Pertama di Dunia, Operasi Bedah Otak Jarak Jauh Gunakan Jaringan 5G

M. Reza Sulaiman

Kamis, 21 Maret 2019 | 08:30 WIB
Pertama di Dunia, Operasi Bedah Otak Jarak Jauh Gunakan Jaringan 5G
Dokter lakukan operasi bedah otak jarak jauh dengan bantuan jaringan 5G (Shutterstock).

Suara.com - Pertama di Dunia, Operasi Bedah Otak Jarak Jauh Gunakan Jaringan 5G

Manfaat kemajuan teknologi juga dirasakan di bidang kedokteran. China contohnya, berhasil melakukan operasi bedah otak jarak jauh pertama di dunia yang menggunakan jaringan 5G.

Dikutip Himedik dari Interesting Engineering, ahli bedah dari First Medical Center, Ling Zhipei, melakukan operasi bedah otak untuk menanamkan alat stimulasi otak dalam (DBS) di otak pasien Parkinson.

Operasi berhasil terjadi berkat kerja sama antara Huawei dan China Mobile untuk mengoperasi otak pasien penyakit Parkinson dari jarak 3.000 km.

Menurut China Daily, dengan bantuan dari China Mobile dan raksasa teknologi China Huawei, China PLA General Hospital (PLAGH) sukses melakukan operasi tersebut pada Sabtu menggunakan teknologi 5G.

Ling melakukan operasi yang rumit dari jarak 3.000 km itu dalam waktu sekitar tiga jam. Setelah operasi, pasien memberi tanggapan positif.

"Saya merasa baik," katanya.

Ilustrasi tentang teknologi jaringan 5G (Shutterstock).
Dokter lakukan operasi bedah otak jarak jauh dengan bantuan jaringan 5G (Shutterstock).

Sementara itu, Ling tidak memiliki pikiran untuk mencetak sejarah ketika mendapat panggilan untuk operasi.

"Saya bergiliran bekerja di Beijing dan Hainan, dan operasi berlangsung ketika saya di Hainan. Seorang pasien dengan Parkinson di Beijing membutuhkan operasi dan tidak mungkin terbang ke Hainan," ujar Ling.

baca juga

"Jaringan 5G telah memecahkan masalah seperti video terhenti dan keterlambatan kontrol jarak jauh, yang dialami di bawah jaringan 4G, jadi bisa membantu operasi yang hampir real-time. Anda hampir tak merasakan bahwa pasien berjarak 3.000 kilometer jauhnya," tambahnya.

Kapan ya operasi bedah otak bisa dilakukan jarak jauh dengan jaringan 5G di Indonesia? (Himedik/Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana)

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Real Time dengan Jaringan 5G, Dokter Ini Sukses Lakukan Operasi Jarak Jauh

Real Time dengan Jaringan 5G, Dokter Ini Sukses Lakukan Operasi Jarak Jauh

Tekno | Rabu, 20 Maret 2019 | 17:51 WIB

Telkomsel Matangkan Kesiapan Teknologi 5G Menuju Indonesia Digital 2025

Telkomsel Matangkan Kesiapan Teknologi 5G Menuju Indonesia Digital 2025

Tekno | Minggu, 03 Maret 2019 | 11:37 WIB

Waspada, Peneliti Temukan Tiga Kelemahan dalam Jaringan 4G dan 5G

Waspada, Peneliti Temukan Tiga Kelemahan dalam Jaringan 4G dan 5G

Tekno | Selasa, 26 Februari 2019 | 14:20 WIB

Terobosan Baru, Pasien Epilepsi Dibuat Tertawa Saat Operasi Bedah Otak

Terobosan Baru, Pasien Epilepsi Dibuat Tertawa Saat Operasi Bedah Otak

Health | Rabu, 06 Februari 2019 | 16:58 WIB

Pertama Di Dunia, Roti Canai Rendah Gula untuk Pengidap Diabetes!

Pertama Di Dunia, Roti Canai Rendah Gula untuk Pengidap Diabetes!

Health | Senin, 28 Januari 2019 | 12:40 WIB

Pertama di Dunia, Bayi Lahir Melalui Transplantasi Rahim dari Donor Mati

Pertama di Dunia, Bayi Lahir Melalui Transplantasi Rahim dari Donor Mati

Health | Rabu, 05 Desember 2018 | 08:54 WIB

Terkini

Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya

Mengukur Kebijakan dari Siapa yang Kehilangan Manfaatnya

Your Say | Selasa, 01 September 2026 | 12:30 WIB

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:27 WIB

Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun

Sektor Transportasi Deflasi di Agustus 2026 Imbas Harga Tiket Pesawat dan Bensin Turun

Bisnis | Selasa, 01 September 2026 | 12:26 WIB

Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan

Warga Jakarta Gelar Salat Istisqa Minta Turun Hujan

Bekaci | Selasa, 01 September 2026 | 12:26 WIB

6 Shio yang Paling Pandai Mengelola Keuangan dan Investasi

6 Shio yang Paling Pandai Mengelola Keuangan dan Investasi

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:25 WIB

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

KPK Akan Hadirkan 303 Saksi dalam Sidang Kasus Korupsi Kuota Haji

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:24 WIB

Perbedaan Two Way Cake vs Compact Powder vs Loose Powder, Mana yang Sesuai Jenis Kulitmu?

Perbedaan Two Way Cake vs Compact Powder vs Loose Powder, Mana yang Sesuai Jenis Kulitmu?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:24 WIB

Di Tengah Tren yang Cepat Berubah, Amagra Pilih Punya Warna Sendiri

Di Tengah Tren yang Cepat Berubah, Amagra Pilih Punya Warna Sendiri

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:22 WIB

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion?

Apakah New Balance 530 Cocok untuk Lari Jarak Jauh atau Hanya Sepatu Fashion?

Lifestyle | Selasa, 01 September 2026 | 12:21 WIB

Kemlu Belum Pastikan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia buat Perang Lawan Ukraina

Kemlu Belum Pastikan 8 WNI Jadi Tentara Bayaran Rusia buat Perang Lawan Ukraina

News | Selasa, 01 September 2026 | 12:20 WIB

×