Seberapa Besar Peluang Deteksi Dini untuk Pencegahan Kanker?

Vania Rossa, Vessy Dwirika Frizona

Senin, 04 Februari 2019 | 16:15 WIB
Seberapa Besar Peluang Deteksi Dini untuk Pencegahan Kanker?
Ilustrasi deteksi dini kanker. (Shutterstock)

Suara.com - Deteksi dini kanker alias skrining kanker menjadi sangat penting untuk dilakukan demi menemukan cikal bakal kanker yang biasanya tak menunjukkan gejala apa pun. Berdasarkan data Globocan 2018, sebanyak 1 dari 5 laki-laki dan 1 dari 6 perempuan di dunia terserang kanker. Angka kematian karena kanker juga diperkirakan menimpa 1 dari 8 lelaki dan 1 dari 11 perempuan di seluruh dunia. Untuk itu, setiap tahunnya, dunia memperingati World Cancer Day atau Hari Kanker Dunia pada 4 Februari.

Seperti dilansir dari laman Jaringan Pemberitaan Pemerintah, Indonesia sendiri menempati urutan kedelapan di Asia Tenggara dan ke-23 di Asia untuk angka kejadian kanker. Berdasarkan data Riskesdas terbaru tahun 2018, prevalensi penyakit kanker di Indonesia mengalami peningkatan. Dari yang tadinya 1,4 per 1.000 penduduk pada tahun 2013, naik menjadi 1,79 per 1.000 penduduk di tahun 2018.

Kemudian timbul pertanyaan, sebenarnya bisakah penyakit ini dicegah? Apakah deteksi dini bisa membuat seseorang terhindar dari kanker?

Menurut dokter konsultan Hellosehat, dr. Tania Savitri, meski hingga saat ini penyebab pasti kanker belum diketahui, WHO mengatakan bahwa sebenarnya 30 persen kejadian kanker bisa dicegah. Beberapa kasus memang terjadi akibat keturunan atau faktor gen, namun itu hanya sekitar 5 – 10 persen. Sisanya disebabkan oleh faktor lingkungan, seperti polusi dan gaya hidup.

Semakin dini ditemukan, semakin tinggi pula tingkat kesembuhan penderita kanker. Tapi, kapan sebaiknya melakukan tes medis ini? Bergantung jenis kankernya, berbeda pula kapan waktu yang tepat untuk melakukan skrining. Misalnya saja, untuk melakukan skrining kanker payudara (mamografi), seseorang mungkin bisa memulainya ketika berusia 40 tahun. Apabila memiliki riwayat dalam keluarga, Anda mungkin bisa melakukannya lebih awal. Konsultasikanlah dengan dokter apabila Anda memiliki kecurigaan terhadap penyakit jenis ini.

Untuk kanker lainnya, seperti prostat, biasanya dokter akan meminta Anda melakukan skrining mulai dari usia 50-an. Melakukannya secara rutin, apalagi jika Anda pernah memiliki riwayat penyakit ini dalam keluarga, akan membantu dokter menemukannya dan menanganinya lebih dini sehingga kemungkinan pasien untuk sembuh akan lebih tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Hari Kanker Sedunia, RSCM Bagi-Bagi Makanan Sehat untuk Pasien Kanker

Hari Kanker Sedunia, RSCM Bagi-Bagi Makanan Sehat untuk Pasien Kanker

Health | Senin, 04 Februari 2019 | 11:32 WIB

Pengobatan Personal Akan Jadi Tren Terbaru dalam Tata Laksana Kanker

Pengobatan Personal Akan Jadi Tren Terbaru dalam Tata Laksana Kanker

Health | Sabtu, 02 Februari 2019 | 13:27 WIB

Jangan Keliru, Ini Beda Tumor dengan Kanker

Jangan Keliru, Ini Beda Tumor dengan Kanker

Health | Kamis, 31 Januari 2019 | 20:30 WIB

Terkini

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

HUT ke-81, KAI Layani 258,9 Juta Pelanggan pada Semester I 2026

Foto | Selasa, 29 September 2026 | 05:05 WIB

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

×