Terobosan Baru, Ilmuwan Teliti Darah Llama untuk Jadi Obat Flu

M. Reza Sulaiman
Terobosan Baru, Ilmuwan Teliti Darah Llama untuk Jadi Obat Flu
Ilmuwan teliti darah llama untuk obat flu baru. (Shutterstock)

Llama selama ini dikenal sebagai hewan penghasil wol. Namun, ilmuwan kini mengembangkan obat flu dengan meneliti darah llama. Untuk apa?

Suara.com - Mudah virus flu untuk berubah dan berkembang membuat tidak ada obat yang mujarab untuk semua jenis flu. Meski begitu, penelitian untuk membuat obat flu masih dijalankan ilmuwan.

Yang terbaru, ilmuwan meneliti manfaat darah hewan llama untuk menjadi obat flu. Hal ini dikarenakan llama memiliki mekanisme pembentukan antibodi yang berpotensi mujarab untuk mengatasi wabah flu, termasuk flu jenis baru.

Ilmuwan dari Scripps Institute California melakukan penelitian dengan menginfeksi beragam jenis virus flu untuk melihat respons antibodinya.

Ditemukan bahwa llama memiliki kemampuan untuk menghasilkan antibodi dengan ukuran yang lebih kecil, sehingga bisa menyerang virus langsung ke intinya.

Ilmuwan lalu mengembangkan hasil penelitian itu dengan memilih 4 jenis antibodi dari llama, yang lalu dibuat secara sintetis di laboratorium.

Antibodi sintetis ini lalu diujikan ke tikus yang sudah terinfeksi virus flu berat. Hasilnya cukup memuaskan, di mana antibodi tersebut berhasil menangkal 60 jenis virus flu yang ada saat ini.

"Tujuan dari penelitian ini adalah membuat obat flu yang mujarab untuk setiap musim, sehingga bisa melindungi Anda dari ancaman pandemi," tutur Prof Ian Wilson, ilmuwan dari Scrippps Institute California, dikutip dari CNN.

Penelitian yang dipublikasikan di jurnal Science ini memang masih dalam tahap awal. Namun Prof Wilson mengatakan apa yang ia lakukan bisa menjadi pondasi bagi penelitian soal obat flu di masa depan.

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS