4 Manfaat Tunda Mandikan Bayi Setelah Lahir

Silfa Humairah Utami

Kamis, 15 November 2018 | 10:45 WIB
4 Manfaat Tunda Mandikan Bayi Setelah Lahir
ilustrasi menunda memandikan bayi baik untuk kesehatannya. (Shutterstock)

Suara.com - Kini sosialisasi menunda memandikan bayi setelah lahir sudah dilakukan di beberapa rumah sakit, karena semakin lama Anda menunda waktu mandi pertama si kecil akan semakin baik bagi kesehatan bayi.

Ini lho manfaat menunda mandi pertama bayi saat dilahirkan dilansir Hello Sehat.

1. Mengurangi risiko infeksi

Bayi terlahir dilapisi oleh zat lemak bernama vernix yang melekat pada sekujur kulitnya. Kelihatannya agak seperti krim putih yang bertekstur licin seperti lilin.

Beberapa bayi bisa terlahir dengan lapisan vernix yang tebal dan banyak. Mungkin itu sebabnya banyak orangtua yang merasa perlu untuk segera memandikan bayi baru lahir mereka karena lapisan vernix ini membuat penampilan bayi tampak ‘kotor’.

Padahal, fungsi vernix tidak sembarangan. Vernix mengandung protein yang mampu mencegah infeksi bakteri umum seperti Grup B Strep dan E coli yang dapat berakibat fatal bagi bayi baru lahir.

Vernix juga memiliki sifat imun. Maka, membiarkannya menempel lebih lama pada kulit bayi akan memberikan lapisan perlindungan tambahan bagi si bayi sementara menunggu sistem kekebalan tubuhnya perlahan menguat.

2. Melembapkan kulit bayi

Vernix merupakan pelembab alami terbaik untuk kulit bayi baru lahir. Vernix terbuat dari air, sel kulit, dan protein yang membantu menjaga kulit bayi Anda tetap lembut dan lentur.

baca juga

Lapisan lemak ini juga berfungsi sebagai pelindung alami kulit bayi. 

Vernix bekerja layaknya selimut guna mencegah kulit bayi mengering begitu terpapar oleh udara sekitar.

3. Mencegah hipotermia

Bayi baru lahir belum memiliki sistem kendali suhu tubuh yang sempurna. Nah, hadirnya vernix yang melekat seperti selimut akan membantu bayi merasa tetap hangat. Ini karena vernix mengandung protein yang berguna untuk mengontrol suhu tubuh bayi begitu ia lahir.

Jika Anda langsung memandikan bayi baru lahir sedangkan tubuhnya belum benar-benar beradaptasi dengan perubahan suhu lingkungan, maka suhu tubuh bayi bisa tiba-tiba turun dan memicu hipotermia atau komplikasi lainnya.

4. Mengatur gula darahnya

Memandikan bayi terlalu cepat setelah lahir dapat menyebabkan gula darahnya merosot turun. Kenapa?

Langsung memandikan bayi segera setelah ia lahir dapat menyebabkan hipotermia, yang efeknya akan langsung menurunkan gula darah. Selain itu, mandi menyebabkan bayi kaget dan menangis karena stres kedinginan. Pelepasan hormon stres dalam jumlah banyak dapat menyebabkan gula darah bayi menurun.

Ketika gula darah bayi turun, ia akan tampak sangat mengantuk dan tidak mau menyusu sehingga menyebabkan gula darahnya semakin turun lebih banyak lagi.

Di sisi lain, bayi juga kehilangan plasenta sebagai sumber gula darahnya segera setelah ia dilahirkan.

Banyak pakar kesehatan neonatal yang menganjurkan untuk menunda waktu mandi pertama bayi sampai tanda-tanda vital dan suhu bayi telah stabil.

“Bayi yang baru lahir sekarang tidak lagi langsung dimandikan di rumah sakit,” ungkap dr Srie Prihianti, Sp.KK, PhD, FINSDV, FAADV, selaku ketua Kelompok Studi Dermatologi Anak Indonesia (KSDAI) dari PERDOSKI.

Dr. Yanti, sapaan akrabnya, menganjurkan orangtua untuk memandikan bayi setidaknya 2-4 jam setelah ia lahir.

“Lemak-lemak vernix akan kita (dokter-red) biarkan menempel di kulit bayi sampai akhirnya nanti lepas sendiri,” lanjut dr. Yanti ketika ditemui oleh tim Hello Sehat di kawasan Mega Kuningan, Senin (5/11).

Pernyataan dr Yanti ini juga sejalan dengan rekomendasi terbaru dari Badan Kesehatan Dunia (WHO). WHO menyarankan setiap orangtua untuk menunda memandikan bayi baru lahir sampai setelah 24 jam kelahirannya, atau hingga 48 jam jika bayi lahir lewat caesar.

Selain itu, Anda sebaiknya juga tidak serta-merta membilas bersih vernix yang masih menempel pada kulit bayi saat memandikannya. Tujuan mandi pertama bayi juga seharusnya hanya sebatas untuk menghilangkan kotoran seperti darah dan sisa-sisa mekonium (feses pertama bayi).

Setelah bisa pulang ke rumah, bayi tidak perlu mandi setiap hari. American Association of Pediatricians (AAP) menyarankan ortu untuk mengelap badan bayi hanya satu atau dua kali seminggu, menggunakan spons lembap saja sampai tali pusatnya benar-benar sembuh.

Namun di antara waktu mandinya, Anda tetap perlu menjaga agar wajah, tangan dan alat kelaminnya tetap bersih dengan mengelapnya seperti biasa biasa.

Barulah ketika usianya sudah agak besar, Anda boleh mandikan bayi 1-2 kali sehari dengan air hangat yang juga baik untuk kesehatan bayi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Sebarkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat dengan Makanan

Sebarkan Pentingnya Gaya Hidup Sehat dengan Makanan

Press Release | Rabu, 14 November 2018 | 18:37 WIB

Misteri Gundukan Tanah Ungkap Aksi Keji Sepasang Pengantin Baru

Misteri Gundukan Tanah Ungkap Aksi Keji Sepasang Pengantin Baru

News | Rabu, 14 November 2018 | 05:37 WIB

Hamil Diperkosa, Mama Muda Lahirkan dan Bunuh Bayinya di Masjid

Hamil Diperkosa, Mama Muda Lahirkan dan Bunuh Bayinya di Masjid

News | Selasa, 13 November 2018 | 15:30 WIB

Terkini

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Detik-detik Pencuri Alat Tower Dikejar Warga Terobos Polres Dumai

Riau | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:46 WIB

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:40 WIB

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Review Drama Kill It, Terbongkarnya Rahasia Panti Asuhan Hansol yang Kelam

Your Say | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

Tersembunyi di Hutan Rengasdengklok, Kisah Rumah Djiauw Kie Siong Jadi Bagian Sejarah Proklamasi

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:30 WIB

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

Di Balik Sepiring MBG: Mengurai Risiko Keracunan dari Dapur hingga Meja Makan Siswa

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:11 WIB

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Sandy Walsh Tiba di TC Persib dengan Cedera, Begini Kondisi Terbarunya

Bola | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:10 WIB

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Gempa Flores Rusak Sejumlah Perangkat TelkomGroup, Pemulihan Terkendala Listrik

Tekno | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:06 WIB

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

6 Penyebab Rambut Beruban di Usia Muda, Kondisi Kesehatan hingga Gaya Hidup

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

3 Rekomendasi Cushion Waterproof dan Tahan Keringat, Makeup Tetap Flawless

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:05 WIB

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Meriahkan HUT ke-81 RI, BRI Hadirkan Banyak Promo Istimewa

Lifestyle | Minggu, 16 Agustus 2026 | 08:00 WIB

×