Semakin Mematikan, Australia Distribusikan 12 Juta Vaksin Flu

Silfa Humairah Utami, Risna Halidi

Kamis, 30 Mei 2019 | 18:07 WIB
Semakin Mematikan, Australia Distribusikan 12 Juta Vaksin Flu
Ilustrasi vaksin flu. (Sumber: Shutterstock)

Suara.com - Semakin Mematikan, Australia Distribusikan 12 Juta Vaksin Flu.

Departemen Kesehatan Australia mulai kewalahan menghadapi virus flu mematikan yang telah merenggut 139 nyawa.

Sebagai bentuk pencegahan, Australia mulai mendistribusikan sekitar 12 juta vaksin ke seluruh negeri yang menyasar orang-orang lansia, anak kecil dan ibu hamil.

Dikabarkan News, sudah 12,1 juta vaksin flu dirilis ke pasar termasuk 7,5 juta untuk program vaksinasi pemerintah dan 4,6 juta untuk diperjualbelikan di pasar swasta.

Menteri Kesehatan Federal, Greg Hunt mengatakan ia telah bekerja dengan perusahaan vaksin untuk memastikan vaksin flu tercukupi.

Perusahaan farmasi Sanofi juga akan membawa 400.000 vaksin ke Australia dalam beberapa minggu mendatang, yang akan mulai tersedia di dokter umum atau apotek.

"Ini akan membuat jumlah keseluruhan vaksin flu yang tersedia di Australia tahun ini menjadi lebih dari 12,5 juta atau meningkat dari sebelumnya 11 juta pada tahun 2018," kata Hunt dalam sebuah pernyataan.

Permintaan vaksin flu di negara kangguru tersebut memang melonjak parah seiring ancaman musim flu yang diklaim sebagai musim flu terburuk dalam beberapa tahun terakhir.

Sejauh ini, ada 58.000 kasus flu yang dilaporkan dan 139 kasus berakibat fatal atau kematian di Australia.

baca juga

Di Australia Selatan, 35 orang meninggal akibat flu dengan 15.000 kasus telah tercatat.

Sementara jumlah korban tewas di Queensland pada minggu lalu mencapai 25 orang, dengan rata-rata berusia 20-an dan 30-an.

Di Victoria, tiga anak, berusia tiga tahum, enam tahun dan 11 tahun masuk sebagai bagian dari 26 kasus kematian yang tercatat di sana, dengan kasus kematian mayoritas terjadi pada penduduk berusia lanjut.

Menteri Kesehatan Victoria, Jenny Mikakos mengatakan kematian tiga anak adalah hal yang tidak biasa, dan peningkatan kasus flu dapat dikaitkan dengan bepergian ke luar negeri.

"Kami melihat banyak penyakit menular menyebar melalui perjalanan ke luar negeri, yang tentu saja menjadi kasus dalam hal ini kasus campak dan flu. Kami telah melihat musim flu sangat signifikan tahun ini sebagai akibat dari orang-orang yang kembali dari belahan bumi utara membawa flu dan menyebar di masyarakat,” kata Mikakos dilansir News.

Jumlah kematian yang tinggi juga dikaitkan dengan efektivitas vaksin flu terutama untuk strain virus paling umum, hingga Australia distribusikan 12 juta vaksin flu.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyisir Great Barrier Reef Bersama Taksi Bawah Laut, scUber, Ini Tarifnya

Menyisir Great Barrier Reef Bersama Taksi Bawah Laut, scUber, Ini Tarifnya

Lifestyle | Rabu, 29 Mei 2019 | 17:50 WIB

Uber Australia Luncurkan Taksi Bawah Air, Begini Penampakannya

Uber Australia Luncurkan Taksi Bawah Air, Begini Penampakannya

Lifestyle | Selasa, 28 Mei 2019 | 11:53 WIB

Bikin Panik, Pilot Ini Mendadak Pingsan Saat Pesawat Mengudara

Bikin Panik, Pilot Ini Mendadak Pingsan Saat Pesawat Mengudara

News | Sabtu, 25 Mei 2019 | 15:30 WIB

Terkini

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

Skema Biaya Haji 2027 Diusulkan 52:48, Berapa yang Harus Dibayar Jemaah?

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:10 WIB

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

4 Shio yang Diprediksi Beruntung Urusan Pekerjaan dan Keuangan 30 September 2026

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 07:09 WIB

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

Perang Modern Butuh Teknologi, Bukan Komcad! Pemerintah Salah Arah dan Boros Anggaran

News | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Sebulan Lebih Pascagempa, 23.578 Warga NTT Masih Mengungsi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 07:00 WIB

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

5 Tips Feng Shui untuk Menarik Kekayaan dan Kemakmuran, Bisa Dicoba di Rumah

Lifestyle | Rabu, 30 September 2026 | 06:44 WIB

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

Lansia Tembus 34 Juta Jiwa! Pelayanan Sosial Perlu Diubah, Jangan Cuma Jadi Objek Bansos

News | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Leo/Daniel Raih Emas Ganda Putra Asian Games 2026

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 06:00 WIB

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

KAI Pastikan Masinis Tak Sendirian Hadapi Proses Hukum Insiden Bekasi

Foto | Rabu, 30 September 2026 | 05:00 WIB

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

16 Korporasi Disidik Kasus Karhutla Sumsel, Mengapa Identitasnya Belum Dibuka ke Publik?

Sumsel | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Diduga Bakar Rumah Orang Tua, Perempuan 23 Tahun Diamankan Polisi

Jabar | Selasa, 29 September 2026 | 23:02 WIB

×