Awas, Risiko Penyakit Jantung Kalau Makan Terlalu Malam

Silfa Humairah Utami

Rabu, 12 Desember 2018 | 11:39 WIB
Awas, Risiko Penyakit Jantung Kalau Makan Terlalu Malam
Makan terlalu malam bisa meningkatkan risiko penyakit jantung. (Shutterstock)

Suara.com - Anda mungkin sering terbangun di tengah malam karena merasa lapar, tapi tahukah Anda kalau makan terlalu malam bisa meningkatkan risiko penyakit jantung.

Jadi bukan hanya bikin gemuk, kebiasaan makan terlalu malam ternyata juga bisa mempengaruhi kesehatan jantung. 

Temuan mengejutkan ini berasal dari sebuah studi yang disampaikan pada pertemuan tahunan ilmiah dari American Heart Association. Para ahli asal Columbia University Vagelos College of Physicians and Surgeons mengungkapkan bahwa kebiasaan makan terlalu malam bisa memengaruhi risiko seseorang terkena penyakit jantung.

Nour Makarem beserta timnya meneliti sekitar 12.700 orang dewasa usia 18-76 tahun untuk melihat kebiasaan makan mereka setiap hari. Pada saat yang bersamaan, para ahli juga mengukur tekanan darah dan gula darah peserta.

Lalu, para ahli menemukan bahwa lebih dari separuh dari peserta mengalami 30 persen kenaikan kalori harian setelah makan di atas jam 6 sore. Tak hanya itu, kadar gula darah puasa, insulin, dan tekanan darah peserta juga tampak lebih tinggi bila dibandingkan dengan pria yang jumlah kalorinya lebih sedikit.

Dikutip dari Mayo Clinic, kadar gula darah puasa yang tinggi adalah salah satu tanda awal diabetes (prediabetes). Gula darah puasa itu sendiri adalah jumlah gula dalam darah ketika seseorang tidak makan setidaknya 8 jam.

Jika ditelisik lebih lanjut, sebanyak 70 persen orang dengan prediabetes sangat rentan terkena penyakit diabetes tipe 2. Nah, diabetes tipe 2 inilah yang menjadi salah satu pemicu penyakit jantung.

Mulai sekarang, Anda tidak dianjurkan untuk makan terlalu malam demi menjaga kesehatan tubuh.

Sebetulnya, tidak ada patokan khusus kapan Anda harus makan dan berhenti makan saat malam hari. Akan tetapi, para pakar kesehatan menyarankan Anda untuk memberi jeda waktu antara makan malam dan tidur selama 2-3 jam.

baca juga

Ini akan memberikan waktu bagi tubuh untuk mencerna makanan terakhir yang Anda makan. Hal ini pun disepakati oleh Maureen Talbot, seorang perawat senior divisi jantung di British Heart Foundation.

Ia menuturkan bahwa selain memperhatikan jam makannya, Anda juga wajib memerhatikan apa yang Anda makan. Pilihlah makanan yang mengandung gizi seimbang seperti buah dan sayur. Yang tak kalah penting, hindari makanan berlemak untuk mencegah risiko penyakit kronis di masa mendatang.

Kalau Anda tidak sempat makan malam, namun merasa lapar di tengah malam sebelum tidur, sebaiknya pilihlah makanan yang lebih mudah dicerna, misalnya sepotong buah atau segelas susu saja sudah cukup untuk mengganjal perut sampai pagi hari untuk mencegah risiko penyakit jantung.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Risiko Terjangkit Penyakit Cukup Tinggi, Ada Tips Menghindarinya

Risiko Terjangkit Penyakit Cukup Tinggi, Ada Tips Menghindarinya

Health | Selasa, 11 Desember 2018 | 15:00 WIB

Begini Cara Atur Nafsu Makan yang Liar saat Cuaca Dingin

Begini Cara Atur Nafsu Makan yang Liar saat Cuaca Dingin

Lifestyle | Sabtu, 08 Desember 2018 | 21:00 WIB

Suka Datang Tiba-tiba, Kenali 3 Gejala Khas Serangan Jantung

Suka Datang Tiba-tiba, Kenali 3 Gejala Khas Serangan Jantung

Health | Kamis, 06 Desember 2018 | 10:06 WIB

Terkini

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Data Center Menjamur, Kebutuhan Listrik RI Makin Tertekan

Bisnis | Selasa, 22 September 2026 | 18:40 WIB

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Gubernur Lampung Instruksikan Pangkas Izin Perumahan: Atasi Backlog Tak Cukup Andalkan Bedah Rumah

Lampung | Selasa, 22 September 2026 | 18:39 WIB

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Kabut Asap Kepung Tembilahan: Ratusan Warga Terserang ISPA, Siswa Pakai Masker

Riau | Selasa, 22 September 2026 | 18:37 WIB

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

Jejak Rasuah Sirajudin Lasena Diduga Dimulai Sejak Jabat Pj Bupati Bolmut, Raup Belasan Miliar

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:36 WIB

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Art Jakarta 2026 Hadir 2-4 Oktober, Libatkan 75 Galeri dari Indonesia dan Mancanegara

Lifestyle | Selasa, 22 September 2026 | 18:29 WIB

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

Minta Pakar Objektif Soal Kebijakan Pemerintah, Pigai: Saya Disuruh Turun Tidak Masalah, Tapi...

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:27 WIB

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

Terorisme Ekologi Ala Prabowo, Mampukah Setop Karhutla di Indonesia?

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:26 WIB

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Review Buku This Book Is Seriously Silly!: Belajar Interaktif Lewat Ubur-Ubur Konyol

Your Say | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

Prabowo Dorong Industri Tekstil Bangkit, Bea Cukai Diminta Tertibkan Impor yang Ganggu Produsen

News | Selasa, 22 September 2026 | 18:24 WIB

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Banjir Bandang Solok, 1 Korban Ditemukan Meninggal-1Masih Dicari

Sumbar | Selasa, 22 September 2026 | 18:23 WIB

×