Rumah Sakit Wajib Miliki Program Pengendalian Ini

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Kamis, 15 November 2018 | 17:00 WIB
Rumah Sakit Wajib Miliki Program Pengendalian Ini
Rumah sakit harus memiliki program pengendalian resistensi antibiotik. (Suara.com/Risna Halidi)

Suara.com - Antibiotik bekerja dengan cara membunuh atau menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi.

Sayangnya, bakteri dapat melawan dan beradaptasi sehingga mampu melawan antibiotik. Proses inilah yang dikenal sebagai resistensi antibiotik.

Bakteri yang resisten terhadap antibiotik seringkali lebih sulit untuk dibunuh dan lebih mahal untuk diobati. Dan dalam beberapa kasus, infeksi yang disebabkan oleh bakteri resisten dapat menyebabkan kecacatan serius atau bahkan kematian.

Bahkan menurut data dari Badan Kesehatan Dunia, WHO, resistensi antibiotik telah menyebabkan 700 ribu kematian di seluruh dunia dan jika tidak segera mengambil tindakan, resistensi antibiotik akan menyebabkan sekitar 10 juta kematian secara global pada 2050 nanti.

"Ini masalah global. Kami harus bekerjasama antara klinisi, dokter, para ahli infeksi, bagaimana menerjemahkan action plan penanggulangan resistensi antibiotik di Indonesia," kata pengurus Perhimpunan Dokter Spesialis Mikrobiologi Klinik Indonesia (PAMKI), Dr. Anis Karuniawati, PhD, SpMK(K) di RSUI, Depok, Kamis, (15/11/2018).

Pemerintah Republik Indonesia melalui Permenkes No. 8 Tahun 2015 dibuat untuk mengatur pengendalian penggunaan antibiotik. Melalui aturan ini, setiap rumah sakit diwajibkan memiliki Program Pengendalian Resistersi Antimikroba atau PPRA dan menerapkannya di rumah sakit masing-masing.

"Agar PPRA bisa dilaksanakan oleh rumah sakit secara baik, diperlukan komitmen bersama meliputi tenaga medis maupun non medis, juga infrastuktur rumah sakit melalui kebijakan pimpinan rumah sakit yang mendukung penggunaan antibiotik secara bijak," kata konsultan penyakit tropik infeksi RSCM, dr. Erni Juwita Nelwan, Ph.D, Sp.PD-KPTI.

Pasalnya antibiotik bekerja dengan menghentikan pertumbuhan bakteri penyebab infeksi sehingga rumah skait harus memiliki program pengendalian resistensi antibiotik.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Studi: Antibiotik Picu Obesitas pada Anak di Bawah Usia 2 Tahun

Studi: Antibiotik Picu Obesitas pada Anak di Bawah Usia 2 Tahun

Health | Kamis, 01 November 2018 | 19:05 WIB

Ari Lasso Dilarikan ke Rumah Sakit

Ari Lasso Dilarikan ke Rumah Sakit

Entertainment | Kamis, 25 Oktober 2018 | 12:15 WIB

Jokowi Minta Tenaga Medis dan RS Ikuti Perkembangan Teknologi

Jokowi Minta Tenaga Medis dan RS Ikuti Perkembangan Teknologi

News | Rabu, 17 Oktober 2018 | 12:25 WIB

Terkini

Pernah Buat Indonesia Tersingkir, Pelatih Singapura Tak Takut Hadapi Kevin Diks Cs di GBK

Pernah Buat Indonesia Tersingkir, Pelatih Singapura Tak Takut Hadapi Kevin Diks Cs di GBK

Bola | Selasa, 22 September 2026 | 18:19 WIB

Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi

Surat Penetapan Eksekusi PN Padang Disobek, Pengadilan Lapor ke Polisi

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:16 WIB

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

Prabowo Minta Segera Tuntaskan IEU-CEPA

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:14 WIB

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Banjir Bandang Terjang Solok, 200 KK Terdampak dan 2 Warga Hilang

Foto | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi

Pemkot Kendari Resmi Larang Pengecer Jual BBM Subsidi

Sulsel | Selasa, 22 September 2026 | 18:13 WIB

Menkeu Suahasil Mau Bersih-bersih Bea Cukai, Minta Integritas hingga Tak Persulit Impor

Menkeu Suahasil Mau Bersih-bersih Bea Cukai, Minta Integritas hingga Tak Persulit Impor

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP

Kunjungi AMPI Sumut, Zigo Rolanda Siap Bawa Semangat Baru Maju Caketum DPP

Sumut | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Strategi Gaikindo Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun Lewat GAW 2026

Strategi Gaikindo Dongkrak Penjualan Mobil Akhir Tahun Lewat GAW 2026

Otomotif | Selasa, 22 September 2026 | 18:10 WIB

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Diary of a Bee: Mengintip Kehidupan Lebah dari Sudut Pandang Matilda

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:06 WIB

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Koper Preloved Tak Berakhir di Gudang, Bisa Disulap Jadi Bagian dari Ruang Kelas

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:04 WIB

×