Ganti Kentang dengan Nasi Tidak Jamin Bisa Cegah Obesitas Lho!

M. Reza Sulaiman, Shevinna Putti Anggraeni

Kamis, 09 Mei 2019 | 18:00 WIB
Ganti Kentang dengan Nasi Tidak Jamin Bisa Cegah Obesitas Lho!
Makan kentang sebagai pengganti nasi. (Shutterstock)

Suara.com - Ganti Kentang dengan Nasi Tidak Jamin Bisa Cegah Obesitas Lho!

Kentang sering digunakan sebagai pengganti nasi bagi orang yang sedang berdiet. Padahal faktanya, baik kentang maupun nasi sama-sama bisa bikin obesitas, jika dimasak dengan cara yang tidak tepat.

Dilansir Himedik dari Healthxchange.sg, baik kentang maupun nasi adalah karbohidrat kompleks yang jika dimakan dalam jumlah sedang tidak akan membuat gemuk.

Tetapi, kentang saja juga bisa menyebabkan masalah obesitas jika mengonsumsi dengan cara masak dan jumlah yang salah.

Contohnya, jika kita mengonsumsi kentang dengan cara ditumis atau digoreng menggunakan mentega atau margarin. Alih-alih mencegah kegemukan, cara masak kentang seperti itu justru meningkatkan jumlah kalori sebanyak 5 kali lipat dari kentang rebus.

Sama halnya jika kita mengonsumsi nasi dengan cara yang salah seperti mengolahnya menjadi nasi goreng, nasi ayam atau nasi biryani.

Pengolahan nasi seperti itu hanya justru menambah kadar kalorinya yang menyebabkan kegemukan.

Ilustrasi kentang
Ilustrasi kentang (shutterstock)

Artinya, nasi dan kentang sama-sama makanan yang tidak akan membuat gemuk selama kita mengonsumsinya dalam jumlah yang benar dan tidak berlebihan.

Selain itu, kurangnya aktivitas fisik meskipun sudah mengonsumsi nasi atau kentang dengan benar juga tidak akan membantu dalam mencegah kenaikan berat badan.

baca juga

Lalu, apakah mengonsumsi kentang dan nasi bersamaan boleh?

Makan nasi dan kentang secara bersamaan sering dikaitkan dengan masalah diabetes tipe 2.

Sebagian besar varietas kentang dan nasi adalah karbohidrat indeks glikemik tinggi yang telah dikaitkan dengan risiko diabetes tipe 2.

Karena nasi dan kentang memiliki banyak manfaat gizi, para ahli kesehatan menyarankan agar mereka dimakan dalam jumlah sedang sebagai bagian dari diet seimbang.

Ukuran porsi dan metode memasak yang sehat adalah beberapa faktor yang perlu diingat ketika mengonsumsi nasi dan kentang.

Penderita diabetes juga dapat dengan aman menikmati nasi bergizi dan olahan kentang dalam porsi kecil sebagai bagian dari rencana makan sehat yang mencakup biji-bijian, daging tanpa lemak, dan buah-buahan dan sayuran berserat tinggi.

Sumber artikel cek disini
Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Studi Ungkap Makan Nasi Bantu Cegah Obesitas, Ini Penjelasan Ahli

Studi Ungkap Makan Nasi Bantu Cegah Obesitas, Ini Penjelasan Ahli

Health | Sabtu, 04 Mei 2019 | 06:20 WIB

Tanam Kentang untuk Kompetitor, Pepsi Gugat Empat Petani di India

Tanam Kentang untuk Kompetitor, Pepsi Gugat Empat Petani di India

Bisnis | Jum'at, 03 Mei 2019 | 07:20 WIB

Gara-gara Simpan Nasi di Kulkas, Wanita Ini Terinfeksi Bakteri Langka

Gara-gara Simpan Nasi di Kulkas, Wanita Ini Terinfeksi Bakteri Langka

Health | Selasa, 30 April 2019 | 17:05 WIB

Terkini

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Terapi Stem Cell Kian Berkembang, untuk Peremajaan Kulit hingga Pemulihan Cedera Sendi

Health | Jum'at, 19 Juni 2026 | 17:01 WIB

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Kesehatan Penglihatan Tak Boleh Diabaikan, Ini Pentingnya Koreksi Refraksi yang Tepat

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 21:32 WIB

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Tren Sport Nutrition, Ini Peran Asupan Energi dalam Olahraga Endurance

Health | Kamis, 18 Juni 2026 | 19:00 WIB

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Notarace 2026 Siap Digelar, Ajang Lari yang Padukan Olahraga dan Wawasan Hukum

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 19:05 WIB

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis  Redakan Wasir dengan Cara Alami

Rekomendasi Dokter Richard, Ini Solusi Praktis Redakan Wasir dengan Cara Alami

Health | Minggu, 14 Juni 2026 | 15:55 WIB

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Kolesterol Tinggi Sering Tanpa Gejala, Dokter Ingatkan Pentingnya Deteksi Dini sejak Usia 20 Tahun

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 20:18 WIB

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Dokter Bantah Mitos Obat Kolesterol dan Diabetes Rusak Ginjal, Ini Penjelasannya

Health | Sabtu, 13 Juni 2026 | 10:29 WIB

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Anak Sering Ruam atau Diare Setelah Minum Susu? Bisa Jadi Tanda Alergi Susu Sapi

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:50 WIB

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Metoo Hadirkan Senyum di Tengah Mobilitas Jakarta lewat Aktivasi Interaktif di CSW

Health | Jum'at, 12 Juni 2026 | 09:06 WIB

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Dorong Pola Makan Seimbang, Konsumsi Buah dan Sayur Masih Jadi Tantangan di Indonesia

Health | Kamis, 11 Juni 2026 | 21:51 WIB