Beras yang Difrementasi Bisa Naikkan Trombosit Pasien DBD?

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Rabu, 13 Februari 2019 | 14:10 WIB
Beras yang Difrementasi Bisa Naikkan Trombosit Pasien DBD?
Ilustrasi beras yang difrementasi diduga dapat menaikkan trombosit pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD). (Shutterstock)

Suara.com - Angkak atau beras yang difrementasi dipercaya dapat menaikkan trombosit pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD).

Tapi menurut dr Mulya Rahma Karyanti, SpA(K), MSc, belum ada bukti nyata bahwa angkak dapat meningkatkan trombosit dalam darah.

"Sampai saat ini belum ada evidence based yang cukup kuat kalau angkak dapat menaikkan trombosit. Kalau pun misal dari dulu bisa, sudah kita gunakan," kata Mulya dalam acara 'Deman Berdarah yang Tak Kunjung Musnah' di Ruang Auditorium 2, Gedung Imeri FKUI, Jakarta Pusat, Rabu, (13/2/2019).

Senada dengan Mulya, Dr dr Leonard Nainggolan, SpPD-KPTI dari Universitas Indonesia juga mengatakan bahwa penurunan jumlah trombosit tidak melulu menjadi kunci kegawatan saat seseorang mengalami DBD. 

Maka dari itu, usaha menaikkan trombosit akan percuma bila tidak dibarengi dengan usaha menurunkan kadar hematokrit.

Hematokrit sendiri merupakan kadar sel darah merah dalam darah yang dapat menjadi penanda adanya kebocoran plasma. Hal tersebut dapat berakibat fatal pada pasien DBD.

"Pada pasien DBD, trombosit memang turun tapi itu bukan target utama. Target utama adalah mencegah supaya jangan terjadi kenaikan pengentalan darah," kata Leonard.

Lalu, kapan waktu yang tepat bagi seorang pasien DBD untuk mendapatkan transfusi trombosit?

Kata Leonard, para pakar dan pelaku kesehatan telah bersepakat bahwa tidak semua pasien DBD perlu mendapatkan transfusi darah.

baca juga

"Pada 2005, kami sepakat kalau transfusi trombisit dilakukan pada pasien dengan trombosit di bawah 100 ribu dan harus disertai pendarahan masif. Harus ada catatan pendarahan masif seperti muntah darah, BAB darah, mimisan, gusi berdarah. Itu kita anggap pendarahan masif baru kita berikan transfusi trombisit," tambah Leonard.

Hal paling penting kata Leonard, pasien DBD harus selalu berkecukupan cairan yang mengandung glukosa dan elektrolit.

Dan pembahasan angkak atau beras yang difrementasi dapat menaikkan trombosit pada pasien Demam Berdarah Dengue (DBD) masih ada dalam pembuktian.
 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jiwasraya Luncurkan Asuransi Mikro Sahabat dan JS Demam Berdarah

Jiwasraya Luncurkan Asuransi Mikro Sahabat dan JS Demam Berdarah

Bisnis | Selasa, 12 Februari 2019 | 11:09 WIB

Hingga Februari 2019, 180 Orang Meninggal Dunia karena Demam Berdarah

Hingga Februari 2019, 180 Orang Meninggal Dunia karena Demam Berdarah

Health | Senin, 11 Februari 2019 | 19:54 WIB

Anies: Biaya Pengobatan Pasien DBD Bakal Ditanggung Pemprov

Anies: Biaya Pengobatan Pasien DBD Bakal Ditanggung Pemprov

News | Senin, 04 Februari 2019 | 21:21 WIB

Update DBD 4 Februari 2019: Infeksi 16.692 Jiwa, 90 persen Diderita Anak

Update DBD 4 Februari 2019: Infeksi 16.692 Jiwa, 90 persen Diderita Anak

Health | Senin, 04 Februari 2019 | 16:39 WIB

Terkini

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Jay Idzes Main Penuh 90 Menit, Sassuolo Takluk di Kandang AS Roma

Bola | Minggu, 08 November 2026 | 09:14 WIB

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

KPK Usut Perpanjangan SHGB Kota Baru Parahyangan Seret Pejabat ATR BPN

News | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

5.000 Atlet Siap Bertanding di Bone dan Wajo

Sulsel | Minggu, 08 November 2026 | 09:07 WIB

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Apa Itu KidZania yang Disebut Ria Ricis? Ini Makna dan Konsep Sebenarnya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 09:01 WIB

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

Arab Saudi Bombardir Yaman, Puluhan Warga Sipil Tewas di Sanaa

News | Minggu, 08 November 2026 | 08:59 WIB

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

6 Cara Cek Penerima Bantuan Iuran PBI BPJS Kesehatan

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:50 WIB

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Uang Asuransi 2 Miliar Melayang Gara-Gara Mati Suri? Intip Serunya Film Gak Ada Matinya!

Your Say | Minggu, 08 November 2026 | 08:48 WIB

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Hadirkan Aroma Kopi Nusantara di Blok M, Pertamina Gelar Pekan Kopi Jelang SMEXPO 2026

Bisnis | Minggu, 08 November 2026 | 08:29 WIB

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Kenapa Ria Ricis Dihujat usai Datangi Lokasi Karhutla? Ini Pemicu Kontroversinya

Lifestyle | Minggu, 08 November 2026 | 08:23 WIB

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Misi Hijau JCWF 2026: Wujudkan Wisata Berkelanjutan Lewat Kolaborasi Lintas Sektor

Jogja | Minggu, 08 November 2026 | 07:53 WIB

×