Heboh Scrub Kenari Kylie Jenner, Begini Kata Pakar tentang Bahayanya

Rima Sekarani Imamun Nissa | Eleonora Padmasta Ekaristi Wijana | Suara.com

Minggu, 19 Mei 2019 | 17:35 WIB
Heboh Scrub Kenari Kylie Jenner, Begini Kata Pakar tentang Bahayanya
Kylie Jenner luncurkan scrub kenari, Kylie Skin. (Instagram/@kylieskin)

Suara.com - Kylie Jenner tengah membuat heboh media sosial, terutama para perempuan peminat makeup dan perawatan kecantikan, dengan produk scrub kenari miliknya. Pakar kecantikan pun memberi tanggapan tentang kegemparan ini.

Scrub kenari untuk wajah merupakan salah satu produk dari rangkaian Kylie Skin. Kylie Jenner mengklaim, dirinya menggunakan scrub itu dua hingga tiga kali seminggu sebagai rahasia kulit wajah segar.

Namun, respons warganet ternyata tak memenuhi ekspektasinya. Setelah merilis scrub wajah dari kenari itu, Kylie Jenner langsung mendapat kritik pedas dari para penggemar.

Banyak warganet di Twitter mendesak orang lain untuk tidak membeli produk itu, karena dianggap akan menyebabkan 'robekan mikro' dan sangat jelek untuk kulit.

Scrub wajah Kylie Skin. (Instagram/@kylieskin)
Scrub kenari, Kylie Skin milik Kylie Jenner. (Instagram/@kylieskin)

Metro.co.uk kemudian melaporkan pendapat para ahli kecantikan tentang scrub kenari Kylie Skin by Kylie Jenner itu, Rabu (15/5/2019).

"Pertama-tama, scrub adalah pengelupas, sehingga penggunaannya untuk sehari-hari itu berbahaya karena bisa menghilangkan minyak dan kelembaban alami wajah Anda dan menyebabkan kulit dehidrasi, terkelupas, dan rentan terhadap iritasi massa. Selain itu, kulit Anda akan menua lebih cepat karena peningkatan paparan terhadap gangguan dari luar sehari-hari," ujar Amanda Von Hagen, spesialis kulit di Glo Skin Beauty UK, kepada Metro.co.uk.

Lebih lanjut ia mengatakan bahwa bahan utama yang menyebabkan reaksi yang tak diinginkan adalah si 'bubuk kenari halus'. Bahkan meskipun telah dihancurkan menjadi bubuk, kacang kenari masih bisa merusak kulit. "Ya, dalam beberapa waktu bisa menghancurkan pelindung kulit Anda dan menyebabkan robekan mikro di kulit," ungkap Amanda Von Hagen.

Scrub kenari atau scrub apapun yang mengandung kacang, termasuk kenari, sambung dia, terlalu kasar dan bisa memiliki efek mengerikan pada kulit wajah, seperti memicu jerawat yang lebih parah dan merusak dan melukai kulit. Amanda juga menambahkan bahwa risiko lebih parah mengintai pengguna scrub kenari yang alergi kacang.

Kenari. (Shutterstock)
Ilustrasi: Kenari dijadikan bahan utama pada scrub Kylie Skin. (Shutterstock)

Senada dengan Amanda, Siva Kumar, konsultan ahli bedah plastik dan ahli kulit di The McIndoe Centre, setuju bahwa kulit kenari menimbulkan risiko. Namun menurutnya produk tersebut perlu diuji coba dengan benar untuk mendapatkan jawaban, apakah scrub kenari Kylie Skin benar-benar merusak atau tidak.

"Setiap produk yang tidak terkontrol berpotensi menimbulkan risiko," kata Siva kepada Metro.co.uk. Menurut dia, kulit kenari berpotensi menyebabkan kerusakan karena ukuran dan bentuk partikel mikro tidak dapat dikontrol seperti cara pembuatannya. "Namun perlu dibuktikan dulu dengan percobaan in vivo atau in vitro yang tepat," imbuhnya.

Siva secara pribadi mengaku tidak akan menggunakan scrub kenari tersebut karena ada produk deepithilization abrasif yang lebih aman di pasaran.

Adanya tanggapan negatif dari warganet maupun pakar terhadap scrub kenari, hingga kini belum ada tanggapan dari tim pers Kylie Jenner.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sukses dengan Kosmetik, Kini Kylie Jenner Rilis Lini Skincare

Sukses dengan Kosmetik, Kini Kylie Jenner Rilis Lini Skincare

Lifestyle | Minggu, 12 Mei 2019 | 06:10 WIB

Ups, Kylie Jenner Ketahuan Gagal Fokus karena Bokong Jennifer Lopez

Ups, Kylie Jenner Ketahuan Gagal Fokus karena Bokong Jennifer Lopez

Lifestyle | Kamis, 09 Mei 2019 | 08:01 WIB

Headpiece Karya Rinaldy Yunardi Dipakai Kylie Jenner

Headpiece Karya Rinaldy Yunardi Dipakai Kylie Jenner

Lifestyle | Jum'at, 12 April 2019 | 15:18 WIB

Terkini

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Tak Perlu ke Luar Negeri, Indonesia Kini Perkuat Pengobatan Kanker Lewat Pendekatan Multidisiplin

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 13:53 WIB

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Penjelasan Kemenkes soal Kematian Dokter di Cianjur: Positif Campak dengan Komplikasi Jantung-Otak

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:37 WIB

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Kasus Campak di Indonesia Turun Drastis 93 Persen Sejak Awal Tahun 2026

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 11:22 WIB

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Cegah Penularan, Kemenkes Keluarkan Aturan Baru Kewaspadaan Campak di RS

Health | Selasa, 31 Maret 2026 | 10:54 WIB

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Lawan Risiko Penyakit Pascabanjir: Membangun Kembali Harapan Lewat Akses Air dan Nutrisi Sehat

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 19:57 WIB

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Solusi Makan Nasi Lebih Sehat: Cara Kurangi Karbohidrat Tanpa Diet Ekstrem

Health | Senin, 30 Maret 2026 | 13:21 WIB

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Ketahui Manfaat Tak Terduga Bermain Busa Lembut Saat Mandi untuk Perkembangan Otak Si Kecil

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:12 WIB

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Campak pada Orang Dewasa Apakah Menular? Ketahui Gejala, Pencegahan, dan Pengobatannya

Health | Minggu, 29 Maret 2026 | 10:42 WIB

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

2 Anak Harimau Mati karena Panleukopenia, Dokter Hewan: Lebih Mematikan dari Kucing Domestik

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 20:55 WIB

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Transformasi Digital di Rumah Sakit: Bagaimana AI dan Sistem Integrasi Digunakan untuk Pasien

Health | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:47 WIB