Waduh, Tiup Lilin Ulang Tahun Ternyata Memiliki Konsekuensi

RR Ukirsari Manggalani | Firsta Nodia | Suara.com

Senin, 18 Maret 2019 | 10:00 WIB
Waduh, Tiup Lilin Ulang Tahun Ternyata Memiliki Konsekuensi
Tart ulang tahun dengan lilin menyala. Sebagai ilustrasi [Shutterstock].

Suara.com - Hampir di seluruh seremoni ulang tahun, acara wajib yang dilakukan adalah menyanyikan lagu "Happy Birthday to You" beriring meniup lilin. Riuh, para tamu berseru, sementara yang mempunyai hajatan bersiap-siap mengembuskan udara dari bibirnya. Namun, adakah di antara Anda sadar bahayanya?

Memang, prosesi meniup lilin ulang tahun sudah menjadi rutinitas yang mungkin selalu dilakukan orang. Dari anak-anak sampai dewasa melakukan acara tiup lilin untuk merayakan usia barunya. Nah, dari kegiatan ini terselip sebuah risiko di bidang kesehatan.

Ya, ketika melakukan tiup lilin, berarti Anda telah meningkatkan risiko penyebaran bakteri pada kue, setidaknya hingga 15 persen!

Sebuah penelitian yang dilakukan oleh tim dari Clemson University, South Carolina, Amerika Serikat, menemukan bahwa lilin pada kue mampu meningkatkan bakteri di sekitar kue.

Hal ini disebabkan oleh transfer aerosol yang terjadi ketika lilin mengeluarkan zat panas saat dinyalakan. Selain itu kegiatan meniup lilin juga mendorong transfer bakteri di mulut si peniup ke permukaan kue.

Ilustrasi Galaxy Cake (foto: Shutterstock)
Ilustrasi  cake tanpa lilin [Shutterstock].

Untuk mengarah pada temuan ini, para peneliti mengamati sepotong kue dengan lapisan gula di atasnya dan kondisi lilin menyala. Setelah lilin ditiup, peneliti menunggu selama 15 menit untuk mencatat pertumbuhan bakteri sebelum lilin dinyalakan dan setelah ditiup.

Ada perbedaan yang mengejutkan antara keduanya. Hasilnya menunjukkan bahwa ada peningkatan besar dalam pertumbuhan bakteri pada kue dengan lilin menyala di atasnya. Tidak hanya itu, peneliti juga menemukan bahwa lingkungan yang lembap setelah lilin-lilin ditiupkan mendorong pertumbuhan 100 jenis bakteri yang berbeda.

Meskipun bukan berarti peneliti melarang rutinitas ulang tahun ini, setidaknya dengan temuan ini Anda mulai berhati-hati tentang risiko infeksi bakteri di kue ulang tahun. Terutama jika si peniup lilin sedang mengalami gejala infeksi seperti pilek, batuk dan flu.

Jangan lupa untuk tingkatkan daya tahan tubuh Anda dengan mengonsumsi makanan sehat, beristirahat cukup dan mengonsumsi suplemen jika perlu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Waspada! Makan 3 Telur per Minggu Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Waspada! Makan 3 Telur per Minggu Bisa Tingkatkan Risiko Penyakit Jantung

Health | Sabtu, 16 Maret 2019 | 20:50 WIB

Penggemar Olah Raga dan Perokok Cenderung Banyak Pasangan. Kok Bisa?

Penggemar Olah Raga dan Perokok Cenderung Banyak Pasangan. Kok Bisa?

Health | Minggu, 10 Maret 2019 | 21:00 WIB

Tak Disangka, Ini 5 Alasan Olahraga Tanpa Busana Lebih Bermanfaat

Tak Disangka, Ini 5 Alasan Olahraga Tanpa Busana Lebih Bermanfaat

Health | Sabtu, 09 Maret 2019 | 15:11 WIB

Terkini

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Standar Internasional Teruji, JEC Kembali Berjaya di Healthcare Asia Awards

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 05:00 WIB

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Dokter Muda di Cianjur Meninggal Akibat Campak, Kemenkes Lakukan Penyelidikan Epidemiologi

Health | Jum'at, 27 Maret 2026 | 16:43 WIB

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Madu Herbal untuk Daya Tahan Tubuh: Kenali Manfaat dan Perannya bagi Kesehatan

Health | Rabu, 25 Maret 2026 | 17:44 WIB

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Kenali Manfaat Injeksi Vitamin C untuk Daya Tahan dan Kesehatan Kulit

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 20:11 WIB

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Sering Sakit Kepala? Ini Ciri-Ciri yang Mengarah ke Tumor Otak

Health | Selasa, 24 Maret 2026 | 19:11 WIB

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Pentingnya Edukasi Menstruasi untuk Remaja Perempuan, Kunci Sehat dan Percaya Diri Sejak Dini

Health | Jum'at, 20 Maret 2026 | 13:04 WIB

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Jaga Hidrasi Saat Ramadan, Ini Pentingnya Menjaga Ion Tubuh di Tengah Mobilitas Tinggi

Health | Kamis, 19 Maret 2026 | 13:49 WIB

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Waspada Makan Berlebihan Saat Lebaran: 5 Tips Cerdas Nikmati Opor Tanpa Gangguan Pencernaan!

Health | Rabu, 18 Maret 2026 | 07:05 WIB