi pengendalian biaya hemodialisa. Target kami adalah meningkatkan jumlah pasien CAPD dari 3 persen menjadi 30 persen," tandas dia.

Metode CAPD disebut-sebut lebih efektif secara biaya dan juga hasil pengobatan menangani penyakit gagal ginjal dengan program peningkatan cakupan pelayanan CAPD .

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:47 WIB

Inilah Rasa Sakit Paling Menyakitkan yang Bisa Dialami Manusia

Inilah Rasa Sakit Paling Menyakitkan yang Bisa Dialami Manusia

Health | Rabu, 31 Oktober 2018 | 11:01 WIB

Waduh, Penyakit Gusi Bikin Tekanan Darah Tinggi Sulit Dikontrol

Waduh, Penyakit Gusi Bikin Tekanan Darah Tinggi Sulit Dikontrol

Health | Senin, 29 Oktober 2018 | 06:15 WIB

Terkini

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Belum Move On Gagal ke Final FIFA ASEAN Cup, Arif Aiman: Kami Lebih Baik Dibanding Indonesia

Bola | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 19:00 WIB

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Di Balik Hiatus One Piece: Menyelamatkan Animator dari Sindrom Kejar Tayang

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:55 WIB

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Kenapa HP Samsung Sering Restart Sendiri? Ini Solusi Praktis Dari Samsung

Tekno | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:45 WIB

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Hati-hati! 6 Zodiak Ini Katanya Paling Rentan Selingkuh

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:15 WIB

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

MBG dan Hak Publik untuk Mengawasi Setiap Rupiah Uang Negara

Your Say | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:10 WIB

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

Hampir 100 Tahun Tak Terjadi, Dua Pulau Baru Tiba-Tiba Muncul di Dekat Anak Krakatau

News | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:05 WIB

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

3 Zodiak yang Mimpinya Bakal Terkabul di Bulan Oktober 2026 Menurut Ahli Tarot

Lifestyle | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:03 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

MotoGP Mandalika 2026: Pertamina Siapkan 7 SPBU Hingga 10 Extra Flight

Otomotif | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:02 WIB

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Dedi Mulyadi Bantah Proyek Data Center Rp3,5 Triliun di Jatiluhur Terkendala Birokrasi

Jabar | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

Pesan Tegas Hatta Rajasa Usai Dilantik Prabowo Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Pesan Tegas Hatta Rajasa Usai Dilantik Prabowo Jadi Wakil Ketua Wantimpres

Video | Sabtu, 03 Oktober 2026 | 18:00 WIB

×