Alergi Parah, Gadis 9 Tahun Meninggal Setelah Makan Es Krim

Vika Widiastuti | Suara.com

Kamis, 21 Februari 2019 | 15:11 WIB
Alergi Parah, Gadis 9 Tahun Meninggal Setelah Makan Es Krim
Ilustrasi es krim (Shutterstock)

Suara.com - Seorang anak berusia 9 tahun dilaporkan meninggal dunia akibat alergi parah seusai makan es krim di Costa del Sol.

Gadis tersebut awalnya dilarikan ke rumah sakit Materno Infantil Malaga pada Sabtu setelah mengalami syok anafilaksis disertai dengan reaksi alergi.

Ia yang saat itu sedang berlibur bersama keluarganya di sebuah hotel dekat Fuengirola dilaporkan alergi terhadap susu dan kacang-kacangan.

HiMedik Melansir dari mirror, seorang juru bicara rumah sakit mengatakan, seorang gadis berusia sembilan tahun meninggal di rumah sakit pada Senin sore.

Dia diterima pada Sabtu malam dengan syok anafilaksis. Dia kemudian dipindahkan ke Rumah Sakit Materno Infantil di Malaga sekitar tengah malam pada hari yang sama," ungkapnya.

Seorang juru bicara untuk pusat koordinasi tanggap darurat regional mengonfirmasi alarm dinyalakan di sebuah hotel di daerah Mijas di Costa del Sol tepat setelah pukul 21.00 pada hari Sabtu.

Dia berkata, "Kami menerima telepon pada jam sembilan lewat sembilan menit pada Sabtu malam dari sebuah hotel di Mijas. Mereka mengatakan ada seorang gadis yang tidak bisa bernapas.

Es krim. (Pixabay/silviarita)
Es krim. (Pixabay/silviarita)

'Pasien itu, seorang gadis berusia sembilan tahun dibawa ke Rumah Sakit Costa del Sol."

Keluarga itu menginap di sebuah resor liburan kelas atas bernama Club La Costa World di Mijas yang dijalankan oleh CLC World Resorts & Hotels.

Resor mengonfirmasi dalam pernyataan bahwa gadis itu jatuh sakit setelah makan es krim di tempat lain.

"CLC World Resorts & Hotels ingin menyampaikan belasungkawa kepada keluarga setelah kehilangan putri mereka pada 18 Februari 2019.

'Setelah makan es krim di pusat perbelanjaan setempat, gadis itu mengalami reaksi alergi parah.

Es krim (unsplash.com)
Es krim (unsplash.com)

'CLC World Resorts & Hotels ingin mengucapkan terima kasih kepada staf dan layanan darurat untuk tanggapan mereka yang cepat dan tepat dan dukungan berkelanjutan untuk keluarga pada saat yang sulit ini.

Anak yang tidak disebutkan namanya itu dikatakan telah dilarikan lebih dulu ke Rumah Sakit Costa del Sol dekat Marbella sebelum dipindahkan ke rumah sakit di Malaga dalam 'kondisi kritis' ketika kondisinya memburuk.

Otopsi dilakukan di Institute of Forensic Medicine Malaga pada Selasa pagi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Libido Lelaki Rendah, Tingkatkan dengan Es Krim Vanila

Libido Lelaki Rendah, Tingkatkan dengan Es Krim Vanila

Health | Minggu, 10 Februari 2019 | 22:27 WIB

Alergi Kacang, Gadis Ini Hampir Meninggal Setelah Pakai Lip Balm

Alergi Kacang, Gadis Ini Hampir Meninggal Setelah Pakai Lip Balm

Health | Kamis, 07 Februari 2019 | 07:07 WIB

Nggak Terima, Bocah Ini Nekat Ngajak Berantem Penjual Es Krim Turki

Nggak Terima, Bocah Ini Nekat Ngajak Berantem Penjual Es Krim Turki

Lifestyle | Sabtu, 26 Januari 2019 | 17:49 WIB

Es Krim Gelato di Restoran Italia Ini Selalu Bikin Kangen Bali

Es Krim Gelato di Restoran Italia Ini Selalu Bikin Kangen Bali

Lifestyle | Jum'at, 04 Januari 2019 | 14:30 WIB

Studi: 1 dari 12 Anak Kemungkinan Memiliki Alergi Makanan

Studi: 1 dari 12 Anak Kemungkinan Memiliki Alergi Makanan

Health | Selasa, 11 Desember 2018 | 09:40 WIB

Kurang Paparan Sinar Matahari Bikin Anak Rentan Alergi

Kurang Paparan Sinar Matahari Bikin Anak Rentan Alergi

Health | Kamis, 22 November 2018 | 17:00 WIB

Terkini

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Hati-Hati Efek 'Balas Dendam' Makan Enak: Ini 3 Penyakit yang Paling Banyak Diklaim Pasca Lebaran

Health | Jum'at, 03 April 2026 | 09:53 WIB

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Bukan Cuma Rusak Lingkungan, Penebangan Hutan Liar juga Picu Lonjakan Penyakit

Health | Kamis, 02 April 2026 | 10:17 WIB

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Pendidikan Karakter Anak: Tak Cukup di Kelas, Harus Lewat Aksi Nyata

Health | Kamis, 02 April 2026 | 07:14 WIB

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Panas Ekstrem Tak Cuma Bikin Gerah, Tapi Juga Bisa Memperpendek Usia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:35 WIB

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Christophe Piganiol: Rantai Pasok yang Tangguh Adalah Kunci Keselamatan Pasien

Health | Rabu, 01 April 2026 | 17:26 WIB

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Mengenal Neuro-Afirming, Solusi Kesehatan Mental untuk Anak Spesial di Indonesia

Health | Rabu, 01 April 2026 | 12:45 WIB

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Residu Obat Ditemukan di Sungai dan Danau, Begini Dampak Nyatanya

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 18:10 WIB

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB