Begini Prosedur Pertolongan Pertama Menolong Orang yang Tenggelam

Ade Indra Kusuma

Sabtu, 17 November 2018 | 08:32 WIB
Begini Prosedur Pertolongan Pertama Menolong Orang yang Tenggelam
Ilustrasi berenang (shutterstock)

Suara.com - Tak ada yang bisa menebak kapan kecelakaan bisa terjadi, nahas bagi Achmad Daniyal Alfatih, cucu Wiranto yang meninggal dalam usia 15 bulan akibat tenggelam di kolam ikan rumahnya. Tenggelam memang bisa dialami siapa saja. Anda juga tak bisa mengira ketika sedang berlibur dipantai atau kolam renang, tiba-tiba seseorang berteriak minta tolong, dan Anda ingin menolong orang tenggelam.

Entah karena tak bisa berenang, atau memang kaki korban keram dan tak bisa mengayuhkan kakinya. Saat tenggelam, air memasuki tenggorokan yang menyebabkan kejang otot saluran pernapasan sehingga jalan pernapasan tertutup, batuk-batuk, merasa tercekik sehingga korban tidak sadarkan diri, dan menyebabkan kematian.

Lalu bagaimana cara kita menolong? Berikut langkah untuk menolong orang tenggelam yang perlu diketahui oleh semua orang seperti dilansir Webmd yang mengutip dari Subbarao, I. AMA Handbook of First Aid and Emergency Care, Random House Reference, 2009.

Mendapatkan bantuan

Penting bagi Anda untuk mendapatkan bantuan, beritahu penjaga pantai, atau seseorang yang lebih berpengalaman. JIka tak ada yang pernah menolong orang tenggelam, orang lain bisa membantu Anda seperti untuk menghubungi Ambulan, atau petugas medis terdekat.

Jika benar-benar sendirian, ikuti langkah-langkah di bawah ini.

Pindahkan korban, bawa orang keluar dari air. Jika Anda tak bisa meraih korban, penting gunakan tali atau alat pengaman untuk menolong.

Periksa Pernafasan

Letakkan telinga Anda di dekat mulut dan hidung seseorang. Apakah kamu merasakan udara di pipimu? Lihatlah untuk melihat apakah dada seseorang bergerak.

baca juga

Jika orang tidak bernafas, periksa denyut jantung

Periksa denyut nadi seseorang selama 10 detik.

Jika tak ada denyut, mulai CPR

Resusitasi jantung paru-paru atau CPR (Cardiopulmonary resuscitation) adalah tindakan pertolongan pertama pada orang yang mengalami henti napas karena sebab-sebab tertentu. CPR bertujuan untuk membuka kembali jalan napas yang menyempit atau tertutup sama sekali.

Perlahan angkat leher korban, karena ada kemungkinan cedera di leher korban. Penting Anda perhatikan waktu kritis bagi korban tenggelam cukup singkat yakni hanya 5 menit saja.

Teknik ini memang harus dilakukan oleh orang terlatih, walau bukan petugas medis namun orang awam yang tersertifikasi teknik CPR juga bisa, karena jika asal. berisiko mematahkan tulang iga atau rusuk korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Cucu Wiranto Terpeleset ke Kolam, Ayo Bunda Perketat Pengawasan

Cucu Wiranto Terpeleset ke Kolam, Ayo Bunda Perketat Pengawasan

Health | Sabtu, 17 November 2018 | 07:03 WIB

Cucu Wiranto Meninggal Dunia, Sang Ayah Sudah Mendapat Firasat

Cucu Wiranto Meninggal Dunia, Sang Ayah Sudah Mendapat Firasat

News | Jum'at, 16 November 2018 | 00:06 WIB

Cucu Menkopolhukam Wiranto Meninggal Karena Terpeleset di Kolam

Cucu Menkopolhukam Wiranto Meninggal Karena Terpeleset di Kolam

News | Kamis, 15 November 2018 | 23:26 WIB

Terkini

Kadin Mau Garap Industri Sagu hingga Kelapa

Kadin Mau Garap Industri Sagu hingga Kelapa

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB

Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Volkswagen Tunda Pengembangan Mobil Listrik ID.Golf Akibat Tekanan Finansial

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 18:05 WIB

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

88 Persen Aset Danantara di Simpan Dalam Deposito

Bisnis | Senin, 02 November 2026 | 18:03 WIB

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

Gugatan Dikabulkan MA, Subhan Palal Ancam Geruduk Istana Minta Gibran Pulang ke Solo!

News | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

WNI dan WNA Dilaporkan Hilang Tertimbun Longsor Masih Dicari

Bali | Senin, 02 November 2026 | 18:01 WIB

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Rahasia Pilih Air Purifier untuk Penyuka Anabul: Rumah Bebas Bau dan Bulu Melayang!

Tekno | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

BPJS Gratis Mendadak Dinonaktifkan, Validkah Data Kemiskinan Kita?

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 18:00 WIB

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

Ahmad Doli Sebut Kekerasan Anak Sudah Darurat: Wake-Up Call buat Kita Semua

News | Senin, 02 November 2026 | 17:57 WIB

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

5 Alasan Tak Terduga Kenapa Tanganmu Gatal Ingin Terus Buka HP

Your Say | Senin, 02 November 2026 | 17:56 WIB

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Mobil Listrik Diklaim Ramah Lingkungan, Koalisi Sipil Justru Beri Rapor Merah ke Produsen Otomotif

Otomotif | Senin, 02 November 2026 | 17:54 WIB

×