Batuk Tak Kunjung Sembuh Meski Sudah Minum Obat? Ini Penyebabnya

Silfa Humairah Utami

Rabu, 07 November 2018 | 15:32 WIB
Batuk Tak Kunjung Sembuh Meski Sudah Minum Obat? Ini Penyebabnya
Ilustrasi batuk tak kunjung sembuh meski sudah minum obat. (Shutterstock)

Suara.com - Sudah minum obat batuk tapi tidak kunjung sembuh terkadang batuk justru semakin menjadi-jadi dan terasa menyiksa, bila batuk tidak sembuh selama lebih dari delapan minggu, maka ini artinya Anda mengalami batuk kronis.

Seorang kepala petugas medis dari American Lung Association, Norman H Edelman, MD, mengungkap kepada Health bahwa batuk biasanya akan sembuh dalam waktu empat minggu. Namun, tubuh Anda biasanya akan terasa lebih baik dan sembuh setelah 7-9 hari.

Jika batuk tidak sembuh juga dan berlangsung lebih dari delapan minggu, maka ini pertanda bahwa Anda terkena batuk kronis. Batuk pada anak dapat digolongkan sebagai batuk kronis jika terjadi selama empat minggu. Jenis batuk ini merupakan satu dari lima keluhan paling umum bagi seseorang untuk periksa ke dokter.

Selain karena merokok, penyebab batuk tidak sembuh alias batuk kronis juga dapat disebabkan oleh kondisi berikut ini.

1. Asma dan alergi

Asma adalah kondisi peradangan dan pembengkakan kronis pada saluran udara di paru-paru. Selain ditandai dengan sesak napas, batuk tidak sembuh-sembuh juga bisa menjadi pertanda Anda mengidap asma, biasanya sering muncul saat malam hari.

Anda mungkin bingung saat menentukan apakah batuk kronis Anda ini karena penyakit asma atau bukan. Cara membedakannya begini: Jika batuk Anda semakin parah saat menyentuh bulu hewan, menghirup serbuk sari atau debu, maka batuk Anda kemungkinan besar disebabkan oleh alergi atau asma.

2. Asam lambung naik (GERD)

Batuk yang tak kunjung sembuh juga bisa jadi pertanda Anda mengalami GERD. GERD itu sendiri adalah kondisi yang terjadi saat asam lambung naik ke kerongkongan dan menyebabkan iritasi.

baca juga

Gejala khas asam lambung naik akibat GERD umumnya ditandai dengan munculnya sensasi terbakar di bagian dada (heartburn). Bukan cuma itu, batuk tidak sembuh-sembuh juga bisa menjadi akibat dari asam lambung naik. GERD bahkan termasuk salah satu penyebab batuk kronis yang cukup umum, tapi sayangnya tidak diketahui penyebabnya sampai saat ini.

3. Infeksi saluran pernapasan

Saat terkena pilek, flu, atau infeksi saluran pernapasan lainnya, Anda mungkin juga akan mengalami batuk. Masuknya virus penyebab batuk ini juga dapat menyebabkan hidung tersumbat sekaligus demam selama beberapa hari.

Ketika demam dan pilek sudah mulai berkurang, terkadang batuk masih saja ada dan tak kunjung sembuh. Ini mungkin terjadi karena saluran udara pada paru Anda masih meradang. Kondisi ini disebut dengan postnasal drip.

4. Polusi udara

Masuknya polutan dan zat-zat kimia di udara bisa menjadi dalang mengapa batuk tidak sembuh juga, alias batuk kronis. Bahkan, terkena paparan asap dalam beberapa detik saja bisa langsung memicu batuk, hidung gatal, iritasi paru, hingga memperparah gejala alergi atau asma.

5. Penyakit paru obstruktif kronis 

Penyakit paru obstruktif kronis (PPOK) merupakan salah satu penyebab batuk kronis yang cukup umum. PPOK adalah penyakit yang menyebabkan paru menghasilkan lendir secara berlebihan.

Akibatnya, tubuh akan mencoba membersihkan timbunan lendir tersebut dengan refleks batuk. Lama-kelamaan, kerusakan jaringan paru akibat PPOK juga membuat penderitanya mengalami sesak napas di waktu yang sama.

6. Bronkitis akut

Batuk tidak sembuh selama berminggu-minggu mungkin menjadi sinyal bronkitis akut. Penyakit yang juga dikenal sebagai flu pada dada ini terjadi akibat peradangan dan pembengkakan pada saluran pernapasan yang terletak di paru-paru.

Selain batuk, gejala bronkitis akut juga ditandai dengan demam, menggigil, sakit tenggorokan, yang semuanya mirip seperti gejala flu biasa. Gejala-gejala tersebut biasanya hilang dalam beberapa hari, tapi sayangnya Anda mungkin mengalami batuk terus-menerus selama berminggu-minggu.

7. Pertusis

Umum dikenal sebagai batuk rejan, pertusis adalah penyakit pernapasan yang sangat menular melalui mulut dan hidung. Batuk rejan biasanya ditandai dengan batuk parah yang tak kunjung sembuh selama berminggu-minggu hingga menyebabkan sulit bernapas.

Saat mencoba menarik napas, akan terdengar suara tarikan napas bernada tinggi yang khas, dada terasa sesak dan disertai dengan batuk parah yang tak juga sembuh padahal sudah minum obat, jadi jangan diabaikan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Musim Hujan, Ini Cara Alami Atasi Batuk Pada si Kecil

Musim Hujan, Ini Cara Alami Atasi Batuk Pada si Kecil

Health | Selasa, 06 November 2018 | 17:30 WIB

Terobosan Baru, Ilmuwan Teliti Darah Llama untuk Jadi Obat Flu

Terobosan Baru, Ilmuwan Teliti Darah Llama untuk Jadi Obat Flu

Health | Senin, 05 November 2018 | 15:05 WIB

Studi: 20 Persen Suplemen Diet Mengandung Bahan Obat Belum Teruji

Studi: 20 Persen Suplemen Diet Mengandung Bahan Obat Belum Teruji

Health | Rabu, 17 Oktober 2018 | 11:34 WIB

Terkini

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Jangan Anggap Sepele Gigi Berlubang, Ternyata Bisa Ganggu Tumbuh Kembang Anak

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:06 WIB

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Hidrasi Bukan Sekadar Hilangkan Haus, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan Tubuh

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 22:00 WIB

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Hanya 4,9 Persen Pasien Berisiko Kardiovaskular Tinggi di Indonesia Capai Target LDL-C

Health | Senin, 29 Juni 2026 | 15:05 WIB

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Dari Kecelakaan Kerja hingga Cedera Kepala, MRI 1.5 Tesla Jadi Senjata Baru Penanganan Trauma

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 22:18 WIB

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Bikin Anak Berani Berekspresi, Isi Libur Sekolah dengan Aktivitas Ini

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 18:38 WIB

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Kenalan dengan HYROX, Fitness Race yang Sedang Digandrungi Komunitas Olahraga

Health | Minggu, 28 Juni 2026 | 17:06 WIB

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Mudah Lelah dan Sesak Napas Bisa Jadi Tanda Kebocoran Katup Jantung

Health | Sabtu, 27 Juni 2026 | 19:15 WIB

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

World Allergy Week 2026: Saatnya Ubah Sudut Pandang Soal Alergi Susu Sapi pada Anak

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:10 WIB

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Festival Keluarga Kimomby 2026 Resmi Diluncurkan, Jawab Kebutuhan Orang Tua Modern

Health | Jum'at, 26 Juni 2026 | 13:45 WIB

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Dokter Ungkap Bahaya Mata Juling yang Kerap Tak Disadari Orang Tua

Health | Kamis, 25 Juni 2026 | 21:17 WIB

×