Keajaiban ASI Mampu Cukupi Nutrisi Bayi Prematur

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Jum'at, 30 November 2018 | 16:34 WIB
Keajaiban ASI Mampu Cukupi Nutrisi Bayi Prematur
Ilustrasi bayi prematur. (Shutterstock)

Suara.com - Born too Soon milik The Global Action Report on Preterm Birth dari PBB merilis bahwa Indonesia menduduki peringkat kelima dunia untuk negara dengan jumlah bayi prematur terbanyak di dunia hingga mencapai 675.700 bayi di tahun 2010.

Bayi prematur adalah bayi yang lahir sebelum usia kehamilan 37 minggu. Perawatan bayi prematur sangat berbeda dengan bayi cukup bulan, terutama terkait masalah nutrisi. Bayi prematur memilliki potensi yang lebih besar untuk mengalami gagal tumbuh.

Dr. dr. Rinawati Rohsiswatmo, SpA(K) menjelaskan, kelahiran bayi prematur berisiko munculnya masalah kesehatan fisik dan psikis terhadap bayi tersebut. Bayi prematur tidak hanya berukuran lebih kecil daripada bayi pada umumnya, namun mereka juga dapat memiliki berbagai masalah fisik dan perkembangan.

"Bayi-bayi yang lahir prematur antara 23 hingga 28 minggu khususnya, memiliki risiko komplikasi tertinggi seperti celebral palsy, ADHD, gangguan kecemasan, serta masalah penglihatan, pendengaran, dan pencernaan. Mereka juga memiliki risiko yang lebih tinggi terhadap infeksi dan merupakan yang paling berisiko untuk sindrom kematian bayi mendadak (SIDS)," ujar dokter Rinawati Rohsiwatmo dalam acara peluncuran buku ASI untuk Bayi Prematur di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/11/2018).

Oleh karena itu, dokter Rinawati menekankan, pemilihan sumber nutrisi dan perawatan yang tepat bagi bayi prematur menjadi sangat penting. Dikatakan bahwa ASI merupakan sumber nutrisi terbaik bagi bayi yang lahir prematur.

"Dengan pemberian ASI yang benar pada bayi prematur, maka dapat memenuhi kebutuhan nutrisi bayi prematur hampir 100 persen kebutuhan bayi hingga usianya 6 bulan. Kandungan ASI dari ibu yang melahirkan bayi prematur sangat lengkap, dengan jumlah kalori yang lebih tinggi dibandingkan dengan sumber nutrisi lain," sambungnya.

Dokter Rinawati yang merupakan penulis langsung buku ASI untuk Bayi Prematur menambahkan, ASI mampu memenuhi seluruh kebutuhan nutrisi bayi dan mengejar kekurangan berat badan dengan optimal, namun tentunya diperlukan pula evaluasi secara berkala terhadap pertumbuhan bayi prematur yang mencakup berat badan dan tinggi badan, sehingga risiko malnutrisi seperti gizi buruk dan stunting (tinggi badan kurang) dapat dihindari.

"Saya memang sangat peduli terhadap permasalahan yang dihadapi oleh bayi prematur, karena sesuai dengan bidang keahlian profesi saya juga. Saya melihat bahwa hingga saat ini masih begitu banyak ibu yang melahirkan bayi prematur, tapi tidak tahu bagaimana merawat bayinya. Meskipun sudah era digitalisasi, dimana segala informasi dengan mudah dapat dicari, namun angka kelahiran bayi prematur masih tetap tinggi," imbuhnya.

baca juga
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pentingnya ASI Eksklusif untuk Cegah Pneumonia Pada Bayi

Pentingnya ASI Eksklusif untuk Cegah Pneumonia Pada Bayi

Health | Jum'at, 30 November 2018 | 09:33 WIB

Secangkir Kopi Bisa Tingkatkan Risiko Bayi Lahir Prematur

Secangkir Kopi Bisa Tingkatkan Risiko Bayi Lahir Prematur

Lifestyle | Sabtu, 24 November 2018 | 11:44 WIB

Metode Kanguru Bisa Jadi Inkubator Alami bagi Bayi Prematur

Metode Kanguru Bisa Jadi Inkubator Alami bagi Bayi Prematur

Health | Sabtu, 17 November 2018 | 18:47 WIB

Terkini

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Warga Bakar Ekskavator di Lokasi Tambang Emas Ilegal di Madina, Polisi Selidiki

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:07 WIB

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

IHSG Tembus 6.100, BRPT hingga RAJA Lagi Moncer

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

5 Zodiak yang Harus Hati-Hati Saat Curhat Rahasia ke Sagittarius, Kenapa?

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar

Polres Pekalongan Kota Amankan 45 Motor Berknalpot Brong, Diduga untuk Balap Liar

Jawa Tengah | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:03 WIB

KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban

KontraS Catat 23 Kasus Kekerasan TNI di Sumut Sepanjang 2026, 27 Orang Jadi Korban

Sumut | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:02 WIB

Sertijab di Kemenko PMK, Sugiono Diantar Menteri Luar Negeri dan Jajaran Kemenlu

Sertijab di Kemenko PMK, Sugiono Diantar Menteri Luar Negeri dan Jajaran Kemenlu

News | Senin, 05 Oktober 2026 | 17:02 WIB

YE Alias Kanye West Ingatkan Konsernya di Jakarta, Sinyal Aksinya di GBK Tak Akan Batal

YE Alias Kanye West Ingatkan Konsernya di Jakarta, Sinyal Aksinya di GBK Tak Akan Batal

Entertainment | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:59 WIB

Persiapan Umrah agar Tetap Nyaman di Tengah Cuaca yang Berubah

Persiapan Umrah agar Tetap Nyaman di Tengah Cuaca yang Berubah

Lifestyle | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:59 WIB

OJK Denda 136 Pihak Sebesar Rp112,79 Miliar, Ada Apa dengan Pasar Modal RI?

OJK Denda 136 Pihak Sebesar Rp112,79 Miliar, Ada Apa dengan Pasar Modal RI?

Bisnis | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:58 WIB

Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan

Geger! Pegawai Rutan Depok Pesta Sabu dengan Warga Binaan

Jabar | Senin, 05 Oktober 2026 | 16:57 WIB

×