Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!

M. Reza Sulaiman | Suara.com

Rabu, 31 Oktober 2018 | 14:47 WIB
Jangan Salah, Obesitas Anak Itu Penyakit Lho!
Obesitas anak adalah penyakit yang tak boleh dianggap remeh orang tua. (Shutterstock)

Suara.com - Obesitas anak membuatnya terlihat gemuk dan menggemaskan. Padahal, dokter anak mengatakan obesitas anak seharusnya diwaspadai orang tua karena merupakan penyakit.

Dr. dr. Aman Bhakti Pulungan, Sp.A(K), Ketua Umum Pengurus Pusat Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI), menegaskan bahwa obesitas anak sudah dikategorikan sebagai penyakit dari sisi medis. Sehingga, anak yang obesitas seharusnya rutin dibawa ke dokter untuk melakukan pemeriksaan kesehatan.

"Jangan salah ya, obesitas anak itu penyakit. Komplikasinya itu diabetes. Nah agar tidak diabetes, anak obesitas itu harus rutin check-up biar tidak sampai diabetes," ungkap Aman, dalam temu media di Kementerian Kesehatan, Rabu (31/10/2018).

Data terbaru dari Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) menyebut pada tahun 2013, ada sekitar 42 juta anak di dunia yang mengalami obesitas. Jika tren ini berlanjut, jumlah anak obesitas akan meningkat hingga 70 juta pada tahun 2025.

Yang menarik, laju peningkatan anak obesitas 30 persen lebih tinggi di negara berpenghasilan rendah dan menengah, dibandingkan dengan negara mapan.

"Kenapa lebih banyak di negara miskin, ya karena awarenessnya masih kurang, masih rendah," tandas Aman lagi.

Hal senada juga disampaikan oleh dr. Cut Putri Arianie, MH.Kes, Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular (P2PTM) dari Kementerian Kesehatan. Obesitas menurutnya merupakan salah satu penyakit tidak menular yang mengancam masyarakat Indonesia.

Diabetes di sisi lain, merupakan komplikasi obesitas yang sejatinya bisa dicegah. Dengan jumlah anak Indonesia yang berjumlah hampir 90 juta, risiko diabetes mengingati anak-anak Indonesia yang obesitas.

Pencegahan dan deteksi dini merupakan cara penanggulangan obesitas dan diabetes agar tak jadi masalah kesehatan di kemudian hari.

"Diabetes itu sangat mudah dicegah, asal mau mengubah perilaku menjadi gaya hidup bersih dan sehat," tutupnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Obesitas Ternyata Bisa Pengaruhi Fungsi Otak

Obesitas Ternyata Bisa Pengaruhi Fungsi Otak

Health | Selasa, 30 Oktober 2018 | 17:48 WIB

WHO : Polusi Udara Bunuh 600 Ribu Anak Setiap Tahun

WHO : Polusi Udara Bunuh 600 Ribu Anak Setiap Tahun

Health | Selasa, 30 Oktober 2018 | 13:09 WIB

Melissa Karim Sebut Film Penting Bagi Pendidikan Anak

Melissa Karim Sebut Film Penting Bagi Pendidikan Anak

Health | Selasa, 30 Oktober 2018 | 05:00 WIB

Bolehkah Berikan Susu Kedelai Setiap Hari pada Anak?

Bolehkah Berikan Susu Kedelai Setiap Hari pada Anak?

Health | Senin, 29 Oktober 2018 | 18:54 WIB

IG Mantan Suami Diduga Tak Terima, Jedar Santai

IG Mantan Suami Diduga Tak Terima, Jedar Santai

Entertainment | Sabtu, 27 Oktober 2018 | 13:15 WIB

Terkini

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB