Pertama di Dunia, Bayi Lahir Melalui Transplantasi Rahim dari Donor Mati

M. Reza Sulaiman
Pertama di Dunia, Bayi Lahir Melalui Transplantasi Rahim dari Donor Mati
Pertama di dunia, bayi lahir hidup melalui transplantasi rahim dari rahim donor mati. (Shutterstock)

Pertama kalinya di dunia, ilmuwan sukses melahirkan bayi hidup melalui transplantasi rahim yang berasal dari donor yang sudah meninggal.

Suara.com - Untuk pertama kalinya di dunia, ilmuwan sukses melahirkan bayi hidup melalui transplantasi rahim yang berasal dari donor yang sudah meninggal.

Dalam studi yang dipublikasikan di jurnal The Lancet ini, dr Darni Ejzenberg dari Sao Paulo University, Brasil, membantu kelahiran bayi dari wanita yang mendapatkan transplantasi rahim dari donor yang sudah meninggal dunia.

Hal ini merupakan yang pertama kali di dunia, mengingat bayi lahir melalui transplantasi rahim lainnya memiliki rahim dari donor yang masih hidup.

Bayi mungil tersebut lahir melalui operasi caesar dengan berat 2,5 kg. Sang ibu dan bayi diketahui berada dalam keadaan sehat, dan masih berada di rumah sakit untuk observasi.

Dalam keterangannya, dr Ejzenberg mengatakan kesuksesan ini bisa menjadi pintu bagi wanita dengan masalah rahim untuk bisa memiliki anak.

"Jumlah orang yang mau mendonorkan organ tubuhnya setelah meninggal lebih banyak daripada donor organ dari orang yang masih hidup. Potensi manfaatnya untuk populasi di dunia sangat besar," tutur Ejzenberg, dikutip dari Reuters.

Percobaan sebelumnya untuk melahirkan bayi hidup melalui transplantasi rahim dari donor mati mengalami kegagalan. Tercatat ada 10 percobaan yang dilakukan di Amerika Serikat, Republik Ceko, dan Turki, dengan Brasil menjadi satu-satunya yang sukses.

Kelahiran bayi hidup dari transplantasi rahim pertama kali dilakukan tahun 2013 di Swedia, dengan sang ibu mendapatkan donor rahim dari keluarga.

Baca Juga

Suara.Com

Suara.com adalah portal berita yang
menyajikan informasi terhangat, baik peristiwa politik, bisnis, hukum, entertainment...

QUOTES OF THE DAY

INFOGRAFIS