Waduh, 1 dari 5 Perempuan Percaya Pap Smear Bisa Deteksi Kanker Ovarium

M. Reza Sulaiman, Dinda Rachmawati

Rabu, 27 Februari 2019 | 14:30 WIB
Waduh, 1 dari 5 Perempuan Percaya Pap Smear Bisa Deteksi Kanker Ovarium
Pap smear tidak bisa deteksi kanker ovarium. (Shutterstock)

Suara.com - Waduh, 1 dari 5 Perempuan Percaya Pap Smear Bisa Deteksi Kanker Ovarium

Sejumlah tes dan vaksin bisa dilakukan untuk mendeteksi secara dini kanker serviks pada perempuan. Namun sayangnya, hal ini tidak bisa dilakukan untuk kanker ovarium.

Sebuah survei yang dilakukan oleh yayasan amal Target Ovarian Cancer dan YouGov mengungkap, ternyata tidak semua perempuan paham mengenai hal tersebut.

Setidaknya, satu dari lima perempuan Inggris salah mengira bahwa pap smear selain bisa mendeteksi kanker serviks, juga dapat mendeteksi apakah mereka memiliki kanker ovarium.

Hal ini membuat lebih dari lima juta perempuan seakan mempertaruhkan hidup mereka karena kebingungan ini, mengingat bahwa kanker ovarium adalah kanker ginekologi paling mematikan di Inggris.

Pap smear sebenarnya dirancang untuk mendeteksi kanker serviks, tetapi tidak ada program skrining semacam itu untuk kanker ovarium. Artinya, memiliki kesadaran yang kuat akan gejala adalah kunci untuk deteksi dini kanker ovarium.

Bahkan hingga saat ini, tidak ada vaksin yang dapat mencegah kanker ovarium. Berbeda dengan kanker serviks, yang bisa dicegah dengan penggunaan vaksin HPV.

Karenanya, Target Ovarian Cancer dan YouGov berharap untuk mengatasi kesalah pahaman umum ini agar mereka bisa meningkatkan kesadaran akan gejala kanker ovarium. Beberapa gejala tersebut antara lain kembung yang terus-menerus, kehilangan nafsu makan, sakit perut, dan perlu buang air kecil lebih sering.

Pap smear. (Shutterstock)
Pap smear tidak bisa deteksi kanker ovarium, hanya untuk kanker serviks. (Shutterstock)

"Kita perlu memerangi kebingungan seputar kanker ovarium dan skrining serviks, karena sementara pap smear adalah alat vital dalam kesehatan masyarakat, pilihan serupa tidak ada pada kanker ovarium," kata Annwen Jones, kepala eksekutif Target Ovarian Cancer, dilansir The Independent.

baca juga

Pada Desember tahun lalu, Public Health England mengungkapkan bahwa mereka berharap perempuan dapat memeriksakan diri mereka sendiri di rumah untuk mempermudah deteksi kanker serviks.

Jones mengakui manfaat dari langkah-langkah ini, tetapi ia bersikeras bahwa hal ini saja tidak cukup dilakukan untuk memerangi kanker ovarium, yang mempengaruhi lebih dari 25.000 perempuan di Inggris.

"Sementara kami menyambut investasi pemerintah dalam meningkatkan kesadaran akan program skrining serviks pada bulan Maret ini, komunitas kanker ovarium sangat menyadari bahwa 11 perempuan meninggal setiap hari akibat kanker ovarium dan kami sangat perlu melihat kampanye kesadaran gejala kanker ovarium nasional," ungkap dia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meninggal karena Kanker, Wanita Ini Sempat Ungkap Pesan Terakhir Kritik RS

Meninggal karena Kanker, Wanita Ini Sempat Ungkap Pesan Terakhir Kritik RS

Health | Selasa, 26 Februari 2019 | 18:47 WIB

Kanker Dikira Kulit Kering, Perempuan Kehilangan Cuping Hidung

Kanker Dikira Kulit Kering, Perempuan Kehilangan Cuping Hidung

Health | Senin, 25 Februari 2019 | 13:39 WIB

Alasan Ria Irawan Tak Sarankan Pengidap Kanker Berobat ke Luar Negeri

Alasan Ria Irawan Tak Sarankan Pengidap Kanker Berobat ke Luar Negeri

Entertainment | Sabtu, 23 Februari 2019 | 17:08 WIB

Studi Sebut Stres Bisa Picu Kanker pada Perempuan

Studi Sebut Stres Bisa Picu Kanker pada Perempuan

Health | Kamis, 21 Februari 2019 | 09:19 WIB

Cek! Begini Cara Bedakan Benjolan di Payudara Tanda Kanker atau Bukan

Cek! Begini Cara Bedakan Benjolan di Payudara Tanda Kanker atau Bukan

Health | Kamis, 21 Februari 2019 | 07:43 WIB

Terkini

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Kita Cari! Bahar bin Smith Geruduk The Sounds Project Buru Pelaku Hafalan Quran Hadiah Miras

Entertainment | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:22 WIB

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Konvoi Usai Menang Futsal Berujung Petaka, 9 Pelajar Diamankan Polisi di Solo

Jawa Tengah | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:13 WIB

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Polresta Cirebon Sita 6.964 Butir Obat Keras Ilegal, Tiga Pengedar Ditangkap

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:07 WIB

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Kolaborasi Kampus dan Industri Dinilai Penting untuk Bangun Kota Berkelanjutan

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:03 WIB

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Mahasiswa Tersangka Tabrak Lari di Bandung Mengemudi dalam Kondisi Mabuk

Jabar | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:58 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

Pelaku Pemerkosaan dan Pembunuhan di Tangerang Beraksi Saat Mabuk, Pintu Rumah Korban Tak Terkunci

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:44 WIB

×